IPO

Unboxing IPO $BACH: Distributor Genset & Jasa Infrastruktur Telekomunikasi, Afiliasi Grup Djarum by Stockbit

Profil PT Bach Multi Global Tbk ($BACH)

  • Perseroan bergerak di 2 segmen bisnis utama, yaitu 1) penjualan dan penyewaan genset; serta 2) jasa konstruksi dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi.

  • Berdiri sejak 2006, perseroan merupakan distributor tunggal genset bermerek Himoinsa di Indonesia sejak 2008, dan mulai merambah segmen jasa konstruksi infrastruktur telekomunikasi sejak 2010.

  • Terafiliasi dengan Grup Djarum, dengan Martin Basuki Hartono dan Victor Rachmat Hartono sebagai ultimate beneficial owner (UBO) $BACH.

  • Grup Djarum memiliki porsi saham di $BACH melalui PT Global Telekomunikasi Prima (GTP), yang merupakan entitas usaha Sarana Menara Nusantara ($TOWR).

Perjanjian Opsi oleh GTP

GTP telah menandatangani perjanjian opsi untuk membeli ~1 miliar saham $BACH milik PT Bach Multi Sukses Investama (BMSI), paling lambat 5 hari kerja setelah tanggal pencatatan $BACH. Jika hak opsi tersebut dilaksanakan, kepemilikan GTP di $BACH akan meningkat dari 25,48% menjadi 51% pasca-IPO, sehingga GTP akan menjadi pemegang saham pengendali baru $BACH menggantikan BMSI yang porsinya akan turun dari 52,28% menjadi 26,77%. Sementara itu, porsi kepemilikan perorangan (7,17%) dan masyarakat (15,06%) tidak berubah. Harga pelaksanaan opsi akan diumumkan setelah masa penawaran awal.

Kontribusi Segmen Pendapatan (FY25)

Pada FY25, segmen Penjualan Genset menjadi penyumbang pendapatan terbesar $BACH dengan kontribusi 49,3% atau senilai Rp853,7 miliar, tumbuh +93% YoY. Disusul oleh segmen Jasa Konstruksi & Pemeliharaan Infrastruktur Telekomunikasi dengan kontribusi 43,6% senilai Rp755 miliar, meski turun -4% YoY.

Sementara itu, segmen Penyewaan Genset menyumbang 7,2% dari total pendapatan atau setara Rp124,2 miliar, dengan pertumbuhan eksplosif sebesar +1.240% YoY. Secara keseluruhan, total pendapatan $BACH pada FY25 mencapai Rp1.732,9 miliar, tumbuh +40% YoY.

Pelanggan dengan Kontribusi >10% dari Total Pendapatan FY25

Pada FY25, terdapat dua pelanggan dengan kontribusi pendapatan di atas 10% terhadap total pendapatan $BACH. PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) menyumbang pendapatan sebesar Rp248,3 miliar atau setara 14%, diikuti oleh PT Solusi Tunas Pratama (STP) dengan kontribusi Rp246,8 miliar atau setara 14%. Kedua pelanggan tersebut merupakan entitas usaha dari Sarana Menara Nusantara ($TOWR), yang juga merupakan afiliasi Grup Djarum.

Penjamin Pelaksana Emisi (Underwriter)

IPO $BACH dijamin oleh PT Erdikha Elit Sekuritas (AO). Berikut performa harga 5 saham IPO terakhir yang dijamin oleh underwriter yang sama, dihitung sejak hari listing masing-masing saham.

Saham $PART yang listing pada 5 Juli 2024 mencatat kenaikan 25% di hari pertama, 22% dalam sepekan, dan 56% dalam sebulan, sebelum terkoreksi -11% dalam enam bulan dan kembali naik 14% dalam setahun. Saham $MEJA yang listing pada 12 Februari 2024 naik 10% di hari pertama, 6% dalam sepekan, 69% dalam sebulan, 89% dalam enam bulan, dan melonjak 290% dalam setahun.

Sementara itu, saham $TOSK yang listing pada 7 Februari 2024 hanya menguat 4% di hari pertama sebelum terkoreksi cukup dalam, yaitu -23% dalam sepekan, -10% dalam sebulan, dan -60% baik dalam enam bulan maupun setahun. Pola serupa terjadi pada saham $SMLE yang listing pada 10 Januari 2024, dengan kenaikan 35% di hari pertama dan 6% dalam sepekan, sebelum terkoreksi -34% dalam sebulan, -61% dalam enam bulan, dan -35% dalam setahun. Adapun saham $RGAS yang listing pada 8 November 2023 naik 4% di hari pertama, sebelum terus terkoreksi -13% dalam sepekan, -16% dalam sebulan, dan -22% baik dalam enam bulan maupun setahun.

