đź’¸ APBN Cetak Defisit 1,24% terhadap PDB per 9M26 / by Stockbit Investment Research

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance 🚀

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
6.093,8 +1,04%-Rp141,5 miliar17.883 -0,08%4.211 +1,30%
Oil Coal CPO Nickel
102,9 -1,34%149,5 -0,53%4.592 -1,48%15.553 -1,16%

đź‘‹ Stockbitor!

Kementerian Keuangan pada Jumat (9/10) mengumumkan bahwa defisit APBN selama 9M26 mencapai Rp319 T atau setara 1,24% terhadap PDB (vs. 8M26: defisit 0,93% terhadap PDB, 9M25: defisit 1,55% terhadap PDB), dengan keseimbangan primer tercatat surplus Rp125,5 T (vs. 8M26: surplus Rp154 T, 9M25: surplus Rp20,5 T). Berikut rinciannya:

  • Pendapatan Negara Naik +25,5% YoY, Ditopang Pajak & PNBP

Pendapatan negara hingga akhir September 2026 mencapai Rp2.341,5 T atau setara 74,2% target APBN 2026, didukung oleh pertumbuhan penerimaan pajak +24,1% YoY seiring efek low–base dari kontraksi -4,4% YoY pada 9M25. PPN dalam negeri melonjak +51,3% YoY seiring manajemen restitusi, yang ke depan akan dilonggarkan. Sementara itu, PNBP tumbuh +41,7% YoY menjadi Rp492,3 T, melampaui target APBN 2026, didorong setoran surplus Bank Indonesia sebesar Rp55 T dan penertiban kawasan hutan. Ke depan, pemerintah menargetkan cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) dapat mulai diberlakukan pada 2H27 dengan target penerimaan ~Rp1,7 T, meski pemerintah belum menetapkan besaran tarif maupun batas kandungan gula yang menjadi dasar pengenaan cukai tersebut.

  • Belanja Negara Naik +19% YoY, Subsidi & Kompensasi Melonjak

Pembayaran subsidi dan kompensasi, utamanya kepada PLN dan Pertamina, mencapai Rp376,8 T (+54% YoY) seiring kenaikan volume BBM bersubsidi (+9,1% YoY) dan pupuk (+15,7% YoY). Realisasi anggaran Makan Bergizi Gratis mencapai Rp153,2 T, dengan anggaran Badan Gizi Nasional untuk 2026 dipangkas dari Rp268 T menjadi Rp229 T. Pemerintah juga menyuntikkan dana Rp20 T kepada BPJS Kesehatan untuk menutupi defisit, serta memperpanjang bantuan pangan hingga Desember 2026.

  • Menkeu Perintahkan Kementerian/Lembaga Pangkas Sisa Anggaran

Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, dikabarkan telah memerintahkan kementerian dan lembaga untuk memangkas sisa anggaran perjalanan dinas sebesar 30% dan membekukan pengeluaran non–esensial hingga akhir tahun 2026, sebagai upaya menjaga defisit fiskal tetap berada di bawah limit legal 3% terhadap PDB. Surat edaran tersebut mewajibkan seluruh instansi pemerintah untuk menyerahkan usulan pemangkasan anggaran kepada Kementerian Keuangan paling lambat pada 16 Oktober 2026. Surat edaran tersebut juga meminta agar usulan pemangkasan anggaran tidak boleh mencakup pemangkasan yang mengganggu layanan publik, serta anggaran secara keseluruhan harus “tetap berfokus pada pencapaian target prioritas presiden.”

  • Outlook Defisit 2,85% terhadap PDB Dipertahankan

Pemerintah mempertahankan outlook defisit 2026 di 2,85% terhadap PDB, meski rata–rata harga minyak mentah Indonesia hingga September 2026 mencapai US$91,9/barrel, lifting migas di bawah asumsi, dan rata–rata nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sejak awal 2026 berada di 17.449 dan lebih lemah dari asumsi APBN. Di sisi pembiayaan, penerbitan SBN neto telah mencapai 62,2% target. Kementerian Keuangan menyebut bahwa pemerintah masih memiliki 12 lelang SBN reguler dan 2 penerbitan SBN ritel pada 4Q26, serta membuka opsi penerbitan SBN valas sesuai kondisi pasar. Kementerian Keuangan juga memproyeksikan keseimbangan primer akan berbalik defisit jika defisit fiskal melampaui level 2,26% terhadap PDB.

