.png)
Daily Market Performance š
IHSG | Foreign Flow | Kurs USD/IDR | Gold |
| 7,922.7 -4,88% | +Rp654,9 miliar | 16.790 +0,03% | 4.705 -0,83% |
Oil | Coal | CPO | Nickel |
| 66,2 -4,49% | 118,1 +6,01% | 4.229 -2,04% | 17.954 -2,26% |
š Stockbitor!
Harga emas di pasar spot turun sekitar -18,1% dalam 2 hari perdagangan terakhir dari level US$5.375/oz pada pembukaan Jumat (30/1) hingga ke titik terendah di level US$4.403/oz pada Senin (2/2) pagi, sebelum rebound dan bergerak di kisaran US$4.700ā4.800/oz.
Bloomberg melaporkan bahwa penurunan harga emas yang signifikan tersebut didorong oleh aksi profit taking ETF berbasis bullion dan instrumen derivatif berāleverage di tengah penguatan dolar AS seiring penunjukkan mantan anggota gubernur The Fed, Kevin Warsh, sebagai kepala The Fed berikutnya. Warsh dikenal kritis terhadap neraca The Fed yang terlalu besar, sehingga pasar mulai mengantisipasi kebijakan pengetatan neraca (QT) dan penurunan peran The Fed dalam pasar keuangan untuk memulihkan kredibilitas kebijakan moneter.
Bloomberg menjelaskan bahwa reli logam mulia, yang membawa harga emas ke level allātime high di US$5.595/oz, mengejutkan banyak pihak termasuk trader berpengalaman. Arus gelombang āhot moneyā dari spekulan di China ā mulai dari investor ritel hingga dana besar ā juga mendorong harga bergerak cepat menjauh dari fundamental supplyādemand.
Menurut laporan Bloomberg, seberapa agresif investor China membeli emas saat harga turun akan sangat menentukan arah pasar ke depan. Selama akhir pekan, para pembeli emas dikabarkan memadati pasar bullion terbesar di Shenzhen, China untuk membeli perhiasan dan batangan emas menjelang Tahun Baru Imlek. Pasar domestik China sendiri akan tutup selama lebih dari 1 minggu mulai 16 Februari 2026 untuk libur Tahun Baru Imlek.
Key Takeaway
Analis Jinrui Futures Co., Zijie Wu, mengatakan kepada Bloomberg bahwa volatilitas tinggi dan libur Tahun Baru Imlek yang semakin dekat akan mendorong trader mengurangi posisi dan menurunkan risiko. Sementara itu, analis Deutsche Bank AG, Michael Hsueh, menilai bahwa fundamental permintaan emas tetap solid dan outlook strukturalnya masih positif. Hsueh memproyeksikan harga emas mencapai US$6.000/oz karena kondisi pasar belum mengarah pada pembalikan harga secara berkelanjutan.
āļø ANTM Umumkan Kinerja Volume Penjualan 2025
- $ANTM: Aneka Tambang mengumumkan kinerja volume penjualan pada 4Q25/2025 sebagai berikut: 1) penjualan emas: 3,33 ton pada 4Q25 (-30% QoQ, -78% YoY) dan 37,4 ton selama 2025 (-15% YoY); 2) bijih nikel: 3,35 juta wmt pada 4Q25 (+10% QoQ, +27% YoY) dan 14,58 juta wmt selama 2025 (+75% YoY); 3) feronikel: 2.346 ton pada 4Q25 (-3% QoQ, -70% YoY) dan 10.528 ton selama 2025 (-46% YoY); 4) bauksit: 0,79 juta wmt pada 4Q25 (+914% QoQ, +23% YoY) dan 1,89 juta wmt selama 2025 (+157% YoY); dan 5) alumina: 45.453 ton pada 4Q25 (+4% QoQ, +3% YoY) dan 180.221 ton selama 2025 (+2% YoY).
- $ERAA: Erajaya Swasembada mencatatkan same store sales growth (SSSG) sebesar +36,4% YoY pada Desember 2025 (vs. November 2025: +41,2% YoY), sehingga SSSG ERAA selama 2025 tumbuh +7,4% YoY (vs. 11M25: +4,5% YoY). Sementara itu, Sinar Eka Selaras ($ERAL) mencatatkan SSSG sebesar +22,3% YoY pada Desember 2025 (vs. November 2025: +22,7% YoY), sehingga SSSG selama 2025 tumbuh +15,9% YoY (vs. 11M25: +15,1% YoY). Kinerja tersebut didukung oleh seasonality akhir tahun dan demand iPhone 17 yang terjaga. Grup Erajaya mengekspektasikan kinerja pada 1Q26 akan didukung oleh efek lowābase serta peningkatan permintaan menjelang Tahun Baru Imlek dan Idul Fitri. Secara konsolidasi, grup Erajaya menambah 68 toko pada Desember 2025, dengan ERAA membuka 51 toko dan ERAL membuka 4 toko. Penambahan tersebut membuat total toko grup Erajaya menjadi 2.333 unit per Desember 2025.
