Kapan Saham GOTO IPO? Siap-siap 15 Maret 2022 / by Guest User

Saat ini angka pencarian informasi kapan saham GoTo IPO cukup tinggi. Pasalnya Goto hasil duet unicron anak bangsa antara GoJek dan Tokopedia sangat menyita perhatian dengan kabar listing yang muncul sejak tahun lalu. Dengan potensi pertumbuhan perusahaan Goto yang ada, banyak investor retail ingin ikut memiliki sahamnya.

Adapun cara satu-satunya menjadi pemilik sahamnya adalah melalui tahapan IPO yang akan dilakukan oleh GoTo. Pemesanan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk sudah dapat dilakukan. Adapun jadwal penawaran awal berlangsung mulai 15 Maret 2022 - 24 Maret 2022.

Yuk baca lagi sekilas tentang Gojek, Tokopedia dan GoTo untuk membantu kamu dalam memutuskan saham GoTo IPO, plih buy atau bye? 

Sekilas Tentang Gojek

Masyarakat Indonesia sudah familiar dengan aplikasi ojek online, terutama Gojek. Perusahaan yang didirikan pada tahun 2010 ini didirikan oleh Nadiem Makarim bersama rekannya. Kala itu karena sistemnya masih sederhana dan hanya memiliki driver sekitar 20 orang saja, maka pemesanan pun masih menggunakan call center (24 jam). 

Hingga pada tahun 2014, aplikasi Gojek pun diperkenalkan agar driver dan penumpang lebih mudah melakukan transaksi. Dari situlah muncul banyak dukungan dan tawaran investasi dengan nominal besar yang diterima oleh perusahaan Gojek.

Pada Januari 2015, Gojek Indonesia meluncurkan aplikasi yang dapat diinstal di smartphone para pengguna dan driver. Gebrakan Gojek ini ternyata disambut positif oleh masyarakat luas karena disamping dapat memesan ojek online jauh lebih mudah, pelanggan juga dimanjakan dengan tarif yang murah meriah. 

Melalui aplikasi ini Gojek menjadi lebih dikenal oleh masyarakat luas sehingga Gojek terus berkembang dan memiliki fitur-fitur layanan yang tak hanya dapat memesan ojek online saja, namun juga ada fitur Go-Car, Go-Box, Go-Food, dan lain sebagainya.

Perkembangan Gojek diiringi dengan banjir tawaran dari investor yang berbondong-bondong ingin menginvestasikan dananya. Beberapa di antaranya adalah perusahaan kelas dunia seperti Google, Facebook, PayPal, Visa dan Tencent serta perusahaan asal Indonesia seperti Telkomsel, Djarum Group, Astra Internasional, NSI Venture (Northstar), dan lain sebagainya.

Tak hanya itu, di masa perkembangannya pun Gojek berhasil mengakuisisi beberapa perusahaan dengan cara membeli sahamnya. Perusahaan tersebut adalah Kartuku, Midtrans, Mapan, LOKET, C42 Engineering and Codelgnition, Pianta, dan PonselPay merupakan beberapa nama yang berhasil diakuisisi oleh Gojek.

Seiring dengan perkembangan teknologi, perusahaan melakukan kolaborasi dengan perusahaan sejenis atau penunjang guna menjaga popularitas sebuah brand teknologi. Selain itu bertujuan agar dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas untuk menggunakan produk atau jasa tersebut. Demikian pula yang dilakukan oleh Gojek dan Tokopedia, yang mengadakan promo bersama untuk bisa menggaet minat masyarakat dalam menggunakan kedua aplikasi tersebut.

Sekilas Tentang Tokopedia

Tokopedia sendiri merupakan salah satu perusahaan besar di Indonesia yang berhasil mendulang kesuksesan sebagai salah satu marketplace terbesar di Indonesia. 

Namun dibalik kesuksesan yang saat ini diraih, ternyata tersimpan cerita pahit dan lika-liku yang harus dihadapi untuk menjadikan Tokopedia seperti sekarang ini. Bahkan salah satu pendirinya, William Tanuwijaya pun sempat menjadi perbincangan dan diremehkan karena tak memiliki bekal dalam berbisnis namun yakin untuk mempertahankan Tokopedia.

Tokopedia hadir berangkat dari keinginan sang pendirinya untuk mempersempit jurang pemisah dan ketimpangan antara kota besar dan kota kecil dalam biaya distribusi. Sehingga hadirlah sebuah marketplace yang menyediakan produk dengan biaya kirim terjangkau.

Tokopedia sendiri diluncurkan pada tahun 2009 dan memiliki misi “Pemerataan Ekonomi Secara Digital”. Dalam hal ini, Tokopedia terus mengembangkan visinya dengan selalu melakukan inovasi dan kerjasama untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik.

