Cara beli saham untuk pemula terdiri dari lima langkah: memilih perusahaan sekuritas yang terdaftar di OJK, membuka rekening efek dan Rekening Dana Nasabah (RDN), menyetor dana ke RDN, memilih saham yang akan dibeli, lalu memasukkan order beli melalui aplikasi sekuritas pada jam perdagangan Bursa Efek Indonesia. Seluruh proses pembukaan rekening kini dapat dilakukan secara online dan umumnya selesai dalam 1-3 hari kerja, dengan modal awal yang bisa dimulai dari ratusan ribu rupiah.
Panduan ini membahas setiap langkah secara detail, termasuk dokumen yang perlu disiapkan, cara membaca order book, biaya yang dipotong dari setiap transaksi, dan kesalahan yang paling sering dilakukan investor pemula di transaksi pertamanya. Sebagai ilustrasi praktik, sebagian langkah akan dicontohkan menggunakan aplikasi Stockbit, meski prinsipnya berlaku umum di semua sekuritas.
Apa Itu Saham dan Apa Artinya Saat Kamu Membelinya
Saham adalah surat berharga yang menjadi bukti kepemilikan sebagian kecil dari sebuah perusahaan yang tercatat di bursa. Ketika kamu membeli 1 lot saham sebuah bank, secara hukum kamu menjadi pemilik bank tersebut dalam porsi yang kecil, lengkap dengan hak atas pembagian laba berupa dividen dan hak suara di Rapat Umum Pemegang Saham.
Di Indonesia, perdagangan saham berlangsung di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kamu tidak bisa membeli saham langsung ke BEI. Transaksi harus melalui perusahaan sekuritas atau broker yang menjadi anggota bursa, seperti Stockbit Sekuritas.
Ada dua sumber keuntungan dari saham:
π Capital gain: selisih harga jual dikurangi harga beli. Kamu membeli di harga Rp1.000 dan menjual di Rp1.200, maka capital gain-nya Rp200 per lembar.
π΅ Dividen: pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham, biasanya dibagikan setahun sekali atau dua kali, tergantung kebijakan emiten.
Perlu dipahami sejak awal bahwa harga saham bisa naik dan bisa turun. Investasi saham tidak dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) seperti deposito, dan nilai investasimu bisa berkurang dari modal awal.
Syarat dan Dokumen untuk Mulai Investasi Saham
Sebelum membuka rekening, siapkan dulu persyaratan berikut:
πͺͺ Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku. Warga negara asing menggunakan KITAS atau paspor.
π¦ Buku tabungan atau informasi rekening bank atas nama sendiri. Rekening ini digunakan untuk penarikan dana dan harus atas nama yang sama dengan pemilik rekening efek.
π NPWP jika sudah memiliki. Beberapa sekuritas masih meminta, sebagian lain sudah tidak mewajibkan untuk investor individu.
π€³ Foto selfie dengan KTP untuk proses verifikasi identitas.
π± Nomor ponsel dan email aktif yang akan digunakan untuk verifikasi dan notifikasi transaksi.
βοΈ Tanda tangan digital atau foto tanda tangan di kertas kosong.
Syarat usia minimal umumnya 17 tahun dan sudah memiliki KTP. Beberapa sekuritas menyediakan rekening khusus untuk investor di bawah 17 tahun dengan pendampingan wali.
Di Stockbit, seluruh dokumen ini diunggah langsung dari aplikasi tanpa perlu mencetak formulir atau datang ke kantor cabang, sehingga proses pendaftaran bisa diselesaikan dari rumah.
Langkah 1: Memilih Perusahaan Sekuritas
Perusahaan sekuritas adalah perantara yang mengeksekusi order beli dan jual kamu di bursa. Pilihan sekuritas menentukan besarnya biaya transaksi yang kamu bayar seumur hidup portofolio, jadi langkah ini tidak layak diburu-buru.
Hal yang perlu dicek sebelum memutuskan:
β Izin OJK: pastikan sekuritas terdaftar dan berizin. Kamu bisa mengeceknya di situs resmi OJK pada daftar Perusahaan Efek. Stockbit Sekuritas termasuk anggota bursa yang berizin dan diawasi OJK.
β Besaran fee transaksi: umumnya berkisar 0,1% sampai 0,3% untuk pembelian dan 0,2% sampai 0,4% untuk penjualan. Selisih 0,1% terasa kecil, tapi signifikan jika kamu bertransaksi rutin.
