Moody’s Soroti Peningkatan Risiko Kredit Indonesia seiring Ketidakpastian Kebijakan & Keberlanjutan Fiskal / by Stockbit Investment Research

  • Vice President Sovereign Risk Division Moody’s Ratings, Martin Petch, mengatakan bahwa pihaknya masih menyoroti ketidakpastian kebijakan dan risiko keberlanjutan fiskal di Indonesia, sembari memperingatkan bahwa risiko penurunan kemungkinan akan terus berlanjut.

  • Petch menyebut bahwa meski ada beberapa perkembangan positif, keseimbangan risiko sovereign credit rating Indonesia telah berubah menjadi “sedikit lebih negatif” sejak Moody’s men–downgrade outlook Indonesia menjadi ‘negative’ pada Februari 2026, terutama akibat meningkatnya subsidi energi seiring perang AS–Iran.

  • Petch menjelaskan bahwa salah satu area risiko spesifik yang pihaknya amati adalah kebijakan sentralisasi ekspor via PT Danantara Sumberdaya Indonesia, di mana kurangnya kejelasan seputar mandat perusahaan tersebut menambah kekhawatiran investor atas potensi meningkatnya intervensi negara.

  • Meski pemerintah telah memangkas anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG), Moody’s melihat bahwa basis penerimaan negara yang sempit akan membatasi ruang pemerintah untuk membiayai program–program ambisius seperti itu.

  • Petch pun menilai bahwa pihaknya belum melihat banyak pergerakan pemerintah dalam memperluas basis penerimaan negara, sembari menambahkan bahwa ekspansi beban fiskal yang signifikan tanpa disertai reformasi pendapatan akan menjadi sinyal yang sangat mengkhawatirkan bagi profil kredit Indonesia.

  • Periode 6–12 bulan ke depan akan menjadi periode krusial bagi profil kredit Indonesia, di mana Moody’s akan mengamati kecukupan cadangan devisa, kredibilitas kebijakan, kesehatan BUMN, dan tata kelola di sekitar Danantara.

[Sumber: Bloomberg]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.