Photo by: Stockbit
Mitra Adiperkasa ($MAPI) mencatat laba bersih Rp505 M pada 3Q26 (+16% YoY, -14% QoQ), sehingga laba bersih selama 9M26 mencapai ~Rp1,7 T (+23% YoY) dan sejalan dengan ekspektasi karena setara ~70% estimasi 2026F konsensus (vs. rata–rata realisasi 9M pada 3 tahun terakhir: ~70% laba bersih tahunan).
Laba usaha pada 3Q26 tumbuh solid (+34% YoY), ditopang pertumbuhan pendapatan dan kenaikan margin laba usaha, dengan pendapatan selama 9M26 melampaui ekspektasi karena setara ~77% estimasi 2026F konsensus (vs. rata–rata realisasi 9M pada 3 tahun terakhir: ~71% pendapatan tahunan).
Sementara itu, pertumbuhan laba bersih tertahan sejumlah aspek non–operasional, mencakup kenaikan pada beban keuangan dan effective tax rate.
Topline Tumbuh Solid, Ditopang Segmen ‘Fashion & Digital’ serta Konsolidasi Sports Direct
Seluruh segmen tumbuh secara tahunan pada 3Q26, dengan pertumbuhan pendapatan utamanya ditopang oleh segmen ‘fashion & digital’ (+40% YoY) diikuti segmen ‘active’ melalui MAP Aktif Adiperkasa ($MAPA) sebesar +23% YoY.
Pertumbuhan pada segmen ‘active’ ditopang konsolidasi Sports Direct Malaysia yang telah kami bahas di sini: [https://stockbit.com/post/36983607].
Sebagai catatan, margin EBIT segmen ‘fashion & digital’ juga membaik signifikan ke level 5,4% pada 3Q26 (vs. 3Q25: 2,5%), sementara margin EBIT segmen ‘department stores’ terkompresi ke level 6,7% (vs. 3Q25: 10,3%).
Margin Laba Usaha Membaik, tetapi Laba Bersih Tertahan Beban Lain–Lain & Beban Pajak
Margin laba kotor pada 3Q26 relatif stabil di level 41,4% (-10 bps YoY), seiring pertumbuhan beban pokok pendapatan (+27% YoY) yang sejalan dengan pendapatan.
Meski demikian, laba bersih masih bertumbuh solid seiring margin laba usaha pada 3Q26 yang naik +50 bps YoY ke level 9%, ditopang oleh perbaikan rasio SG&A sebesar -60 bps YoY ke 32,3%.
Laba bersih pada 3Q26 tertahan oleh lonjakan beban lain–lain yang mencapai Rp221 M (vs. 3Q25: Rp134 M, 2Q26: Rp62 M), utamanya karena peningkatan beban keuangan menjadi Rp205 M.
Effective tax rate pada 3Q26 naik signifikan ke ~30,7% (vs. 3Q25: ~24%), meski secara 9M26 kenaikannya relatif lebih moderat menjadi ~24,5% (vs. 9M25: ~22,7%).
Ditulis oleh Amara Beatrice, Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.
Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.