β Setoran awal minimum: beberapa sekuritas mensyaratkan deposit awal jutaan rupiah, sebagian lain hanya ratusan ribu atau bahkan tanpa minimum.
β Kelengkapan fitur analisis: ketersediaan data laporan keuangan, screener saham, dan riset emiten sangat membantu pemula yang belum terbiasa membaca angka. Ini yang sering diabaikan pemula saat membandingkan sekuritas, padahal fitur analisis menentukan seberapa cepat kamu bisa mandiri dalam mengambil keputusan.
β Stabilitas aplikasi: aplikasi yang sering error saat pasar bergerak cepat bisa merugikan.
Stockbit menempatkan data fundamental, screener, dan Stockbit AI Reports dalam satu aplikasi yang sama dengan tempat kamu bertransaksi, sehingga proses riset dan eksekusi tidak perlu berpindah platform.
Langkah 2: Membuka Rekening Efek dan RDN
Saat mendaftar di sekuritas, kamu sebenarnya membuka dua rekening sekaligus:
Rekening Efek adalah tempat penyimpanan saham yang kamu miliki. Rekening ini tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan diberi nomor identitas unik bernama Single Investor Identification (SID).
Rekening Dana Nasabah (RDN) adalah rekening bank atas nama kamu pribadi yang dibuka di bank administrator RDN. Uang untuk membeli saham disimpan di sini, terpisah dari rekening operasional perusahaan sekuritas. Pemisahan ini penting: dana kamu tidak bercampur dengan dana perusahaan sekuritas.
Alur pembukaan rekening online umumnya seperti ini:
Unduh aplikasi sekuritas dan buat akun dengan email serta nomor ponsel.
Isi data diri, data pekerjaan, sumber dana, dan profil risiko.
Unggah foto KTP, selfie dengan KTP, tanda tangan, dan NPWP jika diminta.
Pilih bank RDN dari daftar yang tersedia.
Tunggu proses verifikasi. Umumnya 1 sampai 3 hari kerja, tergantung sekuritas dan bank RDN.
Terima nomor SID, nomor RDN, user ID, dan password melalui email.
Pendaftaran di Stockbit mengikuti alur yang sama dan dilakukan sepenuhnya dari aplikasi. Setelah verifikasi selesai, nomor SID dan RDN akan dikirimkan ke email terdaftar, dan akun langsung siap digunakan untuk bertransaksi.
Setelah rekening aktif, daftarkan juga akun AKSes KSEI di akses.ksei.co.id. Fasilitas ini memungkinkan kamu memantau kepemilikan saham langsung dari catatan KSEI, independen dari aplikasi sekuritas. Ini adalah lapisan verifikasi tambahan yang sebaiknya dimanfaatkan setiap investor, termasuk pengguna Stockbit.
Langkah 3: Menyetor Dana ke RDN
Pembelian saham hanya bisa dilakukan menggunakan dana yang sudah tersedia di RDN. Transfer dari rekening bank pribadi ke nomor RDN kamu, biasanya melalui mobile banking atau virtual account.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
β±οΈ Waktu dana masuk: transfer dari bank yang sama dengan bank RDN umumnya masuk dalam hitungan menit. Transfer antarbank bisa memakan waktu lebih lama, terutama di luar jam operasional.
π€ Nama harus sama: transfer wajib berasal dari rekening atas nama sendiri. Transfer dari rekening orang lain akan ditolak.
π° Berapa yang harus disetor: mulailah dengan jumlah yang kamu siap kehilangan sepenuhnya tanpa mengganggu keuangan sehari-hari. Dana darurat dan kebutuhan rutin harus aman lebih dulu sebelum masuk ke saham.
Di aplikasi Stockbit, nomor RDN dan instruksi setor dana tersedia di menu portofolio, dan saldo akan otomatis diperbarui begitu dana masuk sehingga kamu bisa langsung melihat berapa daya beli yang tersedia.
Langkah 4: Memilih Saham Pertama
Ada lebih dari 900 emiten yang tercatat di BEI. Bagi pemula, mempersempit pilihan lebih penting daripada mencari saham yang "paling untung".
Pendekatan yang relatif aman untuk transaksi pertama:
ποΈ Mulai dari perusahaan yang produknya kamu pahami. Bank tempat kamu menabung, operator seluler yang kamu pakai, atau produsen barang yang ada di rumahmu. Memahami bisnisnya membuat kamu lebih mampu menilai kabar baik dan buruk tentang perusahaan itu.
