.png)
Daily Market Performance 🚀
IHSG | Foreign Flow | Kurs USD/IDR | Gold |
| 5.896,1 -1,72% | -Rp537,3 miliar | 17.918 -0,04% | 4.066 +0,45% |
Oil | Coal | CPO | Nickel |
| 72,8 -3,62% | 126,3 -1,75% | 4.566 +0,20% | 16.824 +0,04% |
👋 Stockbitor!
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pada Jumat (26/6) bahwa pemerintah akan kembali menginjeksi dana saldo anggaran lebih (SAL) ke himpunan bank milik negara (Himbara) guna menjaga likuiditas perbankan. Pernyataan Purbaya tersebut menandakan berbalik arahnya kebijakan Kementerian Keuangan, di mana Direktur Jenderal Kementerian Keuangan, Astera Primanto Bhakti, mengatakan pada Rabu (24/6) bahwa pihaknya telah menarik dana SAL yang ditempatkan di Himbara secara bertahap.
Sebelumnya, jumlah dana SAL yang ditempatkan di Himbara tersisa sekitar Rp170 T, yang kemudian ditingkatkan menjadi Rp200 T untuk penempatan jangka panjang. Selanjutnya, pemerintah berencana menambah dana sebesar Rp100 T untuk jangka waktu 3–4 bulan, serta tambahan Rp100 T lainnya dengan skema yang lebih fleksibel. Dengan demikian, tambahan penempatan dana ini akan membuat total SAL pemerintah di Himbara berpotensi mencapai Rp400 T.
Purbaya mengatakan bahwa dengan adanya tambahan likuiditas via peningkatan penempatan SAL di Himabara, Kementerian Keuangan memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan secara nasional akan berkisar +14–15% YoY selama 2026. Tanpa tambahan likuiditas tersebut, Purbaya mengatakan bahwa pertumbuhan kredit nasional akan melambat hingga di bawah pertumbuhan yang tercatat pada Mei 2026 di +11,51% YoY, berdasarkan diskusi Kementerian Keuangan dengan para kepala eksekutif Himbara.
Key Takeaway
Injeksi tambahan dana SAL pemerintah ke Himbara berpotensi mengurangi kekhawatiran pengetatan likuiditas pasca–kenaikan BI Rate sebesar +100 bps dalam sebulan terakhir serta tingginya yield SRBI. Apalagi posisi Loan–to–Deposit (LDR) Himbara juga relatif tinggi per Mei 2026 akibat loan growth yang kencang hingga Mei 2026. Likuiditas yang lebih longgar ini dapat membatasi kenaikan biaya pendanaan (Cost of Fund/CoF) bagi perbankan. Kami menilai bahwa perkembangan ini positif bagi saham–saham big banks, terutama Himbara, mengingat Net Interest Margin (NIM) akan mendapatkan dukungan dari sisi CoF di tengah tantangan untuk menaikkan lending yield pasca–kenaikan BI Rate akibat kompetisi yang intens di segmen korporasi dan belum optimalnya pertumbuhan segmen konsumer dan UMKM.
Merespons pengumuman tersebut, saham–saham Himbara berbalik menguat. Dari titik terendah hingga penutupan perdagangan Jumat (27/6), saham $BMRI naik +2,3%, $BBRI +2,1%, $BBNI +2,8%, dan $BBTN +1,8%.
🤝 INET & FiberHome Jajaki Proyek Jaringan Kabel Laut & Konektivitas Antar–pulau
- $INET: Sinergi Inti Andalan Prima menandatangani nota kesepahaman dengan PT FiberHome Technologies Indonesia untuk mengembangkan proyek jaringan kabel laut dan konektivitas antar–pulau. Kerja sama tersebut mencakup partisipasi dalam pengembangan ASEAN Fiber Connect System, pembangunan percabangan kabel laut menuju Pontianak, penguatan jaringan domestik, hingga dukungan instalasi dan pemeliharaan kabel bawah laut. Dalam proyek tersebut, INET akan bertindak sebagai mitra penyedia fasilitas pendaratan kabel laut di Indonesia, bertanggung jawab membangun infrastruktur darat, serta memenuhi aspek perizinan dan regulasi, sementara FiberHome akan menyediakan teknologi, rekayasa sistem, serta pelaksanaan pekerjaan kelautan. Kolaborasi kedua perusahaan juga mencakup pengembangan jaringan backbone dan akses optik domestik. Direktur Utama INET, Muhammad Arif, mengatakan bahwa rincian nilai investasi dari kerja sama ini akan disampaikan setelah perjanjian definitif ditandatangani.
- $WIFI: Solusi Sinergi Digital menandatangani kemitraan strategis dengan perusahaan teknologi telekomunikasi asal China, Wuhan FiberHome International Technologies Co. Ltd. (FiberHome), untuk mengembangkan berbagai proyek infrastruktur digital. Ruang lingkup kerja sama ini mencakup pengembangan hingga 3.000 lokasi fixed wireless access (FWA), penyediaan 1,6 juta perangkat customer premises equipment (CPE), dan pembangunan jaringan backbone dan metro access optical, serta solusi fiber–to–the–home (FTTH) sebanyak 300.000 homepass. Selain itu, kedua perusahaan juga menjajaki pengembangan perangkat jaringan passive optical network (PON), proyek pembangkit listrik tenaga surya terpusat, dan sistem komunikasi bergerak untuk jaringan kereta api pada masa mendatang. Direktur WIFI, Shannedy Ong, mengatakan bahwa kemitraan ini menjadi bagian dari upaya perseroan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur digital, sekaligus memperluas akses internet yang lebih terjangkau.