Kinerja Keuangan $BACH (YoY)

Dari sisi pendapatan, $BACH mencatatkan pertumbuhan yang konsisten dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, pendapatan tercatat Rp1.004,2 miliar, lalu naik +24% menjadi Rp1.240,8 miliar pada 2024, dan kembali melonjak +40% menjadi Rp1.732,9 miliar pada 2025.

Tren pertumbuhan yang lebih agresif terlihat pada laba bersih. Setelah mencatat Rp34,3 miliar pada 2023, laba bersih melonjak +130% menjadi Rp78,7 miliar pada 2024, dan kembali naik +98% menjadi Rp155,5 miliar pada 2025.

Valuasi $BACH

Berdasarkan laporan keuangan FY25, potensi market cap $BACH pasca-IPO diperkirakan berada di kisaran Rp1,6 triliun hingga Rp2 triliun.

Dari sisi rasio valuasi, $BACH diperdagangkan pada Price to Earnings (P/E) di kisaran 10,5x–13,1x, dan Price to Book Value (P/BV) di kisaran 2,1x–2,4x. Perhitungan book value pada rasio P/BV ini sudah memperhitungkan kas hasil IPO.

Rencana dan Jadwal IPO $BACH

Bach Multi Global menawarkan sebanyak 615 juta lembar saham, setara 15,06% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga penawaran berada di kisaran Rp400–Rp500 per saham, dengan potensi pendanaan yang dihimpun sebesar Rp246 miliar hingga Rp307,5 miliar. IPO $BACH juga tercatat sebagai saham syariah.

Berdasarkan prospektus awal, jadwal sementara IPO $BACH adalah sebagai berikut:

  • Penawaran Awal: 22–24 Juni 2026

  • Penawaran Umum: 1–3 Juli 2026

  • Tanggal Pencatatan: 7 Juli 2026

Rencana Alokasi Dana Hasil IPO

Dana hasil IPO $BACH akan dialokasikan untuk dua keperluan utama. Sekitar Rp213,5 miliar akan digunakan sebagai modal kerja perseroan, sementara sisanya sekitar Rp91 miliar akan digunakan untuk pelunasan sebagian utang.

FAQ Seputar IPO $BACH

  • Apa itu $BACH?

    $BACH adalah kode saham untuk PT Bach Multi Global Tbk, distributor tunggal genset bermerek Himoinsa di Indonesia sekaligus penyedia jasa konstruksi dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi, yang berafiliasi dengan Grup Djarum dan akan melantai di Bursa Efek Indonesia.

  • Berapa harga penawaran saham IPO $BACH?

    Harga penawaran berada di kisaran Rp400 hingga Rp500 per saham.

  • Berapa potensi dana yang dihimpun dari IPO $BACH?

    Potensi pendanaan yang dihimpun berkisar Rp246 miliar hingga Rp307,5 miliar.

  • Kapan saham $BACH mulai tercatat di BEI?

    Berdasarkan jadwal sementara, saham $BACH dijadwalkan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 7 Juli 2026.

  • Berapa valuasi P/E dan P/BV $BACH?

    Berdasarkan laporan keuangan FY25, P/E berada di kisaran 10,5x–13,1x dan P/BV di kisaran 2,1x–2,4x.

  • Siapa underwriter IPO $BACH?

    IPO ini dijamin oleh PT Erdikha Elit Sekuritas (AO).

  • Apakah saham $BACH termasuk saham syariah?

    Ya, saham $BACH tercatat sebagai saham syariah.

Cara Pesan Saham IPO $BACH

Investor bisa memesan saham IPO $BACH lewat fitur e-IPO Stockbit, gratis tanpa fee tambahan. Berikut keunggulan e-IPO Stockbit untuk memesan saham IPO $BACH:

  • Tanpa registrasi ulang: cukup pakai akun Stockbit untuk langsung memesan saham perdana tanpa daftar di portal e-IPO resmi.

  • Ringkasan emiten (Unboxing IPO): menampilkan valuasi, kinerja keuangan, dan rekam jejak underwriter tanpa harus membaca prospektus asli.