π Perhatikan likuiditas. Saham yang jarang ditransaksikan sulit dijual saat kamu butuh. Indeks seperti LQ45 dan IDX30 berisi saham dengan likuiditas tinggi dan bisa jadi titik awal penyaringan.
π Cek fundamental dasarnya. Apakah perusahaan mencatat laba secara konsisten? Berapa besar utangnya dibanding modal? Apakah pendapatannya tumbuh? Stockbit AI Reports merangkum poin penting dari laporan keuangan emiten ke dalam ringkasan yang lebih mudah dibaca, sehingga pemula tidak perlu langsung berhadapan dengan dokumen ratusan halaman.
β οΈ Hindari saham yang naik ekstrem tanpa alasan jelas. Kenaikan tajam tanpa dukungan kinerja keuangan adalah karakteristik yang sering dikaitkan dengan saham gorengan.
Fitur screener saham di Stockbit dapat membantu menyaring emiten berdasarkan kriteria seperti kapitalisasi pasar, rasio valuasi, dan pertumbuhan laba, sehingga kamu tidak perlu memeriksa ratusan emiten satu per satu. Hasil penyaringan inilah yang kemudian dipelajari lebih dalam satu per satu.
Langkah 5: Memasukkan Order Beli Pertama
Ini bagian yang paling sering membingungkan pemula. Berikut istilah dan mekanisme yang perlu dipahami sebelum menekan tombol beli.
Satuan Perdagangan: Lot
Saham di BEI diperdagangkan dalam satuan lot, dan 1 lot setara dengan 100 lembar saham. Kamu tidak bisa membeli 1 lembar atau 50 lembar di pasar reguler.
Cara menghitung dana yang dibutuhkan:
Harga saham per lembar Γ 100 Γ jumlah lot
Contohnya, saham dengan harga Rp1.500 per lembar:
1 lot = Rp1.500 Γ 100 = Rp150.000
5 lot = Rp1.500 Γ 500 = Rp750.000
10 lot = Rp1.500 Γ 1.000 = Rp1.500.000
Angka di atas belum termasuk biaya transaksi. Di form order Stockbit, total dana yang dibutuhkan otomatis terhitung saat kamu mengisi jumlah lot, jadi kamu bisa memverifikasi angkanya sebelum mengonfirmasi order.
Membaca Order Book
Order book menampilkan antrean permintaan dan penawaran yang sedang aktif:
π’ Bid adalah antrean harga yang bersedia dibayar pembeli, disusun dari yang tertinggi.
π΄ Offer atau Ask adalah antrean harga yang diminta penjual, disusun dari yang terendah.
Transaksi terjadi ketika ada harga bid dan offer yang bertemu. Jika kamu ingin langsung mendapatkan sahamnya, pasang harga beli di level offer terendah. Jika kamu bersedia menunggu untuk harga yang lebih murah, pasang di level bid dan antre.
Order book di Stockbit menampilkan kedua sisi antrean beserta volumenya, dan kamu bisa langsung menekan salah satu level harga untuk mengisi form order tanpa mengetik manual. Ini mengurangi risiko salah ketik harga, yang cukup sering terjadi pada transaksi pertama.
Fraksi Harga
Harga saham tidak bisa diisi sembarang angka. BEI menetapkan kelipatan perubahan harga atau fraksi harga berdasarkan rentang harga saham:
Harga di bawah Rp200: kelipatan Rp1
Harga Rp200 sampai di bawah Rp500: kelipatan Rp2
Harga Rp500 ke atas: kelipatan Rp5
Artinya, untuk saham berharga Rp1.500, kamu bisa memasang order di Rp1.495 atau Rp1.505, tapi tidak bisa di Rp1.502. Aplikasi sekuritas seperti Stockbit umumnya sudah menyesuaikan kelipatan ini secara otomatis saat kamu menaikkan atau menurunkan harga di form order.
Jam Perdagangan Bursa
Perdagangan saham hanya berlangsung pada hari kerja, di luar hari libur bursa. Secara umum, perdagangan terbagi menjadi Sesi I di pagi hari dan Sesi II di siang hari, dengan jadwal Jumat yang sedikit berbeda dari Senin sampai Kamis. Ada juga sesi pra-pembukaan dan pra-penutupan yang mekanismenya berbeda dari sesi reguler.
Order yang kamu masukkan di luar jam perdagangan akan mengantre dan baru diproses saat bursa dibuka. Jadwal terkini dapat dicek di situs resmi IDX.
