Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk ($EMMI)
Bergerak di bidang perdagangan besar alat laboratorium, alat farmasi, dan alat kedokteran untuk manusia, dengan pengalaman lebih dari 25 tahun.
Perseroan berfokus pada peralatan ruang sakit kritikal (OR, ICU, IGD), seperti mesin anestesi, monitor pasien, instrumen bedah, dan infusion pump.
Pemegang beberapa merek global medtech eksklusif seperti Air Liquide Healthcare dan Medicon.
Telah melayani lebih dari 200 rumah sakit dan institusi kesehatan di Indonesia.
Fasilitas Pabrik Produksi Alat Kesehatan
Perseroan memiliki 2 fasilitas pabrik produksi alat kesehatan, yaitu Pabrik Solo dan Pabrik Cikupa.
Pabrik Solo berlokasi di Karanganyar, Jawa Tengah, dengan luas fasilitas 200 m². Pabrik ini sudah berizin CPAKB (cara pembuatan alat kesehatan yang baik) dan memproduksi merek Esatech. Pabrik ini telah beroperasi sejak 2020.
Pabrik Cikupa berlokasi di Tangerang, Banten, dengan luas fasilitas yang jauh lebih besar yaitu 3.000 m². Sama seperti Pabrik Solo, pabrik ini juga sudah berizin CPAKB dan memproduksi beberapa merek sekaligus, yaitu Bowa, Simeon, Medec, Kronen, dan Wego Sutures. Pabrik ini selesai dibangun pada 2024, dengan tahap finishing dilakukan pada 2025.
Penjualan Berdasarkan Segmen Pelanggan (FY25)
Sepanjang FY25, penjualan $EMMI didominasi oleh segmen pemerintah sebesar 96%, dengan kontribusi non-pemerintah hanya 4%. Secara nominal, penjualan dari segmen pemerintah mencapai Rp436,9 miliar, sementara segmen non-pemerintah sebesar Rp17,7 miliar, sehingga total penjualan FY25 mencapai Rp454,6 miliar.
Kenaikan kinerja pendapatan ini turut didukung oleh sejumlah tender yang dimenangkan perusahaan, dengan success rate tender di atas 80% selama 5 tahun terakhir. Beberapa proyek dengan kontribusi terbesar pada FY24-FY25 di antaranya proyek IsDB–RS Vertikal 3 in 1 Onkologi (2024) senilai Rp392,2 miliar, IsDB–RS Wahidin Sudirohusodo (2024) senilai Rp239,2 miliar, World Bank–SOPHI (2025) senilai Rp101,7 miliar, dan 2 tender IsDB pada 2025 dengan total nilai Rp47,4 miliar. IsDB (Islamic Development Program) sendiri merupakan program soft loan kepada pemerintah melalui Kementerian Kesehatan untuk pengadaan alat-alat kesehatan.
Penjamin Pelaksana Emisi (Underwriter)
IPO $EMMI dijamin oleh PT BRI Danareksa Sekuritas & PT INA Sekuritas Indonesia. Berikut performa harga tiga saham IPO terakhir yang dijamin oleh underwriter BRI Danareksa, dihitung sejak hari listing masing-masing saham.
Saham DGWG yang listing pada 13 Januari 2025 mencatat kenaikan 24% di hari pertama, 24% dalam sepekan, 75% dalam sebulan, 85% dalam enam bulan, dan 66% dalam setahun. Saham BOAT yang listing pada 12 November 2024 naik 35% di hari pertama, 54% dalam sepekan, 158% dalam sebulan, 11% dalam enam bulan, dan 32% dalam setahun. Sementara saham UNTD yang listing pada 7 Februari 2024 justru tercatat negatif di seluruh periode, yaitu -3% di hari pertama, -27% dalam sepekan, -24% dalam sebulan, -50% dalam enam bulan, dan -64% dalam setahun.
Sebagai catatan, PT INA Sekuritas Indonesia tidak tercatat sebagai underwriter IPO saham dalam 5 tahun terakhir.
Kinerja Keuangan $EMMI (YoY)
Dari sisi pendapatan, $EMMI mencatatkan pertumbuhan yang konsisten dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, pendapatan tercatat Rp173 miliar, lalu melonjak 123% menjadi Rp384,9 miliar pada 2024, dan kembali naik 18% menjadi Rp454,6 miliar pada 2025.