  • Bebas fee tambahan: seluruh proses pemesanan e-IPO gratis tanpa biaya admin.

  • Notifikasi otomatis: reminder saat penawaran umum dimulai untuk konfirmasi pesanan dan saat penjatahan (allotment) saham selesai.

  • Informasi ARA/ARB: batas harga Auto Rejection Atas (ARA) dan Auto Rejection Bawah (ARB) tersedia pada orderbook.


[Sumber: Prospektus IPO $BACH]

Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.

Pesan saham IPO $BACH lewat fitur e-IPO Stockbit gratis, tanpa fee tambahan.

Unboxing IPO $EMMI: Distributor & Produsen Alat Kesehatan by Stockbit

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk ($EMMI)

  • Bergerak di bidang perdagangan besar alat laboratorium, alat farmasi, dan alat kedokteran untuk manusia, dengan pengalaman lebih dari 25 tahun.

  • Perseroan berfokus pada peralatan ruang sakit kritikal (OR, ICU, IGD), seperti mesin anestesi, monitor pasien, instrumen bedah, dan infusion pump.

  • Pemegang beberapa merek global medtech eksklusif seperti Air Liquide Healthcare dan Medicon.

  • Telah melayani lebih dari 200 rumah sakit dan institusi kesehatan di Indonesia.

Fasilitas Pabrik Produksi Alat Kesehatan

Perseroan memiliki 2 fasilitas pabrik produksi alat kesehatan, yaitu Pabrik Solo dan Pabrik Cikupa.

Pabrik Solo berlokasi di Karanganyar, Jawa Tengah, dengan luas fasilitas 200 m². Pabrik ini sudah berizin CPAKB (cara pembuatan alat kesehatan yang baik) dan memproduksi merek Esatech. Pabrik ini telah beroperasi sejak 2020.

Pabrik Cikupa berlokasi di Tangerang, Banten, dengan luas fasilitas yang jauh lebih besar yaitu 3.000 m². Sama seperti Pabrik Solo, pabrik ini juga sudah berizin CPAKB dan memproduksi beberapa merek sekaligus, yaitu Bowa, Simeon, Medec, Kronen, dan Wego Sutures. Pabrik ini selesai dibangun pada 2024, dengan tahap finishing dilakukan pada 2025.

Penjualan Berdasarkan Segmen Pelanggan (FY25)

Sepanjang FY25, penjualan $EMMI didominasi oleh segmen pemerintah sebesar 96%, dengan kontribusi non-pemerintah hanya 4%. Secara nominal, penjualan dari segmen pemerintah mencapai Rp436,9 miliar, sementara segmen non-pemerintah sebesar Rp17,7 miliar, sehingga total penjualan FY25 mencapai Rp454,6 miliar.

Kenaikan kinerja pendapatan ini turut didukung oleh sejumlah tender yang dimenangkan perusahaan, dengan success rate tender di atas 80% selama 5 tahun terakhir. Beberapa proyek dengan kontribusi terbesar pada FY24-FY25 di antaranya proyek IsDB–RS Vertikal 3 in 1 Onkologi (2024) senilai Rp392,2 miliar, IsDB–RS Wahidin Sudirohusodo (2024) senilai Rp239,2 miliar, World Bank–SOPHI (2025) senilai Rp101,7 miliar, dan 2 tender IsDB pada 2025 dengan total nilai Rp47,4 miliar. IsDB (Islamic Development Program) sendiri merupakan program soft loan kepada pemerintah melalui Kementerian Kesehatan untuk pengadaan alat-alat kesehatan.

Penjamin Pelaksana Emisi (Underwriter)

IPO $EMMI dijamin oleh PT BRI Danareksa Sekuritas & PT INA Sekuritas Indonesia. Berikut performa harga tiga saham IPO terakhir yang dijamin oleh underwriter BRI Danareksa, dihitung sejak hari listing masing-masing saham.

Saham DGWG yang listing pada 13 Januari 2025 mencatat kenaikan 24% di hari pertama, 24% dalam sepekan, 75% dalam sebulan, 85% dalam enam bulan, dan 66% dalam setahun. Saham BOAT yang listing pada 12 November 2024 naik 35% di hari pertama, 54% dalam sepekan, 158% dalam sebulan, 11% dalam enam bulan, dan 32% dalam setahun. Sementara saham UNTD yang listing pada 7 Februari 2024 justru tercatat negatif di seluruh periode, yaitu -3% di hari pertama, -27% dalam sepekan, -24% dalam sebulan, -50% dalam enam bulan, dan -64% dalam setahun.