Key Takeaway

Pertumbuhan penerimaan negara selama 9M26 turut dipengaruhi manajemen restitusi pajak. Mengasumsikan angka restitusi pajak pada 9M26 sama dengan 9M25 (flat secara tahunan), pertumbuhan penerimaan negara selama 9M26 menjadi lebih rendah di level +19% YoY dan defisit APBN melebar menjadi 1,72% terhadap PDB, sehingga lebih tinggi dibanding defisit 9M25 di level 1,55% terhadap PDB. Dengan harga minyak yang bertahan di level yang tinggi sejauh ini hingga Oktober 2026, serta belum adanya lagi tanda–tanda de–eskalasi konflik Iran–AS, kami menilai wajar jika pemerintah mulai menginstruksikan pemangkasan sisa anggaran, agar target defisit tetap dapat terjaga. Oleh karena itu, de–eskalasi konflik menjadi skenario upside yang perlu dicermati oleh investor karena dapat memberi ruang yang lebih lega bagi APBN serta meredakan kekhawatiran kebijakan suku bunga higher–for–longer.

🪨 DealStreetAsia: Sejumlah Perusahaan Dirumorkan Jadi Kandidat Pembeli Kideco Milik INDY

  • $INDY: DealStreetAsia pada Jumat (9/10) merumorkan sejumlah perusahaan tambang sebagai calon pembeli PT Kideco Jaya Agung milik Indika Energy, termasuk Bumi Resources ($BUMI), Rio Tinto, dan Emirates Global Aluminium. Sebelumnya, Bloomberg melaporkan pada Juli 2026 bahwa INDY sedang mempertimbangkan untuk menjual PT Kideco Jaya Agung dengan valuasi lebih dari US$1 miliar. Narasumber DealStreetAsia mengatakan bahwa pembicaraan masih terus berlangsung dan belum ada kepastian apakah transaksi akan terealisasi. BUMI mengatakan kepada DealStreetAsia bahwa perseroan enggan memberikan komentar mengenai rumor atau spekulasi pasar, sementara Rio Tinto membantah pernah melakukan pembicaraan terkait PT Kideco Jaya Agung. Emirates Global Aluminium dan INDY belum mengomentari kabar ini kepada DealStreetAsia.
  • $BYAN: Bayan Resources mengumumkan bahwa Low Tuck Kwong dan Elaine Low telah merampungkan penjualan ~10,08 miliar (30,25%) saham BYAN kepada PT Jhonlin Baratama pada Rabu (7/10) dengan harga Rp2.588/lembar atau senilai total ~Rp26,1 T. Saham tersebut terdiri dari ~10,07 miliar saham milik Low Tuck Kwong dan ~16,7 juta saham milik Elaine Low. Setelah transaksi ini, kepemilikan Low Tuck Kwong di BYAN turun menjadi 9,95%, sementara Elaine Low menjadi 22,05%. BYAN menyatakan tidak ada perubahan pengendalian di perseroan.
  • $BIKE: Bhineka Inovasi Ketahanan Energi melalui anak usahanya, PT Prambanan Nusantara Energi, mengumumkan telah mengakuisisi 72% saham perusahaan tambang batu bara, PT Berau Usaha Mandiri, dengan nilai transaksi yang tidak dirinci. PT Berau Usaha Mandiri sendiri memiliki area tambang seluas 500 hektare di Kalimantan Timur, dengan deposit/cadangan batu bara terbukti sebesar 22 juta metrik ton. Manajemen BIKE menargetkan PT Berau Usaha Mandiri dapat memproduksi batu bara sekitar 1,5–2,5 juta metrik ton per tahun. Akuisisi ini merupakan bagian dari strategi perseroan dalam memperluas portofolio, diversifikasi, dan transformasi usaha ke sektor energi.
  • $CBRE: Cakra Buana Resources Energi mendapatkan fasilitas kredit hingga Rp190 M dari Bank Rakyat Indonesia ($BBRI), yang terdiri dari fasilitas term loan hingga Rp180 M dan fasilitas kredit modal kerja hingga Rp10 M. Fasilitas term loan ditujukan untuk pembayaran kredit transaksi khusus, sementara fasilitas modal kerja digunakan untuk membiayai pembelian bahan bakar minyak oleh distributor/pelanggan kepada PT SHA Solo. Fasilitas ini berjangka waktu 120 bulan sejak pencairan, dengan jaminan berupa piutang usaha, persediaan, 1 kapal bulk carrier, 4 tongkang, ruko di Pemalang, serta personal guarantee dari Suganto Gunawan dan Suminto Husin Giman.
  • $PBSA: Paramita Bangun Sarana akan melaksanakan stock split dengan rasio 1:2. Saham dengan nilai nominal baru mulai diperdagangkan di pasar reguler dan negosiasi pada 14 Oktober 2026. Stock split ini telah disetujui dalam RUPSLB pada 18 September 2026.
  • $KDTN: Puri Sentul Permai mengumumkan bahwa Ruby Mining (Hong Kong) Ltd. telah menunda rencana akuisisi perseroan hingga waktu yang belum ditentukan. Sebelumnya, akuisisi KDTN oleh Ruby Mining (Hong Kong) ditargetkan rampung pada 3Q26. Seiring penundaan tersebut, pengendali existing KDTN selaku calon penjual mengubah susunan pengurus perseroan melalui RUPSLB, sementara perjanjian transaksi bersyarat antara pengendali KDTN dan Ruby Mining (Hong Kong) masih berlaku tanpa perubahan. KDTN belum merinci alasan penundaan oleh calon pembeli maupun susunan pengurus baru hasil RUPSLB tersebut.
  • $GIAA: Pemegang saham Garuda Indonesia pada Kamis (8/10) menyetujui pengangkatan Thomas Sugiarto Oentoro sebagai direktur utama perseroan, menggantikan Glenny Kairupan yang kini digeser ke posisi komisaris utama. Thomas sebelumnya menjabat sebagai wakil direktur utama. GIAA pun kini menghapus posisi wakil direktur utama dan membentuk jabatan baru, yakni direktur komersial yang diisi oleh Alan McIntyre. McIntyre sebelumnya menjabat sebagai executive manager strategy di Qantas Group serta chief customer and commercial officer di Jetstar.
  • $BUAH: Segar Kumala Indonesia akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 senilai Rp10/saham, mengindikasikan dividend yield ~2,1% per Jumat (9/10). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 16 Oktober 2026, sementara pembayaran pada 6 November 2026.