- $LSIP: PP London Sumatra Indonesia akan membagikan dividen tahun buku 2025 senilai Rp83/saham, mengindikasikan dividend yield ~6,3% per Jumat (26/6). Cum dividen belum diketahui, sementara pembayaran pada 24 Juli 2026.
- $PPRE: PT PP Presisi mengumumkan bahwa RUPSLB independen telah menyetujui pelepasan seluruh kepemilikan saham perseroan di PT Lancarjaya Mandiri Abadi senilai Rp1,6 T kepada PT Lancarjaya Investama Abadi. Perolehan dana divestasi tersebut akan digunakan untuk pemenuhan kewajiban kepada kreditur, menurunkan beban bunga, meningkatkan likuiditas, serta memperkuat modal kerja. RUPSLB juga menyetujui perubahan direktur keuangan dari Mohammad Arif Iswahyudi menjadi Ramlan Nurdiansah.
- $BDMN: Bank Danamon Indonesia mengumumkan telah meningkatkan kepemilikan langsung sebesar 9,82% saham di perusahaan pembiayaan konsumen, PT Home Credit Indonesia, yang dibeli dari anak usaha perseroan, Adira Dinamika Multi Finance ($ADMF), senilai Rp400 M. Transaksi ini dilakukan dalam rangka penguatan peran BDMN sebagai perusahaan induk konglomerasi keuangan (PIKK) operasional MUFG di Indonesia, di mana BDMN akan mengonsolidasikan kepemilikan dan pengendaliannya atas PT Home Credit Indonesia.
- $WBSA: BSA Logistics Indonesia mengumumkan telah mengakuisisi 99,99% saham di PT Sinar Jatimitra senilai total ~Rp17,1 M dari pihak non–afiliasi. Transaksi ini merupakan kelanjutan dari perjanjian bersyarat pada 4 Oktober 2025 yang telah diamandemen pada 17 April 2026. Akuisisi ini menjadi bagian dari strategi WBSA untuk melakukan internalisasi kapabilitas operasional pendukung dalam rangka penyediaan layanan depo peti kemas.
🔎 Insider Transactions

Top Gainer 🔥
$BBCA | $TCPI | $KLBF | $PNLF |
| +2,49% | +2,41% | +1,28% | +0,93% |
Top Loser 🤕
$ENRG | $CUAN | $IMPC | $BRMS |
| -10,73% | -9,60% | -9,57% | -8,62% |
🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

- Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pada Jumat (26/6) bahwa Badan Gizi Nasional kemungkinan akan memangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun ini sebesar Rp40 T, sembari menambahkan bahwa keputusan mengenai anggaran MBG akan disampaikan secara langsung oleh Badan Gizi Nasional. Sebelumnya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari, mengatakan kepada Bloomberg bahwa pihaknya masih memfinalisasi anggaran MBG serta tengah memfokuskan kembali penerima manfaat program, meski tidak memberikan rincian lebih lanjut. Pernyataan Agustina muncul setelah Reuters pada Kamis (25/6) melaporkan bahwa Badan Gizi Nasional tengah mempertimbangkan untuk kembali memangkas anggaran tersebut sekitar Rp40–50 T dari total anggaran pada tahun ini di Rp268 T, bersamaan dengan pengurangan jumlah dapur dan penerima manfaat.
- Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan pada Kamis (25/6) bahwa pemerintah sempat menahan ekspor batu bara untuk memastikan kecukupan pasokan bagi pembangkit listrik PLN, meski tidak merinci sejak kapan langkah tersebut diambil. Pada Jumat (26/6), juru bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, mengatakan kepada Bloomberg bahwa ekspor batu bara telah kembali normal. Bahlil menambahkan bahwa keputusan tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto menyusul terjadinya pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Per Senin (22/6), PLTU milik PT PLN masih menghadapi kekurangan pasokan batu bara sekitar 13 juta ton dari total kebutuhan 2026 sebesar 154 juta ton, membaik dibandingkan kekurangan sebelumnya yang mencapai 20 juta ton. Bahlil menyebut bahwa pasokan dari perusahaan yang telah menyatakan kesediaan untuk memenuhi penugasan domestic market obligation (DMO) mencapai 160–170 juta ton, meski lebih rendah dibandingkan penugasan pemerintah sebesar 180–190 juta ton.
