šŸ’° Harga Emas Tembus US$5.000/Oz, ATH / by Stockbit Snips

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance šŸš€

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
8.975 +0,27%+Rp422,2 miliar16.780 -0,25%5.089 +2,19%
Oil Coal CPO Nickel
65,0 -0,08%111,4 -0,93%4.235 +1,44%18.756 +4,22%

šŸ‘‹ Stockbitor!

Harga emas di pasar spot sempat naik sekitar +2,5% ke level all–time high di kisaran ~US$5.111/oz pada perdagangan intraday hari Senin (26/1), sebelum melandai ke level US$5.080/oz. Sejak awal tahun, harga emas telah naik lebih dari +17% YTD, utamanya didorong oleh debasement trade seiring investor menjauhi mata uang dan obligasi pemerintah AS.

Penguatan harga emas didorong kekhawatiran investor terhadap kebijakan kontroversial Presiden Donald Trump belakangan ini, termasuk ancaman terhadap independensi The Fed, wacana pencaplokan Greenland, dan intervensi militer di Venezuela. Terbaru, Trump mengatakan pada pekan lalu bahwa AS memiliki ā€˜armada’ yang menuju ke Iran, seraya mengulangi peringatannya kepada pemerintah Iran agar tidak membunuh para demonstran atau memulai kembali program nuklir. Selain itu, Trump pada Sabtu (24/1) mengatakan bahwa dirinya akan mengenakan tarif 100% pada Kanada jika Kanada melanjutkan kesepakatan perdagangan dengan China.

Saat ini, investor menanti keputusan Trump terkait pemilihan calon ketua The Fed berikutnya untuk menggantikan Jerome Powell yang masa jabatannya akan berakhir pada Mei 2026. Pada pekan lalu, Trump mengklaim sudah mewawancarai kandidat dan telah memiliki pilihan. Pemilihan ketua The Fed yang dovish akan memperbesar ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut tahun ini, yang cenderung berpotensi berdampak positif bagi emas.

Key Takeaway

Menyusul kenaikan harga emas sejak awal tahun, Goldman Sachs pada Rabu (21/1) menaikkan proyeksi harga emas dari US$4.900/oz menjadi US$5.400/oz per akhir 2026, yang didasarkan oleh berlanjutnya diversifikasi aset sektor swasta dan bank sentral negara berkembang ke emas. Goldman Sachs memproyeksikan bank sentral di seluruh dunia akan membeli rata–rata ~60 ton per bulan selama 2026 seiring tren bank sentral negara berkembang yang diperkirakan terus melakukan diversifikasi cadangan ke emas.