🔎 Insider Transactions

Source: IDX

Top Gainer 🔥

$INDY $ARCI $GGRM $PSAB
+6,08%+6,05%+6,04%+5,88%

Top Loser 🤕

$KIJA $TINS $PGAS $BFIN
-2,58%-2,41%-1,39%-1,06%

 🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • CIO Danantara, Pandu Sjahrir, mengatakan kepada Bloomberg pada Jumat (9/10) bahwa pihaknya akan meningkatkan investasi di dalam negeri dalam 3–6 bulan ke depan, setelah menyalurkan modal ke berbagai proyek luar negeri tahun ini. Pandu merinci bahwa Danantara telah menyalurkan sekitar US$5–6 miliar dari total rencana investasi 2026 yang mencapai sekitar US$13 miliar, dengan tambahan komitmen investasi sebesar US$5 miliar yang sebagian besar akan ditujukan untuk pasar domestik. Pandu menyebut bahwa Danantara melihat adanya minat investor pada sektor transisi energi, energi terbarukan, dan infrastruktur digital di Indonesia. Danantara juga sedang bekerja sama dengan dana pensiun domestik serta 1–2 perusahaan lokal untuk membentuk konsorsium guna mengakuisisi saham BEI. Pandu menyebut bahwa Danantara tengah mempertimbangkan penggalangan dana lebih lanjut, termasuk kemungkinan penjualan obligasi di AS dan China serta pendanaan melalui hubungan perbankan. Ke depan, Pandu menjelaskan bahwa Danantara berencana untuk meningkatkan investasi di bidang artificial intelligence, serta telah merekrut seorang eksekutif untuk membantu menjajaki peluang investasi di China dan Asia Utara.
  • Head of Public Investment Danantara, Rani Piputri, mengatakan kepada Reuters bahwa pihaknya akan masuk ke pasar saham domestik saat terjadi tekanan pasar, jika langkah tersebut masuk akal dari sudut pandang investasi. Rani menjelaskan bahwa divisi investasi publik Danantara telah menanamkan investasi ~US$3 miliar ke dalam saham dan obligasi luar negeri maupun domestik, serta berencana menginvestasikan tambahan US$1 miliar menjelang akhir 2026, bergantung pada kondisi pasar. Rani menyebut bahwa pihaknya kemungkinan akan masuk ke pasar saham jika terjadi krisis di pasar akibat sentimen eksternal yang bersifat sangat sementara. Reuters mencatat bahwa pernyataan Rani tersebut dapat menenangkan kekhawatiran investor terkait potensi anjloknya pasar saham Indonesia, khususnya menjelang pengumuman klasifikasi pasar dari MSCI pada bulan depan. Rani menjelaskan bahwa Danantara telah melakukan investasi secara bertahap di pasar saham domestik sejak akhir 2025, termasuk saat terjadi aksi jual besar–besaran menyusul peringatan dari MSCI pada Januari 2026. Rani merinci bahwa divisi investasi publik Danantara menempatkan sekitar 65% aset dalam bentuk ekuitas, 30% dalam instrumen pendapatan tetap, dan 5% dalam hedge fund, dengan sekitar seperempat dari portofolionya diinvestasikan di Indonesia.
  • Harga minyak Brent melandai sekitar -1,3% ke kisaran US$102,9/barrel pada Jumat (9/10) sore, setelah naik +4,1% ke US$104,3/barrel pada penutupan Kamis (8/10). Melandainya harga minyak didorong oleh pernyataan Presiden Donald Trump bahwa AS tidak akan menyerang Iran menjelang pemilu sela (midterm elections) yang akan digelar pada November 2026. Trump juga menyebut adanya pembicaraan produktif dengan Iran. Sebelumnya, harga minyak melonjak pada Kamis (8/10) seiring laporan dari The Atlantic yang menyebut bahwa pemerintah AS telah meminta Pentagon untuk menyusun opsi serangan terhadap Iran yang dapat dilaksanakan sebelum midterm elections.
  • Bank Indonesia memperkirakan penjualan ritel pada September 2026 akan tumbuh +1,4% YoY, meski terkontraksi -2,3% MoM. Pertumbuhan penjualan ritel secara tahunan pada September 2026 diperkirakan akan didorong oleh didorong oleh kenaikan penjualan kelompok barang lainnya, kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya, serta kelompok barang budaya dan rekreasi. Secara bulanan, perkiraan kontraksi penjualan eceran pada September 2026 dipengaruhi oleh penurunan pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Pada Agustus 2026 sendiri, realisasi penjualan ritel tercatat tumbuh +1,3% YoY dan +0,8% MoM, lebih baik dibandingkan perkiraan Bank Indonesia yang mengestimasikan +0,5% YoY dan -0,1% MoM.
  • Presiden Prabowo Subianto mengatakan pada Kamis (8/10) bahwa Indonesia berkomitmen untuk menghormati dan melindungi seluruh investasi. Pernyataan tersebut disampaikan saat Presiden Prabowo meluncurkan 11 proyek hilirisasi dengan total nilai investasi ~US$10,2 miliar atau ~Rp180 T di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), kawasan industri yang sebagian dikuasai oleh perusahaan baja asal China, Tsingshan Holding Group. Sebelumnya, perusahaan–perusahaan China yang beroperasi di Indonesia telah menyerukan kebijakan yang lebih ramah bisnis, serta memperingatkan Presiden Prabowo melalui surat pada Mei 2026 bahwa kuota pertambangan yang lebih ketat, pajak yang lebih tinggi, dan formula harga patokan mineral baru telah meningkatkan biaya dan mengancam investasi. Adapun peluncuran pada Kamis (8/10) tersebut mencakup komersialisasi 4 proyek industri yang telah rampung serta dimulainya pembangunan 7 proyek industri baru. Secara rinci, 4 proyek yang telah memasuki tahap komersialisasi mencakup PT REPT Batero Indonesia, PT Blue Sparking Energy, PT Pioneer Aluminium Industries, dan PT XCMG Indonesia Manufacturing. Sementara itu, 7 proyek yang baru dimulai adalah PT Guang Ching Nickel Cobalt, PT Inno Prima Material, PT Tinci Materials Indonesia, PT Weda Bay Aluminium, PT Bintang Karya Aluminium, PT Flat Solar Energy Indonesia, dan PT Foton Guangqing Motor Indonesia.