Sebagai catatan, PT INA Sekuritas Indonesia tidak tercatat sebagai underwriter IPO saham dalam 5 tahun terakhir.

Kinerja Keuangan $EMMI (YoY)

Dari sisi pendapatan, $EMMI mencatatkan pertumbuhan yang konsisten dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, pendapatan tercatat Rp173 miliar, lalu melonjak 123% menjadi Rp384,9 miliar pada 2024, dan kembali naik 18% menjadi Rp454,6 miliar pada 2025.

Pola pertumbuhan yang lebih signifikan terlihat pada laba bersih. Setelah mencatat Rp0,9 miliar pada 2023, laba bersih melonjak tajam 1.072% menjadi Rp11 miliar pada 2024, sebelum naik kembali 210% menjadi Rp34,1 miliar pada 2025. Lonjakan laba bersih pada 2024 didorong oleh perolehan tender.

Valuasi $EMMI

Berdasarkan laporan keuangan FY25, potensi market cap $EMMI pasca-IPO diperkirakan berada di kisaran Rp777 miliar hingga Rp898 miliar.

Dari sisi rasio valuasi, $EMMI diperdagangkan pada Price to Earnings (P/E) di kisaran 22,8x–26,3x, dan Price to Book Value (P/BV) di kisaran 2,1x–2,2x. Perhitungan book value pada rasio P/BV ini sudah memperhitungkan kas hasil IPO.

Rencana dan Jadwal IPO $EMMI

Esa Medika Mandiri menawarkan sebanyak 522,9 juta saham, setara 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga penawaran berada di kisaran Rp446–Rp515 per saham, dengan potensi pendanaan yang dihimpun sebesar Rp233 miliar hingga Rp269 miliar.

Berdasarkan prospektus awal, jadwal sementara IPO $EMMI adalah sebagai berikut:

  • Penawaran Awal: 22–24 Juni 2026

  • Penawaran Umum: 2–6 Juli 2026

  • Tanggal Pencatatan: 8 Juli 2026.

Rencana Alokasi Dana Hasil IPO

Dengan asumsi dana yang diperoleh sekitar Rp251 miliar (berada di tengah rentang Rp233 miliar–Rp269 miliar), porsi terbesar dari dana IPO, yaitu sekitar 68,7%, akan digunakan sebagai modal kerja.

Sisanya, sekitar 19,9% atau setara Rp50 miliar berdasarkan prospektus, akan digunakan untuk pelunasan sebagian pokok pinjaman bank (Bank Ina Perdana). Sementara sekitar 11,8% sisanya akan dialokasikan untuk belanja modal pembangunan gedung pabrik Cikupa.

FAQ Seputar IPO $EMMI

  • Apa itu $EMMI?

    $EMMI adalah kode saham untuk PT Esa Medika Mandiri Tbk, distributor dan produsen alat kesehatan dengan fokus peralatan ruang sakit kritikal, yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia.

  • Berapa harga penawaran saham IPO $EMMI?

    Harga penawaran berada di kisaran Rp446 hingga Rp515 per saham.

  • Berapa potensi dana yang dihimpun dari IPO $EMMI?

    Potensi pendanaan yang dihimpun berkisar Rp233 miliar hingga Rp269 miliar.

  • Kapan saham $EMMI mulai tercatat di BEI?

    Berdasarkan jadwal sementara, saham $EMMI dijadwalkan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2026.

  • Berapa valuasi P/E dan P/BV $EMMI?

    Berdasarkan laporan keuangan FY25, P/E berada di kisaran 22,8x–26,3x dan P/BV di kisaran 2,1x–2,2x.

  • Siapa underwriter IPO $EMMI?

    IPO ini dijamin oleh PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT INA Sekuritas Indonesia.

Cara Pesan Saham IPO $EMMI

Investor bisa memesan saham IPO $EMMI lewat fitur e-IPO Stockbit, gratis tanpa fee tambahan. Berikut keunggulan e-IPO Stockbit untuk memesan saham IPO $EMMI:

  • Tanpa registrasi ulang: cukup pakai akun Stockbit untuk langsung memesan saham perdana tanpa daftar di portal e-IPO resmi.