🧮 Pefindo: DEWA Catat Laba Bersih Rp247,6 M selama 9M25

  • $DEWA: Pefindo pada Senin (26/1) memberikan rating idA dengan outlook stabil kepada Darma Henwa. Berdasarkan data keuangan unaudited yang disampaikan Pefindo, DEWA membukukan laba bersih sebesar Rp247,6 M selama 9M25, dengan EBITDA sebesar Rp1,3 T dan pendapatan mencapai Rp4,7 T. Hingga saat ini, DEWA belum merilis laporan keuangan periode 9M25 karena masih dalam proses audit. Sebelumnya, Direktur DEWA, Ricardo Silaen, mengatakan bahwa pihaknya mengekspektasikan laporan keuangan 9M25 perseroan dapat rilis pada akhir Januari 2026 atau awal Februari 2026.
  • $BUMI: Bumi Resources berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap IV tahun 2026 senilai ~Rp612,8 M dengan bunga tetap 7,25% per tahun dan jangka waktu 3 tahun. Perolehan dana ditujukan untuk pembayaran dipercepat atas seluruh pokok pinjaman perseroan kepada Indies Special Opportunities III Ltd. dan Indies Special Opportunities IV Ltd. senilai ~US$20,5 juta atau ~Rp347,3 M, sementara sisanya untuk modal kerja. Obligasi ini telah mendapatkan rating idA+ dari Pefindo, dengan jadwal penawaran umum pada 9–13 Februari 2026.
  • $ENRG: Energi Mega Persada melalui anak usahanya, PT Imbang Tata Alam, telah menemukan minyak dari salah satu sumur eksplorasi terbarunya di wilayah kerja Malacca Strait, Riau. Berdasarkan evaluasi awal, estimasi original oil in place dari penemuan ini diperkirakan sekitar 31 juta barel minyak dengan potensi tambahan produksi sekitar 1.000–1.500 barrel per hari, tetapi hasil evaluasi respon seismik menunjukkan potensi sumber daya di sekitar temuan masih menyimpan potensi lebih dari 76 juta barel minyak yang akan menjadi target campaign eksplorasi selanjutnya.
  • $PGEO: Pertamina Geothermal Energy mengumumkan telah memenangkan seleksi penugasan survei pendahuluan dan eksplorasi untuk wilayah panas bumi Cubadak Panti di Sumatra Barat, yang diperkirakan memiliki potensi cadangan panas bumi sebesar 77 MWe.
  • $ELPI: Sekretaris Perusahaan Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari, Wawan Heri Purnomo, mengatakan bahwa pihaknya mengincar pendapatan sekitar Rp1,1–1,3 T selama 2026 (vs. 9M25 annualized: Rp1 T). Target tersebut disusun secara konservatif dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi Indonesia, fluktuasi nilai tukar dolar AS, serta perkembangan geopolitik global. Untuk mendukung target tersebut, ELPI menganggarkan capex sebesar Rp758 M pada 2026, yang akan difokuskan pada penguatan kapasitas operasional dan pengembangan bisnis berkelanjutan. Sebelumnya, ELPI mengumumkan telah memenangkan tender penyediaan marine fleet charter senilai Rp2,39 T dengan periode charter hingga 18 tahun dari grup Genting untuk mendukung proyek Genting floating liquefied natural gas (FLNG) di Teluk Bintuni, Papua Barat.
  • $CBDK: Bangun Kosambi Sukses mengumumkan telah menyuntik modal sebesar Rp250 M kepada anak usahanya, PT Industri Pameran Nusantara, melalui penyertaan saham baru. Transaksi ini ditujukan untuk mendukung operasional dan pengembangan lanjutan fasilitas meetings, incentives, conferences, and exhibitions (MICE) melalui Nusantara International Convention & Exhibition (NICŠ•) yang telah beroperasi sejak Agustus 2025.
  • $PTMP: Mitra Pack dan Master Print ($PTMR) berencana menggelar RUPS pada 3 Maret 2026 untuk meminta persetujuan pemegang saham atas beberapa rencana transaksi berikut ini: 1) penjualan dan pengalihan seluruh kepemilikan PTMP atas 76,42% saham PTMR kepada Deep Source Pte. Ltd.; 2) pembelian aset tetap milik Direktur Utama, Ardi Kusuma, senilai Rp37,4 M oleh PTMP; 3) pembelian aktiva dan kewajiban atas PTMR senilai ~Rp102,2 M oleh PTMP; 4) perubahan kegiatan usaha PTMR menjadi aktivitas perusahan holding; dan 5) akuisisi 49% saham PT Samudera Layar Nusantara, perusahaan yang bergerak di bidang angkutan laut dalam negeri tramper untuk barang, oleh PTMR.
  • $ULTJ: Kontan melaporkan Kementerian Perindustrian mengeklaim bahwa Ultrajaya Milk Industry & Trading Company menginvestasikan Rp1,14 T untuk memperkuat pasokan susu ultra high temperature (UHT) bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejak 8 Desember 2025, ULTJ mengoperasikan pabrik barunya di Kawasan Industri MM2100, Cibitung, Kabupaten Bekasi. Pabrik tersebut akan memiliki 3 lini produksi susu UHT dengan kemasan 125 ml dan 200 ml yang dirancang untuk mendukung pemenuhan kebutuhan program MBG. Penambahan lini produksi ini baru direncanakan pada Maret 2026.

