😢 Rupiah All–Time Low Ditekan Tingginya Lonjakan Harga Minyak / by Stockbit Snips

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance šŸš€

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
6.971,0 -0,26%-Rp1,8 triliun17.095 +0,32%4.690 +0,10%
Oil Coal CPO Nickel
108,7 -0,97%137,9 +0,00%4.762 -1,02%17.086 -0,71%

šŸ‘‹ Stockbitor!

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 0,33% ke level 17.095 pada Selasa (7/4), setelah sempat menyentuh level all–time low di 17.100 pada perdagangan intraday di hari yang sama. Pelemahan tersebut ditekan oleh masih tingginya harga minyak di tengah komitmen pemerintah untuk mempertahankan harga BBM bersubsidi, sementara defisit APBN melebar selama 3M26. Sejak awal tahun, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah melemah -2,37%.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan dalam rapat bersama DPR pada Senin (6/4) bahwa defisit APBN selama 3M26 mencapai Rp240,1 T atau setara 0,93% terhadap PDB (vs. 3M25: defisit 0,43% terhadap PDB). Hasil ini dipengaruhi oleh penerimaan negara yang tumbuh +10,5% YoY seiring kenaikan penerimaan pajak sebesar +20,7% YoY, sementara belanja negara melonjak +31,4% YoY.

Pada kesempatan yang sama, Purbaya menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi hingga akhir tahun dan defisit APBN tidak melebihi limit, dengan asumsi rata–rata harga minyak di US$100/barrel hingga akhir tahun. Pada pekan lalu, Purbaya menyebut bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sosial.

Untuk menjaga defisit APBN tetap di bawah limit legal 3% terhadap PDB, pemerintah akan mengandalkan kombinasi langkah fiskal, termasuk penghematan anggaran hingga Rp190 T, pemotongan belanja kementerian sebesar 10%, dan potensi kenaikan penerimaan negara dari wacana kenaikan royalti batu bara serta penerapan bea ekspor batu bara dan nikel. Dengan penghematan tersebut, Purbaya mengeklaim bahwa defisit APBN 2026 akan berada di level 2,9% terhadap PDB.

Harga minyak Brent sendiri sempat naik ke level US$111,8/barrel pada intraday Selasa (7/4), sebelum turun ke US$108,7/barrel pada sore hari yang sama. Pada Senin (6/4), agensi berita Iran, IRNA, melaporkan bahwa Iran telah menolak tawaran gencatan senjata dari AS — termasuk desakan untuk membuka kembali Selat Hormuz — dan menginginkan penyelesaian perang secara permanen. Menanggapi hal ini, Presiden Donald Trump pada Senin (6/4) menegaskan bahwa kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz harus menjadi bagian dari kesepakatan apa pun. Trump pun mengancam akan menghancurkan infrastruktur sipil Iran jika persyaratannya tidak dipenuhi sebelum Selasa (7/4) malam waktu AS atau Rabu (8/4) pagi waktu Indonesia.

Key Takeaway

Selain tekanan fiskal dari tingginya harga minyak, kami juga menilai terdapat faktor meningkatnya permintaan dolar AS menjelang periode repatriasi dividen pada periode April–Mei 2026. Pidato Trump yang akan dihelat pada Rabu (8/4) pagi waktu Indonesia menjadi hal yang ditunggu oleh market dan berpotensi memengaruhi harga minyak dan nilai tukar rupiah secara signifikan. Pelemahan nilai tukar rupiah sendiri menjadi sentimen negatif bagi pergerakan IHSG (-0,26%) pada perdagangan Selasa (7/4), terutama pada saham–saham blue chip seperti $BMRI (-2,17%), $BBRI (-2,42%), $ASII (-3,28%) dan $TLKM (-1,9%). Secara keseluruhan, IHSG mencatatkan net foreign outflow sebesar Rp1,8 T pada Selasa (7/4).

