🫰Harga Nikel Tembus US$18.500/ton, Tertinggi Dalam 3 Tahun / by Stockbit Snips

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance šŸš€

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
8.945 +0,13%+Rp201,2 miliar16.775 +0,15%4.474 -0,49%
Oil Coal CPO Nickel
60,2 -0,91%107,3 +0,99%4.035 +1,13%18.524 +8,95%

šŸ‘‹ Stockbitor!

Harga nikel di London Metal Exchange (LME) forward 3 bulan sempat melonjak +10,5% secara intraday ke level US$18.785/ton per Selasa (6/1), menandai kenaikan harian terbesar dalam lebih dari tiga tahun. Reli ini melanjutkan kenaikan lebih dari +20% dalam dua pekan terakhir, didorong oleh penyesuain angka produksi bijih nikel Indonesia serta meningkatnya minat investor pada pasar logam domestik China.

Dari sisi pasokan (supply), sentimen utama penguatan harga datang dari rencana pemerintah Indonesia untuk menurunkan produksi nikel guna menyeimbangkan pasokan dan permintaan. Selain itu, pemerintah juga berencana mengenakan denda administratif yang signifikan kepada perusahaan tambang yang melanggar izin kehutanan, sebagaimana diatur dalam Kepmen ESDM No. 391 Tahun 2025 yang ditetapkan pada 1 Desember 2025. Dalam ketentuan tersebut, pelanggaran aktivitas pertambangan nikel dapat dikenakan denda hingga Rp6,5 M/ha, yang berpotensi mempengaruhi keberlanjutan operasional sejumlah perusahaan dan mengganggu volume produksi nasional.

Adapun dari sisi permintaan (demand), Bloomberg melaporkan bahwa pembelian dari China untuk produk NPI (nickel pig iron) lebih aktif dari biasanya. Hal ini diduga disebabkan adanya penimbunan industri (industry stocking) menjelang Tahun Baru Imlek. Selain itu, pola perdagangan mengindikasikan peran kuat investor China dalam pergerakan harga logam termasuk nikel, dengan lonjakan harga dan volume di LME terjadi selama jam perdagangan Asia dan berlanjut pada sesi malam di Shanghai Futures Exchange.

Meski sempat menguat tajam, harga nikel LME forward 3 bulan kemudian terkoreksi -1,4% dari titik tertingginya dan ditutup di level US$18.524/ton per Rabu (7/1) 16.00 WIB. Analis Mysteel Global, Fan Jianyuan, mengatakan bahwa penurunan harga nikel tersebut merupakan aksi ā€˜profit taking’ setelah lonjakan yang ā€œsebagian besar didorong oleh arus masuk modal finansial". Fan juga mengatakan bahwa secara fundamental, pasar nikel masih berada dalam kondisi surplus.

Key Takeaway

Dari ketiga emiten nikel besar di BEI — $INCO, $NCKL, dan $MBMA — MBMA diproyeksikan mencatatkan pertumbuhan laba bersih tertinggi pada periode 2025F-2026F, berdasarkan proyeksi konsensus. Secara berurutan, proyeksi pertumbuhan laba bersih MBMA (+316% YoY) disusul INCO (+106% YoY) dan NCKL (+20% YoY). Secara nominal, laba bersih 2026F diperkirakan sebesar US$144 juta untuk MBMA (2025F: US$35 juta), US$160 juta untuk INCO (2025F: US$77 juta), dan Rp10 T untuk NCKL (2025F: Rp8,3 T).

Secara valuasi, P/E 2026F NCKL (8,9x) merupakan yang paling atraktif, disusul oleh INCO (22,2x) dan MBMA (39,9x).

Perlu dicatat, proyeksi tersebut bersifat dinamis (dapat berubah), seiring dengan perkembangan guidance 2026F volume produksi bijih nikel maupun produk hilir — termasuk NPI, nickel matte, dan MHP — masing–masing emiten serta asumsi harga jual rata–rata produk nikel.

