PMI Manufaktur Indonesia Turun ke Level 46,9 pada Juni 2026, Kontraksi ke–2 sejak Awal 2026 / by Stockbit

  • S&P Global mencatat bahwa Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia turun ke level 46,9 pada Juni 2026 (vs. Mei 2026: 50, Juni 2025: 46,9), menandai level terendah sejak Juni 2025, sekaligus menandai kontraksi aktivitas pabrik ke–2 sejak awal 2026.

  • Hasil tersebut ditekan oleh output yang menurun pada laju tercepat dalam 14 bulan terakhir, di tengah menguatnya tekanan inflasi.

  • Pesanan baru turun untuk pertama kali dalam 3 bulan terakhir dan pada laju tercepat dalam setahun, di mana para anggota panel mengaitkan penurunan pesanan baru dengan melemahnya daya beli, umumnya karena tekanan harga.

  • Penurunan total pesanan baru diikuti oleh penurunan lanjutan pada pesanan ekspor baru yang paling tajam sejak Agustus 2021.

  • Tren negatif permintaan mendorong perusahaan menurunkan output selama 4 bulan berturut–turut dan paling tajam sejak bulan April 2025, yang mendorong produsen untuk menurunkan jumlah tenaga dengan laju pemutusan hubungan kerja (PHK) pada Juni 2026 merupakan yang paling besar sejak September 2021.

  • Pembelian input turun selama 4 bulan beruntun dan pada laju tercepat sejak Agustus 2021, di mana beberapa perusahaan mencatat bahwa hal ini disebabkan oleh kenaikan harga bahan baku.

  • Tingkat inflasi harga input pada Juni 2026 merupakan yang terbesar sejak September 2013 dan tertinggi kedua dalam sejarah survei PMI manufaktur Indonesia oleh S&P Global, yang mendorong produsen menaikkan harga jual dengan laju tercepat sejak September 2013.

  • Meski demikian, tingkat keyakinan (confidence) produsen membaik dibandingkan Mei 2026 dan mencapai posisi tertinggi dalam 3 bulan terakhir, didorong oleh optimisme bahwa tekanan harga akan berkurang sehingga membantu mendorong penjualan dan output.

[Sumber: S&P Global]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.