Pola pertumbuhan yang lebih signifikan terlihat pada laba bersih. Setelah mencatat Rp0,9 miliar pada 2023, laba bersih melonjak tajam 1.072% menjadi Rp11 miliar pada 2024, sebelum naik kembali 210% menjadi Rp34,1 miliar pada 2025. Lonjakan laba bersih pada 2024 didorong oleh perolehan tender.
Valuasi $EMMI
Berdasarkan laporan keuangan FY25, potensi market cap $EMMI pasca-IPO diperkirakan berada di kisaran Rp777 miliar hingga Rp898 miliar.
Dari sisi rasio valuasi, $EMMI diperdagangkan pada Price to Earnings (P/E) di kisaran 22,8x–26,3x, dan Price to Book Value (P/BV) di kisaran 2,1x–2,2x. Perhitungan book value pada rasio P/BV ini sudah memperhitungkan kas hasil IPO.
Rencana dan Jadwal IPO $EMMI
Esa Medika Mandiri menawarkan sebanyak 522,9 juta saham, setara 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga penawaran berada di kisaran Rp446–Rp515 per saham, dengan potensi pendanaan yang dihimpun sebesar Rp233 miliar hingga Rp269 miliar.
Berdasarkan prospektus awal, jadwal sementara IPO $EMMI adalah sebagai berikut:
Penawaran Awal: 22–24 Juni 2026
Penawaran Umum: 2–6 Juli 2026
Tanggal Pencatatan: 8 Juli 2026.
Rencana Alokasi Dana Hasil IPO
Dengan asumsi dana yang diperoleh sekitar Rp251 miliar (berada di tengah rentang Rp233 miliar–Rp269 miliar), porsi terbesar dari dana IPO, yaitu sekitar 68,7%, akan digunakan sebagai modal kerja.
Sisanya, sekitar 19,9% atau setara Rp50 miliar berdasarkan prospektus, akan digunakan untuk pelunasan sebagian pokok pinjaman bank (Bank Ina Perdana). Sementara sekitar 11,8% sisanya akan dialokasikan untuk belanja modal pembangunan gedung pabrik Cikupa.
FAQ Seputar IPO $EMMI
Apa itu $EMMI?
$EMMI adalah kode saham untuk PT Esa Medika Mandiri Tbk, distributor dan produsen alat kesehatan dengan fokus peralatan ruang sakit kritikal, yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia.
Berapa harga penawaran saham IPO $EMMI?
Harga penawaran berada di kisaran Rp446 hingga Rp515 per saham.
Berapa potensi dana yang dihimpun dari IPO $EMMI?
Potensi pendanaan yang dihimpun berkisar Rp233 miliar hingga Rp269 miliar.
Kapan saham $EMMI mulai tercatat di BEI?
Berdasarkan jadwal sementara, saham $EMMI dijadwalkan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2026.
Berapa valuasi P/E dan P/BV $EMMI?
Berdasarkan laporan keuangan FY25, P/E berada di kisaran 22,8x–26,3x dan P/BV di kisaran 2,1x–2,2x.
Siapa underwriter IPO $EMMI?
IPO ini dijamin oleh PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT INA Sekuritas Indonesia.
Cara Pesan Saham IPO $EMMI
Investor bisa memesan saham IPO $EMMI lewat fitur e-IPO Stockbit, gratis tanpa fee tambahan. Berikut keunggulan e-IPO Stockbit untuk memesan saham IPO $EMMI:
Tanpa registrasi ulang: cukup pakai akun Stockbit untuk langsung memesan saham perdana tanpa daftar di portal e-IPO resmi.
Ringkasan emiten (Unboxing IPO): menampilkan valuasi, kinerja keuangan, dan rekam jejak underwriter tanpa harus membaca prospektus asli.
Bebas fee tambahan: seluruh proses pemesanan e-IPO gratis tanpa biaya admin.
Notifikasi otomatis: reminder saat penawaran umum dimulai untuk konfirmasi pesanan dan saat penjatahan (allotment) saham selesai.
Informasi ARA/ARB: batas harga Auto Rejection Atas (ARA) dan Auto Rejection Bawah (ARB) tersedia pada orderbook.
[Sumber: Prospektus IPO $EMMI]
Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.
Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.
Pesan saham IPO $EMMI lewat fitur e-IPO Stockbit gratis, tanpa fee tambahan.
