Reuters melaporkan bahwa pemerintah berencana mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dalam beberapa program prioritas pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis, dengan proyeksi dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar +12% pada 2030.
Rencana tersebut akan dituangkan dalam peraturan presiden, yang saat ini sedang menunggu tanda tangan Presiden Prabowo Subianto.
Analis teknologi yang menulis sebagian peraturan tersebut, Wahyudi Djafar, mengatakan kepada Reuters bahwa Meta Platforms (Nasdaq: META), IBM (NYSE: IBM), dan Microsoft (Nasdaq: MSFT) turut berkontribusi dalam rancangan tersebut, meski perusahaan–perusahaan tersebut belum mengomentari kabar ini kepada Reuters.
Reuters melaporkan bahwa draf peraturan tersebut mencakup rencana pembentukan sovereign AI fund yang akan dikelola oleh Danantara.
Selain itu, draf peraturan tersebut juga menyarankan pemberian insentif fiskal bagi peneliti AI dan penambahan talenta untuk mengatasi kekurangan talenta AI.
[Sumber: Reuters]
Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.
Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.