  • Ringkasan emiten (Unboxing IPO): menampilkan valuasi, kinerja keuangan, dan rekam jejak underwriter tanpa harus membaca prospektus asli.

  • Bebas fee tambahan: seluruh proses pemesanan e-IPO gratis tanpa biaya admin.

  • Notifikasi otomatis: reminder saat penawaran umum dimulai untuk konfirmasi pesanan dan saat penjatahan (allotment) saham selesai.

  • Informasi ARA/ARB: batas harga Auto Rejection Atas (ARA) dan Auto Rejection Bawah (ARB) tersedia pada orderbook.


[Sumber: Prospektus IPO $EMMI]

Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.

Pesan saham IPO $EMMI lewat fitur e-IPO Stockbit gratis, tanpa fee tambahan.

Unboxing IPO $PRDL: Entitas Asosiasi $PRDA, Produsen Alat Kesehatan Merek Proline by Stockbit

Profil PT Prodia Diagnostic Line Tbk ($PRDL)

  • Produsen alat kesehatan in vitro diagnostic (IVD) yang berdiri sejak 2010 dan merupakan entitas asosiasi Prodia Widyahusada ($PRDA).

  • Perseroan memproduksi dan merakit alat kesehatan dengan merek sendiri (Proline), merek distributor, dan merek prinsipal.

  • Memiliki sekitar 1.083 SKU aktif dengan segmen produk mencakup hematologi, kimia klinik, imunologi & biomolekular, dan instrumen.

  • Perseroan melayani sekitar 7.294 fasilitas kesehatan di Indonesia.

Kapasitas Produksi Pabrik Cikarang

Perseroan memiliki pabrik di Cikarang dengan kapasitas produksi yang mencakup empat kategori produk utama, yaitu Kimia Klinik, Hematologi, Immunologi & Biomolekular, serta Instrumen.

Pada kategori produk Kimia Klinik (dalam satuan liter), kapasitas produksi PRDL pada 2025 tercatat sebesar 268.800 liter, naik 81% secara tahunan (YoY), sementara tingkat produksinya mencapai 16.580 liter atau tumbuh 91% YoY. Untuk produk Hematologi (dalam satuan liter), kapasitas produksi melonjak menjadi 1.848.000 liter dengan pertumbuhan 148% YoY, sedangkan tingkat produksinya sebesar 61.536 liter atau naik signifikan 364% YoY.

Selanjutnya, pada kategori Immunologi & Biomolekular (dalam satuan test), kapasitas produksi PRDL berada di angka 50.400.000 test dengan tingkat produksi sebesar 2.700 test yang turun 15% YoY. Terakhir, untuk produk Instrumen (dalam satuan unit), kapasitas produksi tercatat 1.440 unit dengan tingkat produksi mencapai 778 unit atau tumbuh 323% YoY.

Komposisi Pelanggan dan Sumber Pendapatan

Selama 2025, sebanyak 88% pendapatan $PRDL berasal dari pihak ketiga dan sepenuhnya ditujukan untuk pasar domestik. Dari seluruh pelanggan tersebut, terdapat beberapa pelanggan dengan kontribusi total pendapatan di atas 10%. Kontribusi terbesar berasal dari PT Rajawali Nusindo sebesar 33% atau senilai Rp24,5 miliar, disusul PT Visi Trading Distribusi dengan kontribusi 11% senilai Rp8,2 miliar, serta PT Sumbermitra Agungjaya dengan kontribusi 10% senilai Rp7,7 miliar. Selain itu, PT Innovasi Diagnostika turut menyumbang 7% dari total pendapatan atau setara Rp5,3 miliar.

Penjamin Pelaksana Emisi (Underwriter)

IPO $PRDL dijamin oleh PT Sucor Sekuritas. Berikut performa tiga saham IPO terakhir yang dijamin oleh underwriter yang sama, dihitung sejak hari listing masing-masing saham.

Saham SUPA yang listing pada 17 Desember 2025 mencatat kenaikan 24% pada hari pertama (1D), 46% dalam sepekan (1W), dan 78% dalam sebulan (1M), lalu terkoreksi 4% dalam enam bulan (6M). Saham RATU yang listing pada 8 Januari 2025 naik 25% pada hari pertama, 277% dalam sepekan, 572% dalam sebulan, 522% dalam enam bulan, dan 772% dalam setahun (1Y). Saham CYBR yang listing pada 8 Agustus 2023 naik 35% pada hari pertama, 130% dalam sepekan, 66% dalam sebulan, 120% dalam enam bulan, dan 200% dalam setahun.