🧑‍🏫 Fundamental Bagus? Serok Terus? Hati-hati, Jangan Mendewakan 1 Metode

“No single method guarantees success. The edge comes from combining evidence, managing risk, and adapting to the market.” — HendraSetiawan08

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Fundamental bagus tidak menjamin saham selalu naik. Berdasarkan backtest pada periode bullish 2025, sejumlah saham berfundamental baik justru mencatat hasil negatif ketika hanya dibeli dan di-hold tanpa mempertimbangkan timing dan kondisi pasar. Karena itu, fundamental digunakan untuk menilai kualitas emiten, teknikal untuk menentukan timing entry dan exit, bandarmology untuk mengamati aliran transaksi, serta money management untuk membatasi risiko. Average down pun harus berdasarkan thesis dan trade plan yang masih valid, bukan sekadar berharap harga kembali ke modal. Pada akhirnya, metode perlu disesuaikan dengan gaya trading, psikologis, dan toleransi risiko masing-masing. Tidak ada satu metode yang selalu benar; konsistensi datang dari kombinasi analisis, disiplin mengelola risiko, dan kemampuan beradaptasi dengan kondisi pasar. Stockbitor HendraSetiawan08 menjelaskan detail selengkapnya di sini.

Sekilas tentang HendraSetiawan08

Stockbitor HendraSetiawan08 aktif menulis sejak awal 2025, Stockbitor dan Youtuber HendraSetiawan08 sering post mengenai catatan dan pikirannya mengenai pasar modal Indonesia di Stream. Beliau memiliki gaya trading jangka pendek, terutama swing trading, dengan pendekatan follow the trend. Videonya di channel Youtube lebih menuju ke mempelajari analisis teknikal, dan tulisannya di Stream menuju ke saran untuk pemula dan juga commentary pribadi pada berita-berita ekonomi.

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved.

Disclaimer:

Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri @Stockbit.com.

Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.