Batas Kenaikan dan Penurunan Harga Harian
BEI menerapkan batas maksimum kenaikan (Auto Reject Atas) dan penurunan harga (Auto Reject Bawah) dalam satu hari perdagangan. Persentase batasnya berbeda-beda tergantung rentang harga saham. Order di luar batas tersebut akan otomatis ditolak sistem.
Penyelesaian Transaksi
Setelah order beli kamu terisi (istilahnya matched atau done), saham tidak langsung tercatat sebagai milikmu di KSEI. BEI menerapkan sistem penyelesaian T+2, artinya serah terima saham dan dana diselesaikan dua hari bursa setelah transaksi.
Untuk keperluan sehari-hari, saham sudah muncul di portofolio dan bisa dijual kembali. Tapi T+2 menjadi penting saat kamu mengejar hak dividen, karena penentuan pemegang saham yang berhak mengacu pada pencatatan di tanggal tertentu.
Biaya yang Dipotong dari Setiap Transaksi
Harga saham bukan satu-satunya yang kamu bayar. Ada beberapa komponen biaya yang perlu diperhitungkan:
π³ Fee beli: komisi untuk sekuritas, umumnya 0,1% sampai 0,3% dari nilai transaksi.
π³ Fee jual: umumnya 0,2% sampai 0,4%, lebih besar karena sudah termasuk pajak penjualan.
π§Ύ PPh final penjualan saham: 0,1% dari nilai transaksi jual, bersifat final dan dipotong otomatis.
π§Ύ Pajak dividen: dividen yang diterima investor individu dikenakan pemotongan pajak, dengan ketentuan pengecualian tertentu jika dividen diinvestasikan kembali di Indonesia sesuai aturan yang berlaku.
Implikasi praktisnya: transaksi bolak-balik dalam jumlah kecil membuat biaya menggerus imbal hasil. Semakin sering kamu bertransaksi, semakin besar porsi keuntungan yang habis untuk fee.
Contoh perhitungan untuk pembelian 10 lot saham di harga Rp1.500 dengan fee beli 0,15%:
Nilai transaksi: Rp1.500 Γ 1.000 lembar = Rp1.500.000
Fee beli: 0,15% Γ Rp1.500.000 = Rp2.250
Total yang dipotong dari RDN: Rp1.502.250
Rincian fee yang berlaku di Stockbit dapat dilihat langsung sebelum order dikonfirmasi, sehingga kamu tahu persis berapa total dana yang akan terpotong dari RDN pada setiap transaksi.
5 Kesalahan Paling Umum Investor Pemula
β Membeli karena rekomendasi tanpa memahami perusahaannya. Informasi dari grup chat atau media sosial sering datang tanpa konteks risiko, dan kamu tidak tahu kapan pemberi rekomendasi menjual posisinya.
β Menggunakan uang yang dibutuhkan dalam waktu dekat. Uang sekolah, DP rumah, atau dana darurat tidak cocok ditempatkan di instrumen yang harganya berfluktuasi harian.
β Menghabiskan seluruh modal di satu saham. Diversifikasi ke beberapa emiten dari sektor berbeda mengurangi dampak jika satu perusahaan bermasalah.
β Panik saat harga turun di hari-hari pertama. Fluktuasi jangka pendek adalah hal normal di pasar saham dan belum tentu mencerminkan kondisi bisnis perusahaan.
β Tidak mencatat alasan pembelian. Tanpa catatan alasan awal, kamu tidak punya dasar untuk mengevaluasi apakah keputusan itu masih relevan enam bulan kemudian. Sebagian investor memanfaatkan fitur watchlist dan catatan di Stockbit untuk menandai alasan ketertarikan pada sebuah emiten sebelum benar-benar membelinya.
Setelah Transaksi Pertama: Apa Selanjutnya
Membeli saham pertama adalah awal, bukan tujuan. Beberapa kebiasaan yang membantu di tahap berikutnya:
π Pelajari cara membaca laporan keuangan emiten. Ini yang membedakan investasi berbasis analisis dari sekadar menebak arah harga.
π Pantau keterbukaan informasi. Emiten wajib mengumumkan informasi material seperti aksi korporasi, perubahan kepemilikan, dan kinerja kuartalan. Notifikasi dan rangkuman berita emiten di Stockbit membantu kamu tidak melewatkan pengumuman yang berkaitan dengan saham di portofoliomu.
