šŸ’ø TINS 1Q26: Laba Bersih Lampaui Ekspektasi, Outlook Masih Positif / by Stockbit Snips

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance šŸš€

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
6.972,0 +0,22%+Rp1,9 triliun17.380 +0,16%4.593 -1,11%
Oil Coal CPO Nickel
109,5 +1,21%133,9 -0,07%4.629 +1,29%19.365 -0,53%

šŸ‘‹ Stockbitor!

Timah ($TINS) mencatat laba bersih Rp1,5 T pada 1Q26 (+111% QoQ, +1.184% YoY), jauh melampaui ekspektasi konsensus (60% estimasi FY26F konsensus) dan bahkan setara 595% dari target internal kuartalan manajemen sebesar Rp252 M.

Capaian ini utamanya ditopang oleh ekspansi GPM ke 38,6% (vs. 4Q25: 24,8%; 1Q25: 18,2%), yang mengalir hampir sepenuhnya ke OPM 34,4% (vs. 4Q25: 20,6%) dan NPM 27,5% (vs. 4Q25: 14,4%) — alih-alih dari topline (pendapatan hanya setara 29% FY26F konsensus). Ekspansi GPM didorong oleh COGS yang turun -10% QoQ meski pendapatan naik +11% QoQ, terutama dari penurunan inventory movement ke Rp182 M (vs. 4Q25: Rp547 M) dan penurunan beban penyusutan COGS -40% QoQ ke Rp146 M. Hal ini mengindikasikan kualitas laba yang lebih solid sebab ekspansi margin ditopang dari dua sisi yakni kenaikan ASP serta efisiensi biaya.

Secara operasional, laba usaha 1Q26 mencapai Rp1,88 T (+85% QoQ, +1.172% YoY), ditopang oleh lonjakan ASP logam timah ke US$49.221/MT (+32% QoQ, +51% YoY) dan volume penjualan 6.009 MT (+109% YoY), meski terkoreksi -16% QoQ dari high base 4Q25 sebesar 7.165 MT.

Key Takeaway

Pandangan positif kami pada 4Q25 mulai terealisasi pada 1Q26: tesis kenaikan ASP mengikuti rally LME terbukti, dengan ASP realisasi US$49.221/MT bahkan melampaui rata-rata LME 1Q26 sebesar US$48.679/MT (+34,7% YoY). Volume penjualan 1Q26 sebesar 6.009 MT memang sedikit di bawah base ~7.000 MT yang kami perkirakan pasca-4Q25.

Outlook — Kami melihat ruang akselerasi volume penjualan pada 2Q26 ke level ~7.000–8.000 MT seiring ramp-up KK Singkep 1 yang baru beroperasi pada 1Q26 dan optimalisasi unit operasi lainnya (KIP, PIP, Tambang Darat Kemitraan). Dari sisi harga, rata-rata LME timah diharapkan tetap kuat di kisaran US$45.000–50.000/MT didukung pengetatan pasokan dan momentum spekulatif — meski kenaikan persediaan LME warehouse +60,7% YTD ke 8.700 ton perlu dimonitor sebagai risiko downside harga. Kami juga akan memantau keberlanjutan margin sebagai indikator kualitas laba.

Aset sitaan negara — Potensi one-off gain dari penyerahan aset sitaan negara kepada TINS (sejak Oktober 2025) belum diakui pada 1Q26 karena masih menunggu proses administrasi sesuai ketentuan perundang-undangan, dan berpotensi menjadi upside tambahan pada kuartal mendatang.