- $BBCA: Direktur Bank Central Asia, Lianawaty Suwono, membeli 300.000 saham BBCA dengan harga rataārata Rp7.025/lembar atau senilai total ~Rp2,1 M pada 28 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikan Lianawaty Suwono di BBCA naik dari 0,0023% menjadi 0,0025%.
- $CUAN: Pengendali Petrindo Jaya Kreasi, Prajogo Pangestu, membeli 7,3 juta saham CUAN dengan harga rataārata ~Rp1.769/lembar atau senilai total Rp12,9 M pada 30 Januari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung Prajogo Pangestu di CUAN naik dari 84,0914% menjadi 84,0979%.
- $DAAZ: Daaz Bara Lestari melalui anak usahanya, Daaz Nexus Energy Limited, menandatangani framework agreement dengan Aneka Tambang ($ANTM), PT Industri Baterai Indonesia, HYD Investment Limited (entitas konsorsium Zhejiang Huayou Cobalt Co. Ltd.), dan EVE Energy Co. Ltd. terkait rencana hilirisasi nikel dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik. Framework agreement ini masih dalam tahap awal dan pelaksanaan selanjutnya bergantung pada pemenuhan ketentuan prasyarat pendahuluan serta perjanjian lainnya. Dalam kabar terpisah, Reuters melaporkan bahwa ANTM, PT Industri Baterai Indonesia, dan konsorsium Zhejiang Huayou Cobalt menandatangani framework agreement untuk proyek ekosistem baterai bernilai US$6 miliar di Halmahera Timur dan Jawa Barat.
- $HRTA: Hartadinata Abadi mengumumkan kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia ($BRIS), di mana BRIS akan membeli emas batangan merek Emasku dengan varian gramasi 1 kg. Nilai transaksi belum diumumkan.
- $TOWR: Sarana Menara Nusantara berencana melaksanakan buyback saham dengan alokasi dana hingga Rp300 M pada periode 2 Februariā1 Mei 2026. Rencana ini tidak memerlukan persetujuan pemegang saham, seiring relaksasi yang diberikan oleh OJK untuk mendukung stabilitas pasar modal.
- $ULTJ: Komisaris Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company, Suhendra Prawirawidjaja, membeli ~9,1 juta saham ULTJ dengan harga rataārata Rp1.441/lembar atau senilai total ~Rp13,1 M pada 28ā29 Januari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan Suhendra Prawirawidjaja di ULTJ naik dari 1,37% menjadi 1,45%.
Top Gainer š„
$AADI | $UNVR | $CMRY | $ICBP |
| +6,25% | +5,45% | +5,39% | +5,35% |
Top Loser š¤
$CUAN | $ENRG | $MBMA | $FILM |
| -15,00% | -15,00% | -15,00% | -15,00% |
āš„ Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahuiā¦

- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan pada Senin (2/2) bahwa pihaknya bersama BEI dan KSEI telah melakukan pertemuan dengan MSCI. Dalam pertemuan tersebut, OJK bersama BEI dan KSEI mengusulkan sejumlah solusi atas kekhawatiran investability yang menjadi concern MSCI, antara lain: 1) menambah rincian klasifikasi investor dari 9 kategori menjadi 27 kategori; 2) mengungkap kepemilikan saham dengan porsi 1% ke atas; dan 3) menaikkan minimum free float dari 7,5% menjadi 15%.
- Kontan melaporkan bahwa Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, ditunjuk menjadi pejabat sementara (Pjs) direktur utama BEI, menggantikan Iman Rachman yang mengundurkan diri pada pekan lalu. Sementara itu, OJK mengumumkan penunjukkan Friderica Widyasari Dewi dan Hasan Fawzi sebagai pejabat pengganti anggota dewan komisioner usai Mahendra Siregar dan Inarno Djajadi mengundurkan diri. Friderica dan Hasan sebelumnya menjabat sebagai kepala eksekutif di OJK.
- Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat, mengatakan pada Sabtu (31/1) bahwa pihaknya akan segera merilis data kepemilikan saham 1% ke atas. Sebagai perbandingan, saat ini data pemegang saham di bawah 5% tidak bisa diakses oleh publik. Perubahan ini masih menunggu peraturan dari OJK.
- Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan pada Minggu (1/2) bahwa kenaikan minimum free float dari 7,5% menjadi 15% akan berlaku segera untuk calon emiten yang akan melantai di bursa, sementara emiten existing akan diberikan waktu transisi. Friderica tidak merinci kapan peraturan ini akan berlaku maupun periode terkait masa transisi.
- Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Gita Mahyarani, mengatakan pada Sabtu (31/1) bahwa para anggota asosiasi melaporkan pemangkasan penetapan produksi batu bara 2026 di kisaran 40ā70%. Angka produksi yang ditetapkan disebut jauh lebih rendah dibandingkan persetujuan RKAB 3 tahunan, usulan RKAB tahunan 2026 yang telah memasuki tahap evaluasi ketiga, serta realisasi produksi 2025. APBI menyebut bahwa proses persetujuan RKAB 2026 saat ini masih berjalan, sehingga meminta agar penetapan angka produksi batu bara 2026 dapat ditinjau kembali dengan mempertimbangkan keseimbangan antara penataan produksi dan keberlanjutan usaha.
- Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan penjualan mobil selama 2026 dapat mencapai 850.000 unit atau lebih tinggi sekitar +5,8% YoY dibandingkan realisasi selama 2025.
- Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, pada Sabtu (31/1) mengeklaim bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mengganti direksi bank himpunan milik negara (Himbara) yang dianggap lebih memihak penyaluran kredit ke pengusaha besar ketimbang perusahaan kecil. Menanggapi hal ini, CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyebut bahwa pihaknya belum melakukan diskusi mengenai pergantian direksi maupun komisaris Himbara.
- Harga minyak Brent turun -6,13% ke kisaran US$66,2/barrel pada perdagangan Senin (2/2), seiring potensi deāeskalasi konflik geopolitik menyusul pernyataan Presiden Donald Trump bahwa Iran sedang dalam perundingan dengan pemerintah AS. Reuters melaporkan bahwa penurunan ini juga dipicu oleh aksi profit taking seiring meredanya risiko geopolitik ASāIran, sementara OPEC+ sepakat mempertahankan produksi minyak pada Maret 2026. OPEC+ sebelumnya juga membekukan rencana kenaikan produksi selama 1Q26 karena konsumsi musiman yang lebih lemah.
- S&P Global mencatat bahwa Purchasing Managersā Index (PMI) manufaktur Indonesia naik ke level 52,6 pada Januari 2026 (vs. Desember 2025: 51,2), menandai ekspansi aktivitas pabrik dalam 6 bulan beruntun. Output tumbuh dalam 3 bulan beruntun dan merupakan yang tercepat kedua dalam 11 bulan terakhir, sementara pesanan baru melanjutkan pertumbuhan dalam 6 bulan beruntun. Tekanan kapasitas meningkat karena tumpukan pesanan naik dalam 3 bulan beruntun, tetapi lapangan kerja sedikit menurun setelah meningkat beruntun dalam 6 bulan sebelumnya. Di sisi biaya, inflasi biaya input tercatat tinggi meski relatif tidak berubah secara bulanan dan masih di bawah rataārata historis. Tingkat confidence bisnis sendiri semakin menguat dan berada pada level tertinggi dalam 10 bulan terakhir, didukung harapan kondisi permintaan yang lebih kuat selama 2026.
- BPS mencatat bahwa inflasi indeks harga konsumen (IHK) di Indonesia mencapai 3,55% YoY pada Januari 2026 (vs. Desember 2025: inflasi 2,92% YoY), tertinggi sejak Mei 2023 dan lebih tinggi dibandingkan target inflasi Bank Indonesia pada 2026 di kisaran 2,5±1%. Secara bulanan, IHK mengalami deflasi 0,15% MoM (vs. Desember 2025: inflasi 0,64% MoM). Adapun inflasi inti mencapai 2,45% YoY (vs. Desember 2025: inflasi 2,38% YoY), tertinggi sejak April 2025. BPS menjelaskan bahwa inflasi tahunan pada Januari 2026 didorong oleh tarif listrik dengan andil 1,49 percentage point, emas perhiasan dengan andil 0,93 percentage point, dan ikan segar dengan andil 0,19 percentage point. Lonjakan pada komponen tarif listrik disebabkan oleh lowābase effect seiring diskon tarif listrik pada awal tahun lalu yang memberikan andil deflasi 1,47 percentage point pada Januari 2025.
