Darma Henwa ($DEWA) mengatakan bahwa aktivitas eksplorasi anak usaha perseroan, PT Gayo Mineral Resources, di wilayah Upper Tengkareng dan Southeast Tengkareng belum mencatatkan pengeboran baru pada 3Q26 karena kegiatan tersebut tertunda sejak 8 Maret 2026 akibat kendala proses perizinan IUP.
DEWA menjelaskan bahwa angka project–to–date untuk wilayah eksplorasi tersebut tidak berubah dari akhir 2Q26 di level 31.485,75 meter.
Selain kendala perizinan, aktivitas eksplorasi juga terhambat oleh bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Aceh yang mengganggu akses lokasi dan logistik.
Ke depan, perseroan berencana mempercepat perpanjangan IUP Eksplorasi dan proses peningkatan menjadi IUP Operasi Produksi, dengan pelaksanaan pengeboran fase 2B akan dilakukan segera setelah izin diperoleh.
Terkait persiapan audit JORC, DEWA mengatakan telah bekerja sama dengan SRK Consulting (Australasia) Pty. Ltd. untuk audit independen dan penentuan estimasi sumber daya, di mana kunjungan site pertama dilakukan pada September 2026.
[Sumber: Keterbukaan Informasi]
Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.
Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.