šŸ„› CMRY Revisi Naik Guidance 2026, Target Topline +15–20% YoY

  • $CMRY: Cisarua Mountain Dairy dalam earnings call 1Q26 pada Senin (4/5) merevisi naik guidance FY26 sebagai berikut: 1) Pertumbuhan pendapatan: +15–20% YoY (vs. sebelumnya +10–15% YoY) dan 2) Margin laba kotor: 42–44% (vs. sebelumnya 40–44%). Revisi naik guidance pertumbuhan pendapatan didorong oleh kinerja 1Q26 yang solid seiring recovery segmen dairy yang kuat dan pertumbuhan consumer foods yang resilien. Sementara itu, guidance margin menjadi lebih optimis seiring relatif stabilnya harga bahan baku dibandingkan periode konflik Rusia–Ukraina pada 2022. Pertumbuhan pendapatan yang solid juga dinilai dapat mengkompensasi sebagian tekanan dari kenaikan biaya kemasan dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Adapun terkait kebijakan harga jual, manajemen menegaskan bahwa kenaikan ASP akan dilakukan secara strategis, bukan sebagai respons reaktif terhadap volatilitas bahan baku.
  • $ERAA: Erajaya Swasembada mencatat same store sales growth (SSSG) +29,6% YoY pada Maret 2026 (vs. Februari 2026: +13,4% YoY), sehingga SSSG ERAA selama 3M26 tumbuh +27,5% YoY. Sementara itu, Sinar Eka Selaras ($ERAL) mencatat SSSG +17,8% YoY pada Maret 2026 (vs. Februari 2026: +16,4% YoY), sehingga SSSG ERAL selama 3M26 tumbuh +20,1% YoY. Perseroan menyebut bahwa kinerja SSSG 1Q26 ditopang oleh efek low–base dari tahun sebelumnya serta permintaan iPhone 17 yang resilien. Secara konsolidasi, grup Erajaya menambah 27 toko secara net pada Maret 2026, dengan Erajaya Digital membuka 16 toko dan ERAL membuka 8 toko. Ini membuat total toko grup Erajaya menjadi 2.404 unit per Maret 2026.
  • $ICBP: Indofood CBP Sukses Makmur mencatat laba bersih 1Q26 sebesar Rp2,57 T (-3% YoY, +22% QoQ). Realisasi tersebut sedikit di bawah ekspektasi karena 1) setara dengan 26% estimasi 2026F konsensus (vs. 1Q25: 29% realisasi 2025) serta 2) prospek yang lebih menantang di kuartal–kuartal berikutnya. Laba usaha pada 1Q26 masih tumbuh tipis +1% YoY, di mana pertumbuhan pendapatan +8% YoY tergerus oleh penurunan gross margin ke level 34,8% YoY (-140bps YoY). Kenaikan beban pajak penghasilan +6% YoY serta minority interest +18% YoY menjadi faktor pemberat laba bersih. Pertumbuhan pendapatan didorong oleh segmen utama, Mi Instan, yang membukukan kenaikan pendapatan +10% YoY.
  • $SIDO: Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul mencatat laba bersih Rp147 M pada 1Q26 (-37% YoY, -64% QoQ), di bawah ekspektasi karena setara 12% estimasi FY26F konsensus (vs.1Q25: 19% realisasi laba bersih full year). Penurunan tersebut diiringi kontraksi pendapatan yang cukup dalam (-19% YoY) seiring destocking serta penurunan margin laba kotor. Pada earnings call FY25, manajemen menyebut bahwa perseroan melakukan destocking selama ~3–4 bulan, yang akan menyebabkan sell-in terlihat soft di 1Q26, namun sell-out pada Januari–Februari relatif sejalan dengan tahun sebelumnya. Adapun margin laba kotor turun ke 50,5% (vs. 1Q25: 52,3%, 4Q25: 60,6%), tertekan penurunan margin segmen F&B ke 42,7% (vs. 1Q25: 45,8%). Sementara itu, margin laba usaha turun ke 26,7% (vs. 1Q25: 35,0%, 4Q25: 39,1%) seiring peningkatan proporsi A&P terhadap pendapatan ke 7,8% (vs. 1Q25: 6,5%) dan kenaikan beban gaji.
