DPR pada Kamis (2/7) mengesahkan rancangan awal asumsi makroekonomi 2027 sebagai berikut:
Pertumbuhan ekonomi: +5,8–6,5% YoY (vs. target APBN 2026: +5,4% YoY)
Defisit APBN: 1,8–2,4% (vs. target APBN 2026: 2,68% YoY)
Inflasi: 1,5–3,5% (vs. target APBN 2026: 2,5%)
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS: 16.800–17.500 (vs. target APBN 2026: 16.500)
Yield SBN tenor 10 tahun: 6,5–7,3% (vs. target APBN 2026: 6,9%)
Harga minyak mentah Indonesia: US$70–95/barrel (vs. target APBN 2026: US$70/barrel)
Lifting minyak: 605–620 ribu barrel per hari (vs. target APBN 2026: 610 ribu barrel per hari)
Lifting gas: 951–990 ribu barrel setara minyak per hari (vs. target APBN 2026: 984 ribu barrel setara minyak per hari)
Rancangan awal ini sejalan dengan kesepakatan antara pemerintah dan DPR pada Juni 2026 [https://stockbit.com/post/32866947].
[Sumber: Bloomberg, CNBC Indonesia]
