Photo by: Stockbit
MAP Aktif Adiperkasa ($MAPA) mencatat laba bersih Rp578 M pada 3Q26 (+16% YoY, +47% QoQ), sehingga laba bersih selama 9M26 mencapai Rp1,4 T (+24% YoY) dan sedikit melampaui ekspektasi karena setara ~77% estimasi 2026F konsensus (vs. rata–rata realisasi 9M pada 3 tahun terakhir: ~74% laba bersih tahunan). Sebagai konteks, kinerja positif tersebut sudah terlihat sejak 1H26 [https://stockbit.com/post/34309302].
Pertumbuhan laba usaha pada 3Q26 (+24% YoY) ditopang oleh: 1) pertumbuhan pendapatan yang solid seiring konsolidasi pendapatan Sports Direct Malaysia; dan 2) margin laba usaha yang meningkat tipis.
Secara kuartalan, kenaikan laba bersih sejalan dengan pola musiman, di mana 3Q merupakan periode puncak penjualan MAPA seiring back–to–school dan HUT RI.
Topline Melonjak seiring Konsolidasi Sports Direct Malaysia
Pertumbuhan topline secara tahunan utamanya ditopang oleh: 1) konsolidasi pendapatan Sports Direct Malaysia, tercermin melalui lonjakan kontribusi Malaysia menjadi Rp654 M (vs. 3Q25: Rp141 M, 2Q26: Rp118 M); serta 2) pertumbuhan pendapatan yang dikontribusikan oleh Indonesia (+12% YoY).
Kontribusi pendapatan dari wilayah Asia Tenggara di luar Indonesia naik menjadi 28% dari total pendapatan pada 3Q26 (vs. 3Q25: 21%), dengan Malaysia kini berkontribusi 10% (vs. 3Q25: 3%) dan menjadi pasar terbesar ke–2 perseroan setelah Indonesia.
Margin Laba Usaha Solid; Pertumbuhan Laba Bersih Tertahan Kenaikan Beban Pajak
Margin laba kotor pada 3Q26 naik +70 bps YoY ke level 46,8% karena pertumbuhan pendapatan (+23% YoY) yang melampaui pertumbuhan beban pokok pendapatan (+21% YoY).
Sementara itu, margin laba usaha pada 3Q26 meningkat tipis sebesar +10 bps YoY ke level 14,2%, seiring rasio SG&A yang naik +60 bps YoY ke 32,6%.
Sebagai catatan, konsolidasi Sports Direct membawa beban amortisasi hak lisensi dan distribusi yang tercatat dalam beban penjualan, serta beban bunga atas diskonto utang akuisisi yang akan terus berjalan ke depan.
Update: Akuisisi Sports Direct Malaysia
MAPA menyelesaikan akuisisi 100% saham Sports Direct Malaysia per 1 Juli 2026 senilai US$148,9 juta atau ~Rp2,4 T, mencatatkan goodwill sementara (provisional goodwill) sebesar Rp498 M dan aset tak berwujud ~Rp1,3 T yang diamortisasi selama 10 tahun, yang tercermin pada kenaikan beban amortisasi dan bunga diskonto yang telah kami bahas.
Seperti yang telah kami bahas di atas, kontribusi terhadap topline pada 3Q26 positif dan berpengaruh signifikan pada posisi Malaysia dibandingkan kuartal–kuartal sebelumnya.
Ditulis oleh Amara Beatrice, Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.
Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.