  • $KLBF: Kalbe Farma mencatat laba bersih Rp1,03 T pada 1Q26 (-4% YoY, 0% QoQ), relatif sejalan dengan ekspektasi karena setara 27% estimasi FY26F konsensus. Pendapatan tumbuh +10% YoY, utamanya ditopang segmen Distribution & Logistics (+21% YoY), sementara segmen lainnya bertumbuh single digit. Margin laba kotor turun secara tahunan ke level 38,3% (vs. 1Q25: 41,2%, 4Q25: 37,5%) seiring peningkatan kontribusi segmen dengan margin rendah, serta penurunan margin seluruh segmen. Selain tekanan di level GPM, margin laba usaha turun ke 13,6% (vs. 1Q25: 15,7%, 4Q25: 14,3%) seiring proporsi beban penjualan terhadap pendapatan yang masih tinggi (~19,6%).
  • $AADI: Adaro Andalan Indonesia mencatat laba bersih US$143 juta pada 1Q26 (-17% QoQ, -27% YoY), di bawah ekspektasi karena setara 16% estimasi 2026F konsensus (vs. rata–rata 1Q 2 tahun terakhir: 24% realisasi tahunan). Penurunan laba bersih secara kuartalan utamanya ditekan oleh penurunan pendapatan (-20% QoQ) seiring menyusutnya volume penjualan (-22% QoQ). Selain itu, kenaikan harga jual rata–rata (ASP) terbatas (+2% QoQ) dibandingkan kenaikan harga batu bara acuan (vs. ICI–3: +22% QoQ), seiring penurunan harga ekspor (-1% QoQ) yang menyumbang 74% pendapatan konsolidasi. Adapun margin laba kotor naik +20 bps QoQ meski cash cost per ton naik +7% QoQ, didukung penurunan biaya pembelian batu bara serta penumpukan persediaan.
  • $UNTR: Manajemen United Tractors dalam earnings call pada Kamis (30/4) merevisi turun guidance 2026 untuk seluruh metrik operasional seiring pemangkasan kuota produksi RKAB batu bara dan nikel. Berikut rinciannya: 1) target penjualan Komatsu sebesar 4.000 unit (guidance sebelumnya 4.300–4.500 unit, vs. realisasi 2025: 4.515 unit); 2) volume overburden 900 juta bcm (guidance sebelumnya 1,1 miliar bcm, vs. realisasi 2025: 1,1 miliar bcm); 3) stripping ratio di level 7,1x (vs. realisasi 2025: 7,4x); 4) penjualan batu bara dari PT Tuah Turangga Agung 7,5 juta ton (guidance sebelumnya 15 juta ton, vs. realisasi 2025: 11,6 juta ton); 5) penjualan emas 82 ribu oz (vs. realisasi 2025: 228 ribu oz); dan 6) penjualan nikel sebesar 1,2 juta wmt (guidance sebelumnya 1,5–2 juta wmt, vs. realisasi 2025: 2,1 juta wmt). Manajemen menyampaikan bahwa berdasarkan komunikasi dengan pemerintah dan asosiasi terkait, terdapat potensi relaksasi RKAB batu bara dan nikel melalui pengajuan RKAB kedua mulai Mei atau Juni 2026. Simak poin–poin penting dalam earnings call UNTR di sini.
