Direktur Ciputra Development ($CTRA), Harun Hajadi, mengatakan kepada Bisnis bahwa pihaknya membuka peluang untuk merevisi target marketing sales 2026, seiring kenaikan suku bunga BI Rate sebesar 100 bps dalam 1 bulan terakhir.
Harun menyebut bahwa lebih dari 80% konsumen perseroan saat ini merupakan pembeli untuk kebutuhan sendiri (end–user), bukan investor.
Selain itu, sekitar 70% transaksi pembelian produk CTRA masih mengandalkan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR), sehingga sensitivitas terhadap pergerakan suku bunga menjadi cukup tinggi.
Sebagai konteks, CTRA mencatat marketing sales Rp2,4 T pada 1Q26 (-23% YoY, +31% QoQ), setara 26% dari target 2026 di ~Rp9,5 T [https://stockbit.com/post/30291386].
[Sumber: Bisnis]
Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.
Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.