🚚 PMJS Teken Pengadaan Truk Senilai Rp10,8 T dengan Agrinas

  • $PMJS: Putra Mandiri Jembar melalui PT Dipo Internasional Pahala Otomotif menandatangani perjanjian pengadaan kendaraan truk 6 ban sebanyak 20.600 unit untuk PT Agrinas Pangan Nusantara senilai ~Rp10,8 T.
  • $MDKA: Merdeka Copper Gold mengumumkan update reserves per 31 Desember 2025, dengan total reserves emas naik menjadi 15,89 juta oz (+80% YoY) dan reserves tembaga naik menjadi 2,97 juta ton (+59% YoY), didorong upgrade besar di proyek tembaga Tujuh Bukit dan proyek emas Pani.
  • $MBMA: Merdeka Battery Materials melalui PT Sulawesi Cahaya Mineral mengumumkan update reserves dan resources per 31 Desember 2025, dengan reserves bijih nikel naik signifikan menjadi 358,3 juta dmt (+52% YoY). Upgrade ini didominasi oleh bijih limonite yang naik +65% YoY menjadi 269,9 juta dmt pada kadar 1,12% Ni (vs. 2024: 163,7 juta dmt, 1,14% Ni), sementara bijih saprolit naik +23% YoY menjadi 88,4 juta dmt pada kadar 1,59% Ni (vs. 2024: 71,7 juta dmt, 1,57% Ni). Sementara itu, resources naik +4,4% YoY menjadi 958,9 juta dmt dengan kadar 1,23% Ni. Kenaikan cadangan didasarkan pada optimisasi pit shell dengan asumsi harga bijih nikel Shanghai Metal Market (US$22,00–56,70/wmt untuk kadar 1,2–1,5% Ni) dan LME nikel US$17.625/dmt per 13 Februari 2026.
  • $CNMA: Kontan melaporkan bahwa pemegang saham Nusantara Sejahtera Raya pada Senin (6/4) menyetujui rencana pembagian dividen tahun buku 2025 senilai total Rp980 M, mengindikasikan dividen final Rp7/saham atau setara yield dividen final ~6,4% per Selasa (7/4). Dividen final tersebut akan dibagikan pada 28 April 2026, sementara cum dividen belum diumumkan. Sebelumnya, CNMA telah membagikan dividen interim pada November 2025 sebesar Rp5/saham.
  • $TOWR: Sarana Menara Nusantara berencana menambah kegiatan usaha di 2 anak usahanya, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan PT Iforte Solusi Infotek, sebagai bagian dari transformasi grup dari tower company menjadi digital infrastructure provider. Protelindo akan menambah 6 bidang usaha yang sebagian besar terkait energi terbarukan (panel surya) dan power system, sementara Iforte akan menambah 4 bidang usaha termasuk layanan data center. Rencana ini akan dibahas dalam RUPSLB pada 20 Mei 2026.
  • $HUMI: Humpuss Maritim Internasional melalui PT Hutama Trans Kontinental mengakuisisi 1 unit kapal tanker minyak/kimia senilai ~US$5,7 juta dari pihak non–afiliasi.
  • $PGEO: Pertamina Geothermal Energy mencatat produksi listrik 892 GWh selama 2M26 (+16% YoY), setara 17% dari target 2026 di 5.339 GWh. Hasil ini ditopang kontribusi penuh Lumut Balai Unit 2 yang beroperasi secara komersial sejak Juni 2025. Pada Februari 2026 sendiri, produksi listrik PGEO mencapai ~430 GWh (+14% YoY, -7% MoM), dengan kontributor kenaikan berasal dari Lumut Balai, Kamojang, dan Ulubelu.