  • $MEDC: Medco Energi Internasional mencatatkan kenaikan laba bersih menjadi US$68 juta pada 1Q26 (vs. 1Q25: US$18 juta, 4Q25: US$15 juta), relatif sejalan dengan ekspektasi walau hanya mencapai 16% estimasi 2026F konsensus. Kenaikan laba bersih pada 1Q26, utamanya didorong oleh kontribusi share of JV and associates, khususnya dari Amman Mineral Internasional ($AMMN), yang mencatatkan kontribusi laba bersih kepada MEDC sebesar US$34 juta, berbalik dari kontribusi rugi bersih sebesar US$29 juta pada 1Q25. Secara operasional, laba usaha pada 1Q26 turun menjadi US$179 juta (-2% YoY, -13% QoQ), dengan margin laba usaha turun ke level 27% (vs. 1Q25: 32%, 4Q25: 32%). Pendapatan pada 1Q26 naik menjadi US$668 juta (+19% YoY, +5% QoQ), setara 25% estimasi 2026F konsensus, dengan segmen Oil & Gas EP mencatatkan kenaikan pendapatan +11% YoY, didorong oleh pertumbuhan produksi +18% YoY dan kenaikan harga jual migas.
  • $ADRO: Alamtri Resources Indonesia mencatatkan laba bersih sebesar US$128 juta pada 1Q26 (-12% QoQ, +67% YoY), in-line dengan ekspektasi (25% estimasi 2026F konsensus). Hasil ini ditopang oleh kenaikan ASP batu bara metalurgi sebesar +17% YoY ke US$183/ton dan pertumbuhan volume penjualan +15% YoY ke 1,46 juta ton. Laba usaha pada 1Q26 mencapai US$146 juta (+84% YoY, -5% QoQ). Adapun laba bersih pada 1Q26 turut ditopang lonjakan pendapatan dari joint venture sebesar +941% YoY ke US$25 juta, utamanya dari PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) yang mencatatkan PAT US$67,5 juta dengan kontribusi ~US$23 juta ke ADRO (porsi kepemilikan 34%).
  • $ADMR: Alamtri Minerals Indonesia mencatatkan laba bersih US$88 juta pada 1Q26 (+34% YoY, +31% QoQ), relatif sejalan dengan ekspektasi meski hanya mencapai 20% estimasi FY26F konsensus. Hal ini didasarkan oleh faktor seasonality pada 1Q26 di mana volume penjualan cenderung lebih rendah serta ramp–up komersial Aluminium dari KAI pada 2H26 setelah fase commissioning rampung menjadi katalis utama kinerja sisa tahun laba usaha pada 1Q26 turun –5% QoQ ke US$111 juta seiring penurunan volume penjualan (–22% QoQ) akibat faktor seasonality, namun laba bersih tetap melonjak +31% QoQ berkat hilangnya one–off cadangan kerugian kredit ekspektasian (KKE) senilai US$34 juta atas pinjaman kepada PT Persada Sentral Mineral yang seluruhnya dibukukan pada 4Q25. Secara YoY, kinerja ditopang oleh kenaikan harga jual rata–rata (ASP) +17% YoY ke US$183/ton seiring gangguan pasokan metallurgical coal di Australia dengan volume penjualan naik +15% YoY ke 1,46 Mt.
  • $BRMS: Bumi Resources Minerals mencatat laba bersih US$18 juta pada 1Q26 (+45% QoQ, +21% YoY), setara ~18% dari estimasi 2026F konsensus US$98 juta — sejalan ekspektasi mengingat 1Q26 masih dibebani operasi pushback di tambang Citra Palu Minerals (CPM) yang berdampak pada volume penjualan emas. Laba usaha pada 1Q26 mencapai US$29 juta (+22% QoQ, +4% YoY), didukung ekspansi margin laba kotor akibat lonjakan ASP emas +8% QoQ ke US$4.512/oz yang mampu mengompensasi penurunan volume penjualan emas ke 14.790 oz (-4% QoQ, -33% YoY).
  • $BSDE: Bumi Serpong Damai mencatatkan marketing sales sebesar Rp2,95 T pada 4Q25 (+5% YoY, +4% QoQ), setara 25% target 2025. Kontribusi marketing sales terbesar berasal dari segmen ā€˜residensial’ (49%), diikuti ā€˜ruko’ (23%), ā€˜penjualan kavling tanah ke joint venture’ (14%), ā€˜komersial’ (10%), dan ā€˜apartemen’ (4%).