Top Gainer šŸ”„

$ELSA $ANTM $AMMN $DSSA
+22,41%+10,96%+9,03%+5,84%

Top Loser šŸ¤•

$PTRO $DEWA $BUMI $RAJA
-9,26%-8,03%-7,78%-7,73%

ā€ŠšŸ”„ Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, mengatakan pada Senin (26/1) bahwa keponakan Presiden Prabowo Subianto sekaligus wakil menteri keuangan, Thomas Djiwandono, terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026–2030. Thomas akan menggantikan posisi Juda Agung yang mengundurkan diri pada 13 Januari 2026.
  • Direktur Jenderal di Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pada Sabtu (24/1) bahwa terdapat sekitar 300 perusahaan batu bara yang belum mengajukan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) untuk 2026, meski dia tidak merinci penyebabnya lebih lanjut. Kementerian ESDM sendiri berencana memangkas kuota produksi batu bara dalam RKAB 2026 menjadi sekitar 600 juta ton, lebih rendah sekitar -24% dari realisasi 2025 di level 790 juta ton.
  • Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, mengatakan pada Jumat (23/1) bahwa pengembangan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta telah mendapatkan izin Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kontan melaporkan bahwa developer telah menyiapkan 2 lokasi lahan seluas 20 hektare yang diproyeksikan mampu menampung sekitar 100.000 unit rumah susun, dengan pembangunan ditargetkan sudah bisa dimulai pada April 2026.
  • Kontan melaporkan bahwa perusahaan private equity Sriwijaya Capital yang didirikan Arsjad Rasjid berinvestasi hingga US$20 juta di PT Sumber Energi Surya Nusantara. Adapun PT Sumber Energi Surya Nusantara merupakan perusahaan pengembang energi surya yang tengah menggarap proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 262 MWp dengan battery energy storage system berkapasitas 80 MWh di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah.
  • Nilai tukar yen menguat sekitar +1,3% ke level 153,8 per dolar AS pada perdagangan intraday hari Senin (26/1), melanjutkan lonjakan sebesar +1,7% pada Jumat (23/1). Reuters melaporkan bahwa penguatan nilai tukar yen didorong oleh rate check yang dilakukan oleh The Fed New York, yang meningkatkan kemungkinan intervensi bersama antara AS–Jepang untuk menghentikan penurunan nilai yen. Diplomat Jepang, Atsushi Mimura, mengatakan pada Senin (26/1) bahwa pemerintah Jepang akan mempertahankan koordinasi yang erat dengan AS terkait nilai tukar, tetapi menolak untuk mengkonfirmasi laporan terkait rate check yang dilakukan The Fed New York.
  • Arwana Citramulia ($ARNA) mengumumkan telah melakukan buyback saham sebanyak 20,4 juta (~0,28%) lembar senilai total Rp10,9 M atau mengindikasikan harga rata–rata sekitar Rp536/lembar. Sebelumnya, ARNA mengumumkan akan mengalokasikan dana hingga Rp50 M untuk melakukan buyback pada periode 24 Oktober 2025–23 Januari 2026.
  • Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan pada Jumat (23/1) bahwa pihaknya menargetkan laba bersih Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten ($BJBR) mencapai Rp2,2 T pada 2026. Untuk mencapai target tersebut, Dedi menjelaskan bahwa BJBR dapat bermitra dengan perusahaan–perusahaan yang berkontribusi terhadap investasi di Jawa Barat dan masuk ke wilayah industri. Dari laba tersebut, Dedi mengincar pembagian dividen sebesar Rp400 M atau Rp38/saham (vs. tahun buku 2024: ~Rp85/saham), yang mengindikasikan dividend yield sebesar ~4,6% per Senin (26/1). Secara terpisah, Plt Direktur Utama BJBR, Ayi Subarna, mengatakan bahwa perseroan mencatat laba bersih senilai Rp1,09 T pada 2025 (-20% YoY). Hingga saat ini, BJBR belum merilis laporan keuangan resmi untuk tahun buku 2025.
  • Samindo Resources ($MYOH) bersama anak usahanya, PT Trasindo Murni Perkasa, membentuk entitas usaha baru bernama PT Sentra Terra Indonesia yang bergerak di bidang real estate, konstruksi, penyediaan makanan dan minuman, serta aktivitas penunjang lainnya dengan nilai nominal Rp270 M. Transaksi ini ditujukan untuk diversifikasi usaha di bidang properti dan penunjang lainnya.

šŸŽ¢ Distribution: Saat Optimisme Menjadi Luka

ā€œDistribution bukan tentang menjatuhkan harga. Ia tentang melepas beban. Harga mungkin masih bergerak naik, tetapi setiap kenaikan membutuhkan usaha lebih besar.ā€ — JhonWong

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Mengutip John Templeton, seorang investor asal Inggris, Stockbitor JhonWong mengulas sebagian dari buku karya Ruben Chaves, "Wyckoff 2.0." Dalam buku ini, JhonWong mengingatkan kembali pentingnya para investor sadