Teman-teman sudah tahu belum? Kalau ada aturan terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang perusahaan yang ingin melakukan buyback saham loh! Aturan terbaru dari OJK ini berlaku dengan mempertimbangkan bahwa pada awal tahun 2020 terjadi tekanan dan perlambatan perekonomian global, maupun regional dan nasional yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19 serta turunnya harga minyak dunia.
Sebelumnya, oleh karena peraturan tersebut memiliki dampak bagi investor saham seperti teman-teman sekalian, ada baiknya kita bahas dulu mengenai apa itu Buyback saham. Buyback saham (Pembelian kembali saham) adalah aksi korporasi di mana perusahaan membeli kembali sahamnya sendiri dari pasar.
Read More
Dividen adalah pembagian sebagian atau seluruh keuntungan atau laba perusahaan kepada pemegang saham. Dividen dapat diberikan dalam bentuk uang tunai atau saham tambahan, dan besarnya dividen yang dibayarkan perusahaan tergantung pada kebijakan dan kinerja keuangan perusahaan. Dividen biasanya dibagikan secara berkala, misalnya setiap triwulan atau setiap tahun, dan diumumkan melalui pengumuman resmi perusahaan.
Perlu diingat juga bahwa tidak semua perusahaan publik membagikan dividen. Pembagian dividen tergantung pada kebijakan perusahaan, kondisi keuangan perusahaan, serta kebutuhan dana untuk pengembangan bisnis di masa depan. Sehingga, perlu dipahami bahwa dividen bersifat tidak wajib mengingat sangat bergantung pada kebijakan perusahaan. mau dikasih penjelasan gak kalau dividen ini sifatnya tidak wajib dan sukarela dari pihak perusahaan
Read More
Resesi global membuat sebagian besar saham mengalami penurunan. Akan tetapi ada beberapa sektor saham yang dampaknya lebih minimal. Ini bukan berarti sektor tersebut tidak mengalami penurunan, namun penurunannya boleh dikatakan hanya sementara waktu, mengingat secara fundamental sektornya tetap dibutuhkan dalam segala kondisi. Sektor yang dibutuhkan ini sering disebut sebagai sektor saham defensif
Sektor saham defensif adalah kelompok saham-saham yang cenderung memiliki kinerja yang stabil dan tahan terhadap fluktuasi pasar. Saham-saham defensif biasanya berasal dari sektor yang melibatkan produk atau layanan yang dibutuhkan oleh konsumen pada saat-saat baik atau buruk dalam siklus ekonomi.
Read More