šŸ”Ž Insider Transactions

Source: IDX

Top Gainer šŸ”„

$FILM $AMRT $MAPI $TINS
+23,95%+7,95%+6,58%+6,15%

Top Loser šŸ¤•

$DSSA $GOTO $AADI $TPIA
-5,57%-5,56%-5,39%-4,25%

ā€ŠšŸ”„ Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Presiden Prabowo Subianto mengatakan pada Jumat (1/5) bahwa dirinya telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) yang akan memotong maksimum komisi perusahaan ride–hailing dari 20% menjadi 8%. Presiden Prabowo tidak merinci kapan peraturan baru tersebut akan berlaku. Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan bahwa pengumuman Presiden Prabowo tersebut seiring Danantara telah membeli sebagian saham aplikator ojek online (ojol), meski tidak merincinya lebih lanjut. Sebelumnya, Reuters melaporkan pada November 2025 bahwa Danantara sedang dalam pembicaraan untuk mengambil ā€˜golden share’ dalam entitas gabungan antara GoTo Gojek Tokopedia ($GOTO) dan Grab.
  • Presiden AS, Donald Trump, mengatakan pada Minggu (3/5) bahwa mulai Senin (4/5) AS akan mengupayakan pembebasan kapal yang terjebak di Selat Hormuz sebagai "gestur kemanusiaan" untuk membantu negara yang netral dalam perang AS-Israel dengan Iran. Trump mengatakan AS akan membantu kapal dan awak yang terjebak di Selat Hormuz dengan memandu kapal keluar secara aman agar dapat melanjutkan kegiatan bisnis mereka. AS belum memberikan keterangan terkait negara yang akan dibantu maupun detail operasi, sementara White House dan Pentagon belum memberikan komentar. Trump juga mengatakan bahwa setiap gangguan terhadap operasi AS akan ditangani dengan tegas.
  • S&P Global mencatat bahwa Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia turun ke level 49,1 pada April 2026 (vs. Maret 2026: 50,1), menandai level terendah sejak Juni 2025 sekaligus menjadi kontraksi aktivitas pabrik yang pertama dalam 9 bulan. Lapangan kerja turun dengan laju tercepat dalam 10 bulan terakhir, sementara tumpukan pekerjaan yang belum selesai semakin menurun. Perusahaan sedikit mengurangi aktivitas pembelian, sejalan dengan kebutuhan produksi yang lebih lemah. Sementara itu, keterlambatan pengiriman dan kendala pasokan yang berkelanjutan menyebabkan produsen mengurangi persediaan pra–produksi untuk mempertahankan output. Pesanan baru masih sedikit meningkat, meski sebagian besar didorong oleh pembelian di muka karena klien berupaya untuk melindungi diri dari kenaikan harga lebih lanjut dan gangguan pasokan. Mengenai inflasi, tekanan biaya meningkat, dengan inflasi input mencapai level tertinggi 4 tahun terakhir, mendorong perusahaan untuk menaikkan harga jual dengan laju terkuat sejak Oktober 2013. Terakhir, sentimen bisnis mereda ke level terendah 5 bulan, di tengah kekhawatiran atas ketegangan yang berkepanjangan di Timur Tengah.
  • Presiden Prabowo Subianto mengatakan pada Jumat (1/5) bahwa pemerintah telah memerintahkan himpunan bank milik negara (Himbara) untuk menyalurkan kredit rakyat dengan bunga 5% per tahun. Selain itu, Presiden Prabowo menjanjikan perpanjangan tenor KPR untuk buruh, nelayan, dan petani menjadi 40 tahun. Saat ini, tenor maksimum untuk KPR adalah 30 tahun.
  • BPS mencatat bahwa inflasi indeks harga konsumen (IHK) pada April 2026 mencapai 2,42% YoY (vs. Maret 2026: inflasi 3,48% YoY), sejalan dengan target inflasi Bank Indonesia pada 2026 di kisaran 2,5±1%. Inflasi secara tahunan pada April 2026 didorong oleh kelompok pengeluaran ā€˜makanan, minuman, dan tembakau’ dengan andil 0,9 percentage point. Secara bulanan, inflasi mencapai 0,13% MoM (vs. Maret 2026: inflasi 0,41% MoM). Sementara itu, inflasi inti mencapai 2,44% YoY pada Maret 2026 (vs. Maret 2026: inflasi 2,52% YoY). Inflasi secara bulanan pada April 2026 didorong oleh kelompok pengeluaran ā€˜transportasi’ dengan andil 0,12 percentage point, dengan penyumbang utama antara lain tarif angkutan udara dan bensin.
  • BPS mencatat bahwa surplus neraca perdagangan Indonesia mencapai US$3,32 miliar pada Maret 2026 (vs. Maret 2025: surplus US$4,33 miliar, Februari 2026: surplus US$1,27 miliar). Hasil ini ditopang oleh ekspor yang tercatat US$22,53 miliar, meski turun -3,10% YoY (vs. Februari 2026: +1,01% YoY), sementara impor naik +1,51% YoY menjadi US$19,21 miliar (vs. Februari 2026: +10,85% YoY). Selama 1Q26, surplus neraca perdagangan Indonesia mencapai US$5,55 miliar (vs. 1Q25: surplus US$10,91 miliar), dengan ekspor +0,34% YoY dan impor +10,05% YoY.
  • BPS mencatat bahwa kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai ~1,1 juta orang pada Maret 2026 (+10,5% YoY, -6,2% MoM). Hasil ini membuat kunjungan wisman selama 1Q26 mencapai ~3,4 juta orang (+8,6% YoY), yang merupakan capaian kuartal pertama tertinggi sejak 2020. Realisasi ini setara 19–21% target 2026 dari pemerintah di kisaran 16–17,6 juta orang.
  • Presiden Prabowo Subianto mengatakan pada Minggu (3/5) bahwa pemerintah menargetkan pembangunan minimal 1 juta rumah subsidi pada 2026, meningkat signifikan dibandingkan kuota pembangunan saat ini sebesar 350.000 unit. Prabowo mengatakan bahwa lokasi pembangunan akan difokuskan pada klaster strategis dengan aksesibilitas tinggi ke kawasan industri dan pusat aktivitas ekonomi. Secara terpisah, realisasi penyaluran fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) per 15 April 2026 tercatat sebesar 52.125 unit, setara 15% dari target pemerintah di 350.000 unit.

