BYAN

Bloomberg: Pengendali BYAN Sedang Bernegosiasi untuk Jual Kepemilikan Mayoritas by Stockbit Investment Research

  • Bloomberg melaporkan bahwa pengendali Bayan Resources ($BYAN), Low Tuck Kwong, sedang dalam pembicaraan untuk menjual saham mayoritas BYAN kepada konsorsium yang dipimpin oleh Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.

  • Selain Haji Isam, narasumber Bloomberg mengatakan bahwa pihak lain juga telah menyatakan minatnya untuk mengakuisisi saham mayoritas BYAN, meski tidak merincinya lebih lanjut.

  • Narasumber Bloomberg mengatakan bahwa pembicaraan masih berlangsung dan tidak ada jaminan kesepakatan akan tercapai, sembari menambahkan bahwa harga transaksi tersebut kemungkinan akan ditetapkan lebih rendah dari harga pasar saat ini mengingat terbatasnya free float saham BYAN yang beredar di publik.

  • Laporan Bloomberg muncul berselang sekitar 1 pekan setelah Haji Isam dirumorkan berencana mengakuisisi ~62% saham BYAN.

  • Dalam klarifikasi kepada BEI pada pekan lalu, BYAN mengatakan bahwa perseroan tidak mengetahui adanya rencana transaksi akuisisi tersebut, tetapi menyebut bahwa pengendali perseroan telah menyampaikan bahwa mereka dapat saja mempertimbangkan berbagai kesempatan dan peluang untuk memaksimalkan investasi mereka di perseroan. [https://stockbit.com/post/34939083].

[Sumber: Bloomberg] 


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

BYAN Tak Tahu Rencana Akuisisi oleh Haji Isam, tapi Pengendali Buka Peluang ‘Memaksimalkan Investasi’ by Stockbit Investment Research

  • Bayan Resources ($BYAN) mengatakan dalam klarifikasi kepada BEI bahwa perseroan tidak mengetahui adanya rencana transaksi akuisisi ~62% saham perseroan oleh Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam atau pihak afiliasinya.

  • Namun, BYAN menjelaskan bahwa pengendali perseroan telah menyampaikan kepada perseroan bahwa mereka dapat saja mempertimbangkan berbagai kesempatan dan peluang untuk memaksimalkan investasi mereka di perseroan.

  • Pernyataan BYAN muncul setelah harga sahamnya naik +20% pada Selasa (18/8), di mana CNBC Indonesia melaporkan kenaikan harga saham tersebut didorong oleh rumor bahwa Haji Isam berencana mengakuisisi sekitar 62% saham BYAN [https://stockbit.com/post/34909014].

[Sumber: Keterbukaan Informasi]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.