Kinerja Keuangan $PRDL (YoY)

Kinerja keuangan $PRDL ditampilkan dalam satuan miliar rupiah.

Dari sisi pendapatan, $PRDL mencatatkan Rp111,8 miliar pada 2023, lalu turun 48% YoY menjadi Rp58,7 miliar pada 2024, dan kembali naik 27% YoY menjadi Rp74,4 miliar pada 2025. Pada laba bersih, $PRDL mencatatkan Rp35,8 miliar pada 2023, lalu turun 72% YoY menjadi Rp10 miliar pada 2024, dan kembali naik 70% YoY menjadi Rp17 miliar pada 2025. Penurunan kinerja pada 2023 ke 2024 terjadi karena adanya high-base effect seiring adanya project one-off pemeriksaan kesehatan profil lipid dari Kementerian Kesehatan pada 2023.

Valuasi $PRDL

Berdasarkan laporan keuangan FY25, potensi market cap PRDL pasca-IPO diperkirakan berada di kisaran Rp174 miliar hingga Rp209 miliar. Dari sisi rasio valuasi, PRDL diperdagangkan pada Price to Earnings (P/E) di kisaran 10,3x hingga 12,3x dan Price to Book Value (P/BV) di kisaran 1,3x hingga 1,4x, dengan catatan perhitungan book value sudah memperhitungkan cash dari IPO.

Rencana dan Jadwal IPO $PRDL

Prodia Diagnostic Line menawarkan sebanyak 522,9 juta saham, setara 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga penawaran di kisaran Rp100 hingga Rp120 per saham. Lewat penawaran ini, potensi pendanaan yang dihimpun berkisar Rp52,3 miliar hingga Rp62,7 miliar.

Berdasarkan prospektus awal, masa penawaran awal dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 23 Juni 2026, diikuti penawaran umum pada 1 hingga 7 Juli 2026, dan tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia diperkirakan pada 9 Juli 2026. Jadwal tersebut merupakan perkiraan masa pelaksanaan berdasarkan prospektus awal.

Rencana Alokasi Dana Hasil IPO

Dengan asumsi dana yang diperoleh sekitar Rp57 miliar (berada di dalam range Rp52,3 miliar hingga Rp62,7 miliar), porsi terbesar dari dana IPO, yaitu sekitar 62,6% atau setara Rp35,7 miliar berdasarkan prospektus, akan digunakan untuk pelunasan pokok fasilitas kredit bank. Selanjutnya, sekitar 28,9% dana akan dialokasikan untuk belanja modal yang meliputi mesin dan peralatan kalibrasi, kendaraan, software, relayout area produksi, serta penambahan air handling unit (AHU) laboratorium biomolekuler. Sementara itu, sisanya sekitar 8,5% akan digunakan sebagai modal kerja.

FAQ Seputar IPO $PRDL

  • Apa itu $PRDL?

    $PRDL adalah kode saham untuk PT Prodia Diagnostic Line Tbk, produsen alat kesehatan In Vitro Diagnostic (IVD) dengan merek Proline, yang merupakan anak usaha Prodia Widyahusada ($PRDA) dan akan melantai di Bursa Efek Indonesia.

  • Berapa harga penawaran saham IPO $PRDL?

    Harga penawaran berada di kisaran Rp100 hingga Rp120 per saham.

  • Berapa potensi dana yang dihimpun dari IPO $PRDL?

    Potensi pendanaan yang dihimpun berkisar Rp52,3 miliar hingga Rp62,7 miliar.

  • Kapan saham $PRDL mulai tercatat di BEI?

    Berdasarkan jadwal sementara, saham $PRDL dijadwalkan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 9 Juli 2026.

  • Berapa valuasi P/E dan P/BV $PRDL?

    Berdasarkan laporan keuangan FY25, P/E berada di kisaran 10,3x–12,3x dan P/BV di kisaran 1,3x–1,4x.

  • Siapa underwriter IPO $PRDL?

    IPO ini dijamin oleh PT Sucor Sekuritas.

Cara Pesan Saham IPO $PRDL

Investor bisa memesan saham IPO $PRDL lewat fitur e-IPO Stockbit, gratis tanpa fee tambahan. Berikut keunggulan e-IPO Stockbit untuk memesan saham IPO $PRDL:

  • Tanpa registrasi ulang: cukup pakai akun Stockbit untuk langsung memesan saham perdana tanpa daftar di portal e-IPO resmi.