šŸµ UNVR Jual Bisnis Teh 'Sariwangi' Senilai Rp1,5 T

  • $UNVR: Unilever Indonesia telah menandatangani perjanjian pengalihan bisnis pada 6 Januari 2026 dengan pihak pembeli, PT Savoria Kreasi Rasa, sehubungan dengan rencana penjualan bisnis teh merek 'Sariwangi'. Nilai transaksi yang disepakati adalah sebesar Rp1,5 T, dengan penyelesaian transaksi direncanakan pada tanggal 2 Maret 2026. Berdasarkan laporan keuangan 9M25 perseroan, bisnis teh tersebut berkontribusi terhadap aset, pendapatan dan laba bersih keseluruhan masing–masing sebesar 2,5%, 2,7% dan 3,1% sehingga transaksi ini tidak memerlukan persetujuan RUPS.
  • $DEWA: Darma Henwa mengumumkan telah melakukan buyback sebanyak ~790,7 juta saham (1,94%) dengan harga rata–rata Rp544/lembar atau senilai total ~Rp430 M pada 10 Desember 2025 dan 6 Januari 2026. Setelah transaksi ini, sisa alokasi dana buyback adalah sebesar ~Rp520 M. Dalam keterbukaan informasi terpisah, pemegang saham DEWA, PT Andhesti Tungkas Pratama, menjual 400 juta saham DEWA (0,98%) dengan harga rata–rata Rp581/lembar atau senilai ~Rp232,4 M pada 31 Desember 2025. Transaksi ini ditujukan untuk divestasi. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung PT Andhesti Tungkas Pratama di DEWA turun dari 9,35% menjadi 8,37%.
  • $MIDI: Midi Utama Indonesia mencatatkan same store sales growth (SSSG) 4Q25 sebesar -0,39% YoY (vs. 3Q25: -1,36% YoY, 4Q24: +9,13% YoY). Hasil ini membuat SSSG 2025 mencapai +1,48% YoY (vs. realisasi 2024: +9,86% YoY). SSSG 4Q25 sendiri menunjukkan perbaikan secara kuartalan meskipun masih terkontraksi secara tahunan karena efek high base pada tahun sebelumnya. Selain itu, MIDI mencatatkan pembukaan 60 gerai baru pada 4Q25. Hasil ini membuat pembukaan gerai sepanjang 2025 mencapai 152 gerai, sejalan dengan target yang telah direvisi di level 150. Untuk 2026, MIDI menargetkan pembukaan 200 gerai baru serta berencana melakukan ekspansi ke beberapa provinsi baru. Manajemen juga menetapkan target SSSG 2026 di level mid–single digit, sementara pendapatan ditargetkan di level high–single digit hingga low–teens.
  • $ULTJ: Dua anggota direksi Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company, Sabana Prawira Widjaja dan Suhendra Prawira Widjaja, masing–masing membeli 700.000 dan 550.400 saham ULTJ dengan harga rata–rata Rp1.440/lembar pada 30 Desember 2025. Total nilai transaksi masing–masing mencapai ~Rp1 M dan ~Rp793 juta. Setelah transaksi ini, kepemilikan Sabana Prawira Widjaja dan Suhendra Prawira Widjaja di ULTJ masing–masing naik ke 53,16% dan 1,22%.
  • $PNGO: Pinago Utama berencana membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai ~Rp70 M atau Rp90/saham, mengindikasikan dividend yield 2,5% per Rabu (7/1). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 14 Januari 2026, sementara pembayaran pada 27 Januari 2026. Ini merupakan pembayaran dividen interim tahun buku 2025 yang ke–2 dari PNGO, setelah membagikan dividen interim Rp130/saham pada Oktober 2025.
  • $ACES: Aspirasi Hidup Indonesia membuka 27 gerai baru sepanjang 2025, sedikit di atas target 2025 sebesar 25 gerai (vs. realisasi 2024: 20 gerai). Perseroan sendiri berencana merilis target gerai baru dan alokasi capex untuk 2026 setelah merilis laporan keuangan FY25.
  • $BBTN: Bank Tabungan Negara menyatakan komitmennya untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perumahan sebesar Rp10 T pada 2026. Nilai tersebut setara dengan ~28% total target KUR perumahan nasional yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp36 T.