- BPS mencatat bahwa surplus neraca perdagangan Indonesia meningkat ke level US$2,51 miliar pada Desember 2025 (vs. Desember 2024: US$2,24 miliar, November 2025: US$2,66 miliar), melampaui ekspektasi konsensus di level US$2,45 miliar. Hasil ini didorong oleh ekspor yang naik +11,64% YoY dan menandai pertumbuhan tercepat sejak Februari 2024 (vs. November 2025: -6,6% YoY), sementara impor naik +10,81% YoY dan menandai pertumbuhan tertinggi sejak April 2025 (vs. November 2025: +0,46% YoY). Secara kumulatif selama 2025, Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar US$41,05 miliar (vs. 2024: US$31,33 miliar), dengan ekspor dan impor masingāmasing meningkat +6,15% YoY dan +2,83% YoY.
- CIO Danantara, Pandu Sjahrir, mengatakan pada Minggu (1/2) bahwa pihaknya akan melanjutkan pembelian saham di pasar modal domestik pada pekan ini. Danantara telah menginstruksikan para asset manager yang mengelola dana Danantara untuk terus berinvestasi di pasar modal Indonesia, di mana pembelian saham difokuskan pada emiten dengan fundamental dan likuiditas yang baik. Sebelumnya, Pandu menjelaskan bahwa Danantara telah memulai langkah investasi di pasar modal domestik sejak akhir 2025.
- Bloomberg melaporkan bahwa aksi penjualan besar di pasar saham Indonesia pada pekan lalu memicu outflow di pasar obligasi Indonesia, seiring investor asing melepas surat utang pemerintah. Bloomberg mencatat bahwa net foreign outflow dari obligasi pemerintah Indonesia pada Rabu (28/1) dan Kamis (29/1) mencapai US$202 juta, menandai outflow terbesar sejak Oktober 2025. Sebelumnya, pasar obligasi Indonesia telah tertekan oleh kekhawatiran kesehatan fiskal dan independensi Bank Indonesia.
- BPS mencatat bahwa kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai ~1,4 juta orang pada Desember 2025 (+14,4% YoY, +17,3% MoM). Hasil ini membuat jumlah kunjungan wisman selama 2025 tumbuh +10,8% YoY menjadi ~15,4 juta orang, sejalan dengan target 2025 dari pemerintah di kisaran 14ā16 juta orang.
š¤ Apa yang Perlu Dilakukan ketika Saham Kita Turun?
āKesabaran dan keras kepala itu terkadang batasnya tipis.ā ā parahitairawan
Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini
Banyak orang merasa harga saham turun berarti kegagalan berinvestasi, padahal penurunan harga sering kali justru menguji ketajaman logika dan disiplin investasi, bukan sekadar soal emosi, menurut Stockbitor parahitairawan. Dalam tulisannya, beliau membahas mengapa menjual saham saat turun bukan keputusan otomatis, serta bagaimana membedakan antara aksi jual yang rasional dan reaksi panik. Beliau menjelaskan bahwa keputusan jual harus didasarkan pada fakta dan perubahan fundamental, seperti kesalahan dalam tesis investasi, memburuknya bisnis yang permanen, harga yang sangat overvalued, peluang lain yang lebih menarik, atau kebutuhan pribadi yang mendesak, bukan sekadar karena rasa takut atau malu saat harga turun. Beliau menekankan pentingnya membebaskan diri dari bias psikologis seperti sunk cost fallacy dan menjaga kejernihan analisis ketika pasar penuh drama. Penasaran seperti apa logika objektifnya? Simak ulasan selengkapnya dalam tulisan berikut ini!
Sekilas tentang parahitairawan
Parahitairawan adalah seorang investor dan juga edukator seputar investasi saham. Beliau telah berkecimpung di pasar modal selama hampir 18 tahun. Selain kerap membagikan edukasi lewat Stockbit Stream, Parahitairawan juga aktif menulis buku. Salah satu karya beliau yang paling terkenal adalah "Street Investing, Pendekatan Gaya Jalanan dalam Melakukan Analisis Fundamental Saham." Tulisan-tulisan Parahitairawan selengkapnya juga bisa kamu baca langsung di sini!
Disclaimer:
Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Sekuritas Digital (āStockbitā), perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Semua konten dalam website ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.
Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masingāmasing nasabah.
Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri @Stockbit.com.
Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihakāpihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihakāpihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.

IHSG
Foreign Flow
Kurs USD/IDR
Gold
Oil
Coal
CPO
Nickel
$AADI
$UNVR
$CMRY
$ICBP
$CUAN
$ENRG
$MBMA
$FILM