  • Ringkasan emiten (Unboxing IPO): menampilkan valuasi, kinerja keuangan, dan rekam jejak underwriter tanpa harus membaca prospektus asli.

  • Bebas fee tambahan: seluruh proses pemesanan e-IPO gratis tanpa biaya admin.

  • Notifikasi otomatis: reminder saat penawaran umum dimulai untuk konfirmasi pesanan dan saat penjatahan (allotment) saham selesai.

  • Informasi ARA/ARB: batas harga Auto Rejection Atas (ARA) dan Auto Rejection Bawah (ARB) tersedia pada orderbook.


[Sumber: Prospektus IPO $PRDL]

Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.

Pesan saham IPO $PRDL lewat fitur e-IPO Stockbit gratis, tanpa fee tambahan.

Unboxing IPO $JELI: Produsen Jelly Merek Inaco by Stockbit

Profil PT Niramas Utama Tbk (JELI)

  • Merupakan perusahaan makanan dan minuman penutup (dessert) dengan merek Indonesia Nata de Coco (INACO) yang sudah berdiri dari tahun 1990. 

  • Segmen produk meliputi Nata de Coco, Aloe vera, Mini Jelly, dan lain-lain.

  • Memiliki 4 fasilitas produksi dengan kapasitas terpasang 5,2 miliar unit (pcs) per tahun:

    • Mini Jelly: 4.991 juta pcs terpasang per tahun

    • Pudding: 52,2 juta pcs terpasang per tahun

    • Nata de Coco: 126,7 juta pcs terpasang per tahun

    • Snack: 37,6 juta pcs terpasang per tahun

    • Aloevera: 14,3 juta pcs terpasang per tahun

Komposisi Penjualan Berdasarkan Wilayah (FY25)

Sepanjang FY25, penjualan Niramas Utama masih didominasi pasar lokal sebesar 98%, dengan kontribusi ekspor hanya 2%. Secara nominal, penjualan lokal mencapai Rp737,3 miliar, sementara penjualan ekspor sebesar Rp15,7 miliar.

Market Share per Segmen Produk

Berdasarkan data yang disajikan, posisi market share Niramas Utama di masing-masing kategori produk adalah sebagai berikut:

  • Jelly: 49,57%

  • Nata de Coco: 19,87%

  • Pudding: 16,01%

Penjamin Pelaksana Emisi (Underwriter)

IPO $JELI dijamin oleh PT Sucor Sekuritas. Berikut performa harga tiga saham IPO terakhir yang dijamin oleh underwriter yang sama, dihitung sejak hari listing masing-masing saham.

Saham SUPA yang listing pada 17 Desember 2025 mencatat kenaikan 24% di hari pertama, 46% dalam sepekan, dan 78% dalam sebulan, sebelum terkoreksi -23% dalam enam bulan. Saham RATU yang listing pada 8 Januari 2025 mencatat performa yang jauh lebih kuat, naik 25% di hari pertama, melonjak 277% dalam sepekan, 572% dalam sebulan, 522% dalam enam bulan, dan 772% dalam setahun. Sementara saham CYBR yang listing pada 8 Agustus 2023 naik 35% di hari pertama, 130% dalam sepekan, 66% dalam sebulan, 120% dalam enam bulan, dan 200% dalam setahun.

Kinerja Keuangan Niramas Utama (YoY)

Dari sisi pendapatan, Niramas Utama mencatatkan tren penurunan tiga tahun terakhir, dari Rp838,9 miliar (2023) menjadi Rp788,4 miliar (2024, turun 6,0%), lalu menjadi Rp753,1 miliar (2025, turun 4,5%).

Sebaliknya, laba bersih perusahaan justru melonjak signifikan dalam periode yang sama, dari Rp2,4 miliar (2023) menjadi Rp12,9 miliar (2024, naik 439%), lalu mencapai Rp39,0 miliar pada 2025 (naik 234%). Catatan: angka laba bersih ini belum memperhitungkan efek penyesuaian proforma.

Valuasi $JELI

Berdasarkan laporan keuangan FY25, potensi market cap Niramas Utama pasca-IPO diperkirakan berada di kisaran Rp1,2 triliun hingga Rp1,5 triliun.