Top Gainer šŸ”„

$KPIG $INCO $ANTM $INDY
+23,53%+12,44%+11,59%+8,51%

Top Loser šŸ¤•

$JPFA $INTP $BRMS $INDF
-6,93%-6,69%-4,28%-3,93%

ā€ŠšŸ”„ Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Presiden AS, Donald Trump, mengatakan pada Selasa (6/1) bahwa Venezuela telah sepakat untuk mengekspor minyak mentah senilai hingga US$2 miliar ke AS. Kesepakatan ini memungkinkan pengalihan pasokan minyak mentah yang sebelumnya ditujukan ke China, sekaligus membantu Venezuela menghindari pemangkasan produksi yang lebih dalam di tengah blokade ekspor. Trump, dalam postingan sosial medianya, mengatakan bahwa AS akan menerima 30–50 juta barel minyak Venezuela yang sebelumnya terkena sanksi dan minyak tersebut akan dijual dengan harga pasar, dengan pengelolaan dana hasil transaksi tersebut akan berada di bawah kendali pemerintah AS dan akan digunakan untuk manfaat rakyat Venezuela dan AS.
  • Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan bahwa pemerintah berencana melaksanakan groundbreaking 18 proyek hilirisasi selama 1Q26 dengan 6 di antaranya akan dilakukan pada Januari 2026. Proyek–proyek tersebut mencakup gasifikasi batu bara menjadi DME guna mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG, pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa), serta sejumlah program di sektor pertanian. Sebelumnya, CEO Danantara, Rosan Roeslani, pada awal Desember 2025 mengungkapkan bahwa proyek hilirisasi yang akan digarap pada awal 2026 antara lain adalah smelter grade alumina refinery, pabrik bioavtur di Cilacap, serta pabrik bioetanol di Banyuwangi. Sementara itu, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto menargetkan realisasi 18 proyek hilirisasi prioritas dengan nilai investasi lebih dari Rp16 T mulai 2026.
  • Presiden Prabowo Subianto, mengatakan pada Rabu (7/1) bahwa pemerintah berencana untuk menambah area penyitaan lahan yang digunakan secara ilegal sebesar 4–5 juta hektare di tahun 2026. Prabowo juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menindak ratusan tambang ilegal dan mengamankan potensi penerimaan negara hingga ratusan triliun rupiah, meski praktik pelanggaran masih ditemukan. Hingga saat ini, pemerintah telah menyita sekitar 4 juta hektare perkebunan sawit, konsesi tambang, dan fasilitas pengolahan. Sebagian aset perkebunan tersebut diserahkan kepada BUMN Agrinas Palma Nusantara untuk dikelola lebih lanjut.
  • BPS mencatat bahwa nilai ekspor batu bara Indonesia selama 11M25 mencapai US$22,17 miliar (-20,3% YoY), dengan volume ekspor turun ke level ~354,64 juta ton (-4% YoY). Secara terpisah, Direktur Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Gita Mahyarani mengungkapkan bahwa permintaan batu bara pada 2026 diperkirakan masih bertahan, namun sejumlah negara akan lebih selektif dalam meningkatkan impor batu bara.
  • Menteri Sekretariat Negara, Prasetyo Hadi, mengumumkan bahwa program makan bergizi gratis (MBG) telah menjangkau 55 juta penerima manfaat per Selasa (6/1), di bawah target. Sebelumnya, pemerintah menargetkan program ini dapat menjangkau 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir 2025. Prasetyo menambahkan bahwa pemerintah mengharapkan target tersebut dapat tercapai pada 2026.

🄷 Cara Membaca Orderbook: Melihat Medan Perang Bandar vs Retail Secara Real–Time

ā€œOrderbook bukan soal siapa yang paling tebal, tapi siapa yang benar–benar 'berani' transaksi.ā€ — RiskiArdita

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Banyak trader melihat orderbook hanya sebagai daftar bid–offer, padahal di sanalah pertarungan psikologi pasar terjadi setiap detik, setidaknya, bagi Stockbitor RiskiArdita. Dalam tulisannya, RiskiArdita membahas cara membaca orderbook dari perspektif bandarmology, mulai dari memahami fake bid dan fake offer, jebakan ā€œtembok tebalā€, hingga bagaimana harga bergerak menuju likuiditas. Beliau juga membahas strategi entry ketika saham running maupun sideways, menurut pengalamannya selama trading di pasar modal. Penasaran seperti apa? Simak ulasan selengkapnya dalam tulisan berikut ini!

Copyright 2025 Stockbit, all rights reserved.

Disclaimer:

Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Sekuritas Digital (ā€œStockbitā€), perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Semua konten dalam website ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri @Stockbit.com.

Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.