šŸ”Ž Insider Transactions

Source: IDX

Top Gainer šŸ”„

$ESSA $BRPT $BREN $AKRA
+9,02%+8,55%+6,65%+5,66%

Top Loser šŸ¤•

$FILM $ADMR $ANTM $BBYB
-7,28%-5,25%-4,93%-4,55%

ā€ŠšŸ”„ Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Agensi berita Iran, IRNA, melaporkan pada Senin (6/4) bahwa Iran menginginkan penyelesaian perang secara permanen dan menolak tawaran gencatan senjata dari AS. Reuters melaporkan bahwa penolakan gencatan senjata tersebut termasuk penolakan pada tekanan untuk membuka kembali Selat Hormuz. IRNA melaporkan bahwa Iran memberikan tanggapan kepada AS yang terdiri dari 10 klausul, termasuk pengakhiran konflik, protokol untuk jalur aman melalui Selat Hormuz, pencabutan sanksi, dan rekonstruksi. Menanggapi hal ini, Presiden Donald Trump bersikeras bahwa kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz harus menjadi bagian dari kesepakatan apa pun. Trump juga mengancam akan menghancurkan infrastruktur sipil Iran jika persyaratannya tidak dipenuhi sebelum batas waktu hari Selasa (7/4) waktu timur AS. Di sisi lain, Iran telah memperingatkan bahwa mereka akan menanggapi serangan yang diancamkan Trump dengan meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi di wilayah Timur Tengah, yang dapat memperburuk krisis bahan bakar global dan memperbesar kerusakan pada ekonomi dunia.
  • COO Danantara, Dony Oskaria, mengatakan pada Selasa (7/4) bahwa pihaknya akan mengambil alih semua anak usaha Danareksa, yang mencakup unit konstruksi, kawasan industri, hingga keuangan. Rencana ini merupakan bagian dari restrukturisasi BUMN, seperti pada rencana konsolidasi anak usaha Pertamina dan rencana konsolidasi perusahaan manajemen investasi dari Himbara belakangan ini. Dony juga menyebut bahwa pihaknya masih terus mempertimangkan rencana pembentukan BUMN di bidang tekstil, dengan salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah melalui akuisisi aset Sri Rejeki Isman ($SRIL).
  • PT PP ($PTPP) mencatat rugi bersih Rp6,1 T pada 4Q25 (vs. 4Q24: rugi Rp1,8 T, 3Q25: rugi Rp60 M), sehingga rugi bersih selama 2025 mencapai Rp6,1 T (vs. 2024: rugi Rp1,5 T). Hasil ini utamanya ditekan oleh penurunan nilai (impairment) sebesar Rp7,4 T, yang mayoritas dibukukan pada 4Q25.
  • Adhi Karya ($ADHI) mencatat rugi bersih Rp5,4 T pada 4Q25 (vs. 4Q24: rugi Rp156 M, 3Q25: rugi Rp3 M), sehingga rugi bersih selama 2025 mencapai Rp5,4 T (vs. 2024: rugi Rp87 M). Hasil ini utamanya ditekan oleh penurunan nilai (impairment) persediaan dan penyisihan kerugian kredit yang dibukukan pada 4Q25, masing–masing sebesar Rp2,2 T dan Rp1,4 T.
  • Sinergi Inti Andalan Prima ($INET) dalam klarifikasi kepada BEI mengonfirmasi kabar dari Katadata yang melaporkan bahwa INET dan PT Integrasi Jaringan Ekosistem, anak usaha Solusi Sinergi Digital ($WIFI), telah mengubah kerja sama. Katadata melaporkan bahwa INET dan PT Integrasi Jaringan Ekosistem telah membatalkan perjanjian penyediaan infrastruktur fiber optik dan perjanjian layanan IP Transit. Di sisi lain, INET melalui PT Pusat Fiber Indonesia menandatangani perjanjian layanan IP Transit terpisah dengan PT Jaringan Infra Andalan, yang juga merupakan anak usaha WIFI. Kabar perubahan perjanjian kerja sama ini terjadi seiring perubahan yang diumumkan WIFI pada awal Maret 2026 terkait penggunaan dana perolehan rights issue 2025 senilai Rp5,9 T, dari semula untuk pengembangan proyek fiber–to–the–home via PT Integrasi Jaringan Ekosistem menjadi pengembangan proyek fixed wireless access via PT Jaringan Infra Andalan.
  • Resource Alam Indonesia ($KKGI) mengumumkan bahwa anak usaha perseroan, PT Insani Baraperkasa, hanya mendapatkan persetujuan kuota produksi batu bara sebesar ~2,25 juta ton dari 4 juta ton yang diusulkan perusahaan dalam RKAB 2026.

🧠 Mindset Lebih Penting dari Entry dalam Trading

ā€œKalau mindset lo benar, profit itu cuma efek samping.ā€ — JhonWong

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Banyak trader terlalu fokus mencari entry terbaik, padahal faktor utama yang menentukan hasil justru berasal dari mindset dan disiplin dalam menjalankan rencana. Dalam tulisannya, Stockbitor JhonWong menekankan bahwa keberhasilan trading bukan tentang siapa yang paling pintar membaca chart, melainkan siapa yang paling konsisten dalam eksekusi, mengelola emosi, dan menjaga risk management. Keraguan bisa membuat telat entry, emosi bisa menyebabkan salah exit, dan kurang disiplin bisa membuat profit kembali ke market. Oleh karena itu, memiliki setup yang jelas, eksekusi tanpa ragu, serta manajemen risiko yang baik menjadi kunci utama agar trader dapat bertahan dan meraih hasil secara konsisten dalam jangka panjang.

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved.

Disclaimer:

Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Karya Indonesia (ā€œStockbitā€), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri @Stockbit.com.

Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.