π Bangun rutinitas investasi. Menyisihkan nominal tetap setiap bulan membuat kamu tidak perlu menebak waktu terbaik untuk masuk pasar.
βοΈ Evaluasi portofolio secara berkala. Komposisi portofolio bergeser seiring waktu dan perlu ditinjau ulang.
π¬ Belajar dari diskusi investor lain. Stockbit Stream memuat diskusi antar investor tentang emiten tertentu, yang bisa jadi sumber sudut pandang tambahan. Tetap perlakukan setiap opini sebagai bahan pertimbangan, bukan dasar keputusan, dan verifikasi ulang dengan data.
FAQ Seputar Cara Beli Saham untuk Pemula
Berapa modal minimal untuk mulai beli saham?
Tidak ada modal minimal yang ditetapkan bursa. Yang menentukan adalah harga saham yang ingin dibeli, karena pembelian minimal 1 lot atau 100 lembar. Saham berharga Rp1.000 per lembar berarti membutuhkan Rp100.000 untuk 1 lot. Beberapa sekuritas juga menetapkan setoran awal minimum untuk pembukaan rekening, yang besarnya bervariasi antar perusahaan.Berapa lama proses buka rekening saham?
Umumnya 1 sampai 3 hari kerja setelah seluruh dokumen lengkap diunggah dan diverifikasi. Waktu bisa lebih lama jika ada data yang perlu diperbaiki atau jika proses pembukaan RDN di bank administrator memerlukan verifikasi tambahan. Di Stockbit, seluruh pengajuan dilakukan lewat aplikasi dan status verifikasinya dapat dipantau dari sana.Apakah 1 lot saham selalu 100 lembar?
Ya. Sejak 2014, BEI menetapkan satuan perdagangan di pasar reguler sebesar 1 lot setara 100 lembar saham. Sebelumnya, 1 lot setara 500 lembar.Apakah bisa beli saham tanpa NPWP?
Sebagian sekuritas sudah tidak mewajibkan NPWP untuk pembukaan rekening investor individu, sementara sebagian lain masih meminta. Ketentuan ini berbeda-beda, jadi sebaiknya dicek langsung ke sekuritas yang kamu pilih.Apa bedanya rekening efek dan RDN?
Rekening efek menyimpan saham yang kamu miliki dan tercatat di KSEI. RDN adalah rekening bank atas nama pribadi yang menyimpan dana untuk transaksi. Saham disimpan di rekening efek, uang disimpan di RDN.Kenapa order beli saya tidak terisi padahal sudah pasang harga?
Order hanya terisi jika ada penjual yang bersedia melepas di harga tersebut. Jika kamu memasang harga di level bid dan tidak ada penjual yang turun ke harga itu, order akan terus mengantre sampai jam bursa berakhir. Untuk eksekusi lebih cepat, pasang harga di level offer terendah. Status order yang masih mengantre bisa dicek di menu order list aplikasi sekuritas.Apakah uang di RDN aman?
RDN adalah rekening bank atas nama investor pribadi yang dibuka di bank administrator RDN, terpisah dari rekening operasional perusahaan sekuritas. Ketentuan ini berlaku di seluruh anggota bursa, termasuk Stockbit Sekuritas. Kepemilikan saham juga tercatat atas nama investor di KSEI dan bisa dipantau secara mandiri melalui fasilitas AKSes KSEI.Kapan saham yang saya beli bisa dijual kembali?
Saham umumnya sudah tampil di portofolio dan dapat dijual pada hari yang sama setelah order beli terisi. Penyelesaian administratif transaksi mengikuti mekanisme T+2, yaitu dua hari bursa setelah transaksi terjadi.Apakah investasi saham dijamin pemerintah seperti deposito?
Tidak. Saham bukan produk simpanan dan tidak dijamin Lembaga Penjamin Simpanan. Nilai investasi bisa naik dan bisa turun di bawah modal awal. Risiko ini melekat pada instrumen saham dan perlu dipahami sejak awal.Kapan waktu terbaik membeli saham pertama?
Tidak ada waktu yang secara pasti dapat diidentifikasi sebagai yang terbaik, karena pergerakan harga jangka pendek sulit diprediksi. Pendekatan yang lebih terukur bagi pemula adalah memulai dengan nominal kecil untuk memahami mekanismenya, lalu menambah secara bertahap dan rutin.
Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Karya Indonesia (βStockbitβ), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.
Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masingβmasing nasabah.
Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisis terbaru langsung di aplikasi Stockbit.