🤨 Kapan dan Kenapa Harus Cutloss?

ā€œJadi cutloss itu adalah alat buat menjaga supaya lo tetap punya ā€œhak bermainā€ di market. Tanpa itu, maka setiap satu kesalahan bisa menghapus puluhan trade yang benar.ā€ — ariefhidayatst

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Cutloss adalah hal yang harus dapat dilakukan oleh setiap trader jika ingin mengelola risiko dengan baik. Stockbitor ariefhidayatst menjelaskan bagaimana kita dapat menghitung cut loss rate, menggunakan rumus kuantitatif, sekaligus memberikan contoh studi kasus di mana average loss yang lebih dalam dapat dihindari jika kita melakukan cutloss dengan disiplin. Beliau memaparkan bahwa cutloss sangat esensial agar modal awal kita tetap dapat berputar di market. Mengingat sifat market yang non-linear dan bergerak sekehendaknya, kita harus memiliki formula cutloss yang tidak dipengaruhi emosi. Rumus Expected Value yang dibahas dalam tulisan ariefhidayatst membantu kita memahami bahwa semakin dalam average loss atau loss rate kita, maka nilai EV-nya pun akan semakin negatif. Sebesar apa pun win rate kita, jika kita tidak dapat melakukan cutloss saat benar-benar dibutuhkan, maka tanpa sadar, mungkin value investasi kita akan berujung di realized loss. Ingin belajar cara menghitung loss rate dengan benar? Baca selengkapnya di sini!

Sekilas tentang ariefhidayatst

Stockbitor ariefhidatayst aktif posting di stream seputar hal-hal dari pergerakan market sampai analisa teknikal mendalam. Tulisan-tulisan ariefhidayatst cocok untuk investor yang memiliki ketertarikan pada analisa teknikal dan ingin memperhatikan pergerakan market.

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved.

Disclaimer:

Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Karya Indonesia (ā€œStockbitā€), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri @Stockbit.com.

Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.