Dari sisi rasio valuasi, $JELI diperdagangkan pada:

  • Price to Earnings (P/E): 31,1x – 38,7x

  • Price to Book Value (P/BV): 2,6x – 2,8x (perhitungan book value sudah memperhitungkan kas hasil IPO)

Rencana dan Jadwal IPO $JELI

Niramas Utama menawarkan sebanyak 350 juta saham, setara 25,93% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga penawaran berada di kisaran Rp900–Rp1.120 per saham, dengan potensi pendanaan yang dihimpun sebesar Rp315 miliar–Rp392 miliar.

Jadwal sementara IPO $JELI (berdasarkan prospektus awal):

  • Penawaran Awal: 15–22 Juni 2026

  • Penawaran Umum: 1–3 Juli 2026

  • Tanggal Pencatatan di BEI: 7 Juli 2026

Rencana Alokasi Dana Hasil IPO

Dana yang terhimpun dari IPO direncanakan dialokasikan untuk:

  • 51,04% — Penyertaan modal ke anak usaha untuk belanja modal terkait peningkatan kapasitas produksi gummy candy dan produk jelly

  • 19,97% — Modal kerja, sekitar Rp78 miliar

  • 18,36% — Belanja modal untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan gudang dan mempercepat proses logistik

  • 10,63% — Pembayaran sebagian utang jangka pendek

FAQ Seputar IPO $JELI

  • Apa itu $JELI?
    $JELI adalah kode saham PT Niramas Utama Tbk, produsen produk dessert dengan merek dagang Inaco, yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia.

  • Berapa harga penawaran saham IPO $JELI?
    Harga penawaran berada di kisaran Rp900 hingga Rp1.120 per saham.

  • Berapa potensi dana yang dihimpun dari IPO $JELI?
    Potensi pendanaan yang dihimpun berkisar Rp315 miliar hingga Rp392 miliar.

  • Kapan saham $JELI mulai tercatat di BEI?
    Berdasarkan jadwal sementara, saham $JELI dijadwalkan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 7 Juli 2026.

  • Berapa valuasi P/E dan P/BV $JELI?
    Berdasarkan laporan keuangan FY25, P/E berada di kisaran 31,1x–38,7x dan P/BV di kisaran 2,6x–2,8x.

  • Siapa underwriter IPO $JELI?
    IPO ini dijamin oleh PT Sucor Sekuritas.

Cara Pesan Saham IPO $JELI

Investor bisa memesan saham IPO $JELI lewat fitur e-IPO Stockbit, gratis tanpa fee tambahan. Berikut keunggulan e-IPO Stockbit untuk memesan saham IPO $JELI:

  • Tanpa registrasi ulang: cukup pakai akun Stockbit untuk langsung memesan saham perdana tanpa daftar di portal e-IPO resmi.

  • Ringkasan emiten (Unboxing IPO): menampilkan valuasi, kinerja keuangan, dan rekam jejak underwriter tanpa harus membaca prospektus asli.

  • Bebas fee tambahan: seluruh proses pemesanan e-IPO gratis tanpa biaya admin.

  • Notifikasi otomatis: reminder saat penawaran umum dimulai untuk konfirmasi pesanan dan saat penjatahan (allotment) saham selesai.

  • Informasi ARA/ARB: batas harga Auto Rejection Atas (ARA) dan Auto Rejection Bawah (ARB) tersedia pada orderbook.


[Sumber: Prospektus IPO $JELI]

Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.

Pesan saham IPO $JELI lewat fitur e-IPO Stockbit gratis, tanpa fee tambahan.

Unboxing IPO $WBSA: Jasa Logistik Langganan Grup Sinarmas by Marketing Team

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA)

  • Perusahaan logistik multimoda yang berdiri sejak 2021 dan berkantor pusat di Jakarta Timur. 

  • Perseroan melayani berbagai kebutuhan logistik melalui 3 lini bisnis, yaitu: transportasi darat, freight forwarding, serta pergudangan & penyimpanan 

  • Per 9M25, perusahaan memiliki jaringan di 9 jaringan operasional dari Surabaya hingga Pekanbaru.

  • Komoditas yang diangkut meliputi CPO, pulp & paper, serta produk dari sektor agrikultur, manufaktur, dan FMCG.

Pesan saham IPO $WBSA
Lewat fitur e-IPO Stockbit
Gratis, tanpa fee tambahan