Tak hanya itu, sejak diluncurkannya aplikasi Tokopedia, banyak seller yang berminat untuk bergabung dan mengiklankan produknya pada platform ini. Hal ini dikarenakan kemudahan-kemudahan yang dihadirkan oleh Tokopedia mampu menjaga relasi seller dengan customer itu sendiri.

Tokopedia juga memiliki keunggulan lainnya, di antaranya yakni semua seller dapat memasangkan atau mengiklankan dan berjualan produknya secara gratis tanpa dipungut biaya apapun. Jadi seller dapat memasarkan produk-produknya hingga ke seluruh wilayah Indonesia tanpa perlu membayar.

Selain itu, hingga saat ini sudah kurang lebih terdapat 13 mitra logistik yang dapat dipilih penjual untuk toko mereka. Pembeli juga dapat memilih sendiri mitra logistik dari daftar yang disediakan penjual untuk proses pengiriman. Fitur-fitur pendukung yang dimiliki Tokopedia menjadikan platform ini banyak dijadikan incaran para seller dan pembeli.

Gojek dan Tokopedia Merger menjadi GOTO

Seringnya melakukan kolaborasi antara Gojek dan Tokopedia menimbulkan desas-desus adanya merger antara kedua perusahaan tersebut. Namun pada akhirnya hal tersebut tak lagi sekedar desas-desus belaka. Kedua perusahaan tersebut akhirnya menjawab dan membenarkan perihal kabar tersebut. Mereka pun mengumumkan bahwa Gojek dan Tokopedia secara resmi merger menjadi group GoTo pada 17 Mei 2021 silam.

Dengan mergernya dua perusahaan besar ini maka ini menjadi salah satu kolaborasi terbesar antar dua perusahaan internet dan layanan media di Asia hingga saat ini. Kabarnya, kedua perusahaan ini akan saling melengkapi berbagai layanan kepada konsumen, mulai dari e-commerce, pengiriman barang dan makanan, transportasi, hingga keuangan.

Meskipun telah resmi merger, Gojek dan Tokopedia akan tetap beroperasi sebagai entitas yang berdiri sendiri di dalam ekosistem group GoTo. Tak hanya sampai disitu, William juga mengatakan bahwa group GoTo nantinya akan memiliki misi menciptakan dampak sosial berskala besar termasuk memberi kesempatan yang setara bagi pelaku UMKM.

Kapan Saham GoTo IPO?

Initial Public Offering (IPO) GoTo merupakan IPO yang ditunggu-tunggu oleh para investor. Pasalnya ada kabar beredar bahwa apabila IPO GoTo ini berjalan mulus dan berhasil maka bukan tidak mungkin perusahaan unicorn lainnya akan mengikuti jejak Goto untuk menjadi perusahaan public.

Rencana melantainya perusahaan teknologi hasil merger tersebut ke bursa telah menyita banyak perhatian dari pelaku pasar modal dan pelaku usaha perusahaan start up. Bahkan beberapa prediksi beredar, IPO GoTo akan menjadi tolak ukur keberhasilan bagi perusahaan teknologi yang akan masuk ke pasar modal. 

Kapan saham GoTo IPO? Pada tanggal 15 Maret 2022, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk resmi melakukan penawaran saham perdananya.

Dengan kisaran harga book building Rp 316 - Rp 346 dengan 52 miliar lembar saham, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dapat meraih dana dari IPO ini sebanyak-banyaknya Rp 17,99 T.

Sekarang Saham IPO Goto Bisa dipesan di Stockbit!

Apakah kamu tertarik untuk memiliki saham GoTo yang sedang IPO ini? 

Pemesanan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dapat dilakukan pada aplikasi Stockbit yang telah memiliki fitur e-IPO. Tanpa perlu dokumen fisik dan tanpa melakukan pemesanan pada platform lain (e-IPO milik pemerintah). Stockbit akan memproses pemesanan saham IPO kamu hingga selesai dan kamu cukup memantaunya saja melalui aplikasi.

Bagi yang belum memiliki akun dapat segera melakukan registrasi terlebih dahulu yang hanya membutuhkan 24 jam / 1 hari kerja.

Selanjutnya untuk pemesanan saham GoTo di aplikasi Stockbit dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  1. Pilih sidemenu pada kiri atas aplikasi (garis tiga)

  2. Pilih menu e-IPO

  3. Pilih emiten GoTo

  4. Masukkan jumlah lot yang diinginkan dan harga per lembar

  5. Klik tombol Konfirmasi

  6. Pemesanan selesai

Pesan saham GoTo di Stockbit

Proses pemesanan saham IPO GoTo ini hanya membutuhkan waktu kurang dari 5 menit saja. Selanjutnya, tinggal pantau pesanan yang sudah kamu buat di melalui aplikasi.

Pemesanan saham GoTo akan langsung diproses oleh Stockbit dengan mengikuti proses tahapan IPO. Kapan saham GoTo IPO? Sekarang! Saat ini kamu memiliki kesempatan untuk memiliki sahamnya.