Bank Jago ($ARTO) mengatakan dalam klarifikasi kepada BEI bahwa perseroan tidak memiliki informasi yang dapat diungkapkan mengenai rumor merger antara ARTO dan BFI Finance Indonesia ($BFIN), maupun mengenai rumor pendekatan dari investor asing atau institusi keuangan tertentu.
ARTO menambahkan bahwa informasi yang berkaitan dengan aktivitas atau keputusan pemegang saham merupakan ranah masing–masing pemegang saham dan berada di luar kewenangan perseroan untuk memberikan tanggapan lebih lanjut.
Sebelumnya, Bloomberg pada pekan lalu melaporkan bahwa sekelompok investor yang dipimpin oleh Jerry Ng tengah mempertimbangkan opsi kepemilikannya di ARTO dan BFIN, termasuk opsi penggabungan kedua perusahaan tersebut.
Dalam laporan tersebut, Bloomberg juga menyebut adanya potensi minat dari sejumlah lembaga keuangan asing yang ingin memperluas bisnis di Indonesia, meski pembahasan disebut masih berada pada tahap awal dan belum menghasilkan keputusan final.
[Sumber: Keterbukaan Informasi]
Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.
Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.