- Reuters melaporkan bahwa Irak tengah mempertimbangkan untuk keluar dari OPEC jika kelompok produsen minyak tersebut tidak mengizinkan Irak untuk meningkatkan produksi minyaknya secara signifikan. Kabar ini muncul berselang sekitar 2 bulan setelah Uni Emirat Arab mengumumkan untuk keluar dari OPEC per 1 Mei 2026 karena alasan kebijakan produksi. Irak sendiri adalah produsen terbesar OPEC ke–2 setelah Arab Saudi dan merupakan salah satu dari 5 anggota pendirinya, di mana OPEC dibentuk di ibu kota Irak pada 1960. Meski Irak tengah mempertimbangkan untuk keluar dari OPEC, narasumber Reuters menyebut bahwa rencana pemerintah Irak saat ini adalah untuk tetap menjadi anggota dan mencari kuota produksi yang lebih tinggi. Kuota produksi minyak Irak untuk periode Juli 2026 adalah ~4,4 juta barrel per hari, meski produksi saat ini jauh di bawah angka tersebut karena gangguan di Selat Hormuz. Pada Mei 2026, Irak memproduksi minyak ~1,5 juta barrel per hari, turun dari hampir 4,2 juta barrel per hari pada periode Februari 2026 sebelum penutupan Selat Hormuz akibat perang AS–Iran. Juru bicara pemerintah Irak, Haider al Aboudi, mengatakan kepada Reuters bahwa Irak sedang berupaya memulihkan kapasitas ekspor minyaknya dengan target produksi minyak sebanyak 7 juta barrel per hari dalam beberapa tahun mendatang, tetapi al Aboudi enggan mengomentari kabar rencana Irak untuk keluar dari OPEC. Kementerian perminyakan Irak mengatakan pada Kamis (25/6) bahwa laporan Reuters tersebut tidak mencerminkan posisi resmi pemerintah Irak, sementara OPEC dan Arab Saudi belum mengomentari kabar ini.
- MNC Asia Holding ($BHIT) berencana menggelar private placement hingga ~8,6 miliar saham baru dengan efek dilusi hingga 9,09%. Harga pelaksanaan dan calon investor belum diumumkan, sementara perolehan dana ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan, termasuk modal kerja dan meningkatkan setoran modal ke entitas anak untuk pengembangan usaha. Rencana ini akan dibahas dalam RUPSLB pada 29 Juni 2026.
- Emiten perikanan dan pengolahan hasil laut, Dua Putra Utama Makmur ($DPUM), mengatakan dalam keterbukaan informasi bahwa perseroan menargetkan laba bersih selama 2026 dapat mencapai Rp84,3 M, berbalik dari rugi bersih selama 2025 sebesar Rp27 M, dengan pendapatan ditargetkan naik sekitar +32% YoY ke Rp1,66 T. Untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan di masa mendatang, perseroan mengatakan akan menyiapkan capex Rp100 M selama 2026, yang akan difokuskan pada penambahan fasilitas produksi dan peningkatan kapasitas pengolahan. Pendanaan ekspansi akan dilakukan melalui kombinasi aksi korporasi right issue dan penerbitan surat utang. Manajemen DPUM juga menargetkan agar salah satu fasilitas operasional yang terbakar pada awal Juni 2026 dapat kembali beroperasi pada awal Juli 2026.
🏯 Pelajaran Dari Osaka & Jepang
“Investasi bukan perlombaan siapa yang paling cepat menjadi kaya. Investasi adalah perjalanan panjang untuk membangun kekayaan yang mampu bertahan lintas generasi. Seperti Jepang, pasar modal juga lebih menghargai konsistensi daripada sensasi.” — husin1030
Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini
Dari tulisan Stockbitor husin1030, beliau menceritakan pengalamannya saat berlibur ke Jepang bersama rekan kerjanya yang berasal dari sana. Dari perjalanan liburan tersebut, ia menjelaskan bahwa banyak hal yang ia pelajari dari perilaku masyarakat lokal yang dapat diterapkan pada pola pikir investor Indonesia. Ia merangkum tujuh temuannya secara singkat. Pertama, investor pemula di Indonesia terlalu mengharapkan keuntungan instan — kita harus memiliki ekspektasi yang realistis. Kedua, kita harus ingat untuk merawat aset kita, bukan sekadar memamerkannya. Dengan rajin membaca laporan keuangan dan mengikuti berita perusahaan, kita dapat semakin memahami ke mana dana kita dialokasikan. Terakhir, beliau mengakui bahwa untuk dapat berinvestasi dengan konsisten, hidup sederhana adalah kuncinya. Jika kita mengurangi gaya hidup hedonis yang menguras banyak uang, tentunya kita dapat berinvestasi dengan lebih disiplin.
Sekilas tentang husin1030
Trader Husin Ali, atau dikenal dengan username husin1030, adalah seorang user di Stockbit Stream yang tulisannya mencakupi edukasi mengenai berbagai macam sisi analisa fundamental, dari teori Warren Buffett hingga penjelasan hubungan komoditas dengan ketahanan sebuah ekonomi. Tulisan husin1030 mengandung banyak insights mengenai komoditas dan emiten yang mendalam.
Disclaimer:
Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.
Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.
Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri @Stockbit.com.
Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.

IHSG
Foreign Flow
Kurs USD/IDR
Gold
Oil
Coal
CPO
Nickel
$BBCA
$TCPI
$KLBF
$PNLF
$ENRG
$CUAN
$IMPC
$BRMS