🛢️ OPEC+ Kembali Naikkan Produksi, Normalisasi Harga Minyak Berlanjut / by Stockbit Investment Research

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance 🚀

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
5.916,1 +0,69%-Rp190,9 miliar17.995 +0,23%4.163 +0,90%
Oil Coal CPO Nickel
71,7 -0,55%128,8 -0,23%4.550 +1,56%16.424 +1,07%

👋 Stockbitor!

OPEC+ pada Minggu (5/7) menyepakati kenaikan target produksi minyak sebesar 188.000 barrel per hari (bpd) mulai Agustus 2026, menandai kenaikan target produksi dalam 5 bulan beruntun. Langkah ini akan menambah pasokan minyak global seiring pulihnya ekspor melalui Selat Hormuz.

Pemulihan produksi sendiri mulai terlihat pada Juni 2026, setelah AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman perdamaian pada 17 Juni 2026 yang membuka kembali Selat Hormuz. Survei dari Reuters menunjukkan bahwa produksi minyak OPEC pada periode Juni 2026 melonjak secara bulanan sebanyak 3,3 juta bpd menjadi 19,43 juta bpd, didorong oleh kembali beroperasinya sumur–sumur minyak di negara–negara Teluk yang sebelumnya ditutup akibat penuhnya kapasitas penyimpanan saat Selat Hormuz ditutup.

Analisis dari Wood Mackenzie pada 15 Juni 2026 memperkirakan bahwa pemulihan produksi minyak di sumur yang terdampak penutupan Selat Hormuz membutuhkan waktu ~3 bulan untuk dapat kembali mencapai ~70% dari tingkat produksi sebelum perang, serta ~6 bulan untuk mencapai level ~90%. Berdasarkan data International Energy Agency (IEA), produksi minyak global sempat terhenti lebih dari 14 juta bpd — atau setara ~14% permintaan minyak global — akibat penutupan Selat Hormuz.

Selain itu, lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz juga masih berada di bawah tingkat sebelum perang. Berdasarkan data dari MarineTraffic, hanya terdapat 38 kapal yang melintasi Selat Hormuz pada 2 Juli 2026, turun dari level 48 kapal pada 1 Juli 2026 dan masih jauh di bawah rata–rata ~130 kapal per hari sebelum perang AS–Iran dimulai. Ketegangan juga masih berlanjut setelah Iran pada Kamis (2/7) memperingatkan seluruh kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz agar menggunakan rute yang telah ditetapkan jika tidak ingin menghadapi ‘tindakan tegas’.

Key Takeaway

Tambahan supply dari peningkatan produksi OPEC+ — meski lalu lintas kapal tanker masih jauh dari level normal — dapat semakin mendukung normalisasi harga minyak pasca–perang. Sejak awal 2026 hingga 3 Juli 2026, rata–rata harga minyak Brent berada di kisaran ~US$87/barrel. Dengan asumsi harga Brent dapat stabil di level US$70/barrel hingga akhir 2026, rata–rata harga Brent selama 2026 akan berada di kisaran ~US$79/barrel. Meski angka ini masih lebih tinggi dibandingkan asumsi pada APBN 2026 di level US$70/barel, puncak kekhawatiran tekanan fiskal akibat perang telah berlalu seiring melandainya harga minyak.

Di sisi lain, normalisasi harga minyak berpotensi menjadi sentimen positif bagi neraca perdagangan Indonesia, mengingat lonjakan impor migas menjadi salah satu penyebab utama defisit neraca perdagangan pada Mei 2026. Dengan harga minyak yang lebih rendah, nilai impor migas Indonesia berpotensi menurun, sehingga dapat mengurangi defisit dan/atau mendukung pemulihan surplus neraca perdagangan.

🤝 KSP Akan Selesaikan Hambatan Birokrasi untuk Komersialisasi Proyek CBM PGAS

  • $PGAS: Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, mengatakan bahwa Kantor Staf Presiden (KSP) berkomitmen mendorong penyelesaian hambatan birokrasi agar proyek pemanfaatan sumber daya gas coalbed methane (CBM) oleh Perusahaan Gas Negara di Tanjung Enim, Sumatra Selatan dapat segera memasuki fase komersial. Sebelumnya, komersialisasi proyek strategis ini masih terganjal sejumlah izin administratif lintas sektor, termasuk penyesuaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di daerah. Kontan melaporkan bahwa pemanfaatan sumber daya gas non–konvensional melalui pengembangan CBM di Tanjung Enim memiliki potensi nilai mencapai US$15,4 miliar. Direktur Utama PGAS, Arief K. Risdianto, menyebut bahwa pengembangan CBM di Tanjung Enim berpotensi membuka ruang monetisasi sumber daya gas non–konvensional domestik yang selama ini belum optimal, sekaligus dapat menjadi salah satu opsi diversifikasi pasokan gas domestik bagi PGAS. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi memperkirakan bahwa potensi CBM di blok tersebut mencapai 9,7 triliun kaki kubik (TCF) original gas in place (OGIP). Manajemen PGAS sendiri tengah menyusun skema pemanfaatan gas bumi yang terintegrasi, di mana perseroan memproyeksikan tahapan penyaluran gas non–konvensional ini akan tumbuh secara bertahap mulai dari 1 MMSCFD hingga mencapai puncaknya di level 25 MMSCFD.
  • $CTRA: Direktur Ciputra Development, Harun Hajadi, mengatakan kepada Kontan bahwa realisasi marketing sales perseroan selama 5M26 masih berada di bawah target yang telah ditetapkan perseroan maupun realisasi selama 5M25, meski tidak merincinya lebih lanjut. Harun menambahkan bahwa pihaknya juga akan menunda beberapa pembangunan proyek, terutama yang membutuhkan capex besar, seiring kenaikan biaya pembangunan akibat pelemahan nilai tukar rupiah. Meski biaya konstruksi meningkat, CTRA belum berencana menaikkan harga jual properti seiring kondisi permintaan yang belum pulih sepenuhnya. Dalam kabar terpisah, Sekretaris Perusahaan CTRA, Aditya Ciputra Sastrawinata, mengatakan kepada Kontan bahwa pihaknya mempertahankan target marketing sales di level Rp9,5 T selama 2026.
  • $BRIS: Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan bahwa pihaknya tengah mempertimbangkan beberapa cara untuk memenuhi minimum free float 15%, dengan harapan dapat melampaui threshold tersebut pada tahun ini. Anggoro tidak merinci skema yang tengah dipertimbangkan, di mana dia menyebut bahwa keputusan akhir akan ditentukan oleh Danantara. Per Mei 2026, BRIS mencatat saham free float sebanyak 9,33% dari total modal ditempatkan dan disetor.
  • $HRTA: Hartadinata Abadi mengumumkan telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Bank Mandiri ($BMRI) untuk menyediakan layanan produk dan transaksi perbankan melalui fasilitas Kredit Serbaguna Mandiri Emas, guna memperluas akses pembiayaan bagi pelanggan perseroan.
  • $GOTO: GoTo Gojek Tokopedia mengatakan dalam klarifikasi kepada BEI bahwa tidak terdapat dampak material terhadap bagian perseroan atas laba/rugi bersih PT Tokopedia, seiring rumor pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 90% karyawan Tokopedia oleh TikTok. GOTO juga menambahkan bahwa tidak akan ada dampak apapun terhadap biaya layanan e–commerce yang diterima perseroan dari PT Tokopedia, serta tidak memperkirakan adanya dampak material non–keuangan sehubungan dengan rumor tersebut. GOTO menjelaskan bahwa perseroan tidak lagi melakukan konsolidasi atas PT Tokopedia seiring terdilusinya kepemilikan perseroan ke level 24,99% pasca–transaksi divestasi PT Tokopedia ke TikTok pada Januari 2024, di mana saat ini kontribusi PT Tokopedia di laporan keuangan perseroan hanya tercatat di bagian investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama.

🔎 Insider Transactions

Source: IDX

Top Gainer 🔥

$BUVA $KPIG $TPIA $BRMS
+13,73%+8,22%+5,60%+5,42%

Top Loser 🤕

$ISAT $MAPA $SGER $BSDE
-5,04%-4,07%-2,94%-2,63%

 🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah, mengatakan pada Senin (6/7) bahwa pihaknya memperkirakan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan turun dari Rp268 T pada 2026 menjadi sekitar Rp174 triliun pada 2027. Said menyebut bahwa perhitungan anggaran tersebut didasarkan pada kebutuhan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta sasaran penerima manfaat program MBG. Said menekankan bahwa nilai tersebut belum menjadi angka final dan masih akan dibahas bersama pemerintah dalam pembahasan RAPBN 2027.
  • Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pemerintah memberikan batas waktu hingga September 2026 bagi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk menuntaskan berbagai pembenahan di internal lembaga tersebut. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto, yang sebelumnya menyampaikan ultimatum kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai agar segera melakukan perbaikan. Jika tidak menunjukkan perubahan yang berarti, Purbaya menyebut bahwa pemerintah mempertimbangkan membubarkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan menyerahkan fungsi kepabeanan kepada perusahaan inspeksi asal Swiss, Société Générale de Surveillance (SGS).
  • Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, pada Senin (6/7) mengatakan bahwa pemerintah telah menugaskan Danantara untuk mengimplementasikan transmisi listrik lintas batas ke Singapura. Wong menyebut bahwa Danantara telah menandatangani nota kesepahaman dengan Keppel Electric, Sembcorp Industries, dan Singapore Energy Interconnections, yang akan membuka jalan bagi proyek transmisi listrik Indonesia–Singapura. Sementara itu, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyebut bahwa pemerintah masih menegosiasikan harga ekspor listrik tersebut. Bloomberg melaporkan bahwa Indonesia dan Singapura akan menandatangani sebanyak total 26 perjanjian, yang mencakup perdagangan listrik, kredit karbon, ketahanan supply chain, dan kerja sama pertahanan. Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Singapura juga mengumumkan komitmen untuk menjaga Selat Malaka tetap terbuka sesuai dengan hukum internasional, yang mengurangi kekhawatiran perdagangan internasional terkait kemungkinan pengenaan tarif seperti Selat Hormuz. Wong menambahkan bahwa Singapura akan terus secara konsisten berinvestasi di Indonesia, tidak hanya dalam hal aliran modal, tetapi juga bisnis dan infrastruktur.
  • World Meteorological Organization (WMO) pada Jumat (3/7) meningkatkan proyeksinya terkait kemunculan El Nino kuat dalam beberapa bulan ke depan. Sebelumnya, WMO pada awal Juni 2026 memperkirakan El Nino akan berkembang dengan intensitas sedang atau berpotensi menjadi kuat. Namun, berdasarkan proyeksi terbaru, WMO mengatakan bahwa kondisi El Nino yang tengah berkembang di wilayah ekuator Samudra Pasifik berpotensi menjadi El Nino yang sangat kuat. El Nino diperkirakan memicu pola cuaca yang lebih kering dari normal di sejumlah wilayah, termasuk di beberapa wilayah Indonesia dan Asia Tenggara. WMO menyatakan dampak El Nino akan dirasakan di berbagai kawasan hingga akhir tahun dan berlanjut hingga 2027.
  • Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara, Mohammad Abdul Ghani, mengatakan pada Senin (6/7) bahwa pihaknya berencana mengaktifkan kembali pabrik biodiesel di Rengat, Riau, serta membangun pabrik bioetanol untuk mendukung agenda energi terbarukan pemerintah. Pabrik biodiesel tersebut akan memiliki kapasitas 600.000 ton pada 2030, sementara pabrik bioetanol yang dibangun akan memiliki kapasitas produksi 185.000 kiloliter per tahun. PT Agrinas Palma Nusantara belum merinci nilai investasi untuk kedua proyek tersebut. Selain pembangunan pabrik biodiesel dan bioetanol, PT Agrinas Palma Nusantara — yang merupakan BUMN di bidang perkebunan — juga akan mengembangkan 400.000 hektare perkebunan kedelai dan 300.000 hektare perkebunan singkong pada 2030. Pada bisnis kelapa sawit, PT Agrinas Palma Nusantara memproduksi 126.000 ton CPO selama 5M26, lebih rendah dibandingkan target di level 295.000 ton. PT Agrinas Palma Nusantara sendiri saat ini telah mengelola 729.677 ha lahan sawit, serta sedang memverifikasi 2,6 juta hektare lahan dari 4,1 juta hektare lahan yang diterima dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan.

📝 Pelajaran Dari Semester 1 IHSG

“Semester I 2026 bukanlah akhir dari segalanya. Ini adalah pengingat keras, pasar modal itu kejam bagi yang lalai, tapi adil bagi yang belajar. Rekor 9.134 mungkin akan kembali. Tapi hanya bagi mereka yang tetap berkepala dingin, yang membaca kronologi ini bukan sebagai cerita sedih, tapi sebagai pelajaran untuk kedepan.” — klinikporto

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Dari awal tahun, IHSG telah mengalami penurunan hingga 4.000 poin dari all-time high nya. Untuk investor ritel, tentunya kita telah dapat beberapa pelajaran penting dari satu "semester" investasi saham Indonesia. Stockbitor klinikporto mengambil beberapa pelajaran penting dari badai yang telah melandai pasar saham Indonesia: Pertama, all-time high tidak menjaminkan keamanan - saham akan selalu memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan instrumental investasi lainnya. Kedua, ketidakpastian adalah hal yang pasti akan membuat investor asing dan domestik bergerak keluar. Selain itu, beliau menuangkan beberapa pelajaran pribadi lainnya di tulisannya di Stockbit Stream. Kamu bisa baca selengkapnya di sini.

Sekilas tentang klinikporto

Stockbitor klinikporto aktif sejak Januari 2021. Akun ini dikenal sebagai sumber konten edukatif seputar investasi saham, mulai dari bedah prospektus IPO, analisa fundamental dan teknikal, hingga perbandingan tools investasi, semua dikemas secara mendalam namun tetap mudah dipahami, khususnya bagi para pemula yang mereka sapa sebagai "klinikers."

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved.

Disclaimer:

Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri @Stockbit.com.

Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.