Smelter aluminium milik Alamtri Resources Indonesia ($ADRO), PT Kalimantan Aluminium Industry, telah melakukan ekspor aluminium pertamanya, di mana platform perdagangan komoditas Export Genius mencatat bahwa perusahaan tersebut mengirimkan 31.494 ton aluminium primer ke AS dan 3.569 ton ke Korea Selatan pada Juni 2026.
Juru bicara ADRO mengatakan bahwa proyek smelter aluminium tersebut telah menerima minat yang kuat dari calon pelanggan dan perseroan menargetkan penjualan ingot aluminium hingga 350.000 ton selama 2026, mencakup pasar domestik maupun luar negeri.
Ekspor perdana PT Kalimantan Aluminium Industry ini muncul di tengah upaya AS dan Korea Selatan untuk mencari sumber aluminium alternatif
seiringgangguan pengiriman dari pemasok utama di Timur Tengah akibat perang AS–Iran. Kekurangan pasokan tersebut mendorong premi aluminium AS ke rekor tertinggi bulan lalu, menurut laporan Reuters.PT Kalimantan Aluminium Industry sendiri dimiliki ADRO melalui Alamtri Minerals Indonesia ($ADMR).
[Sumber: Reuters]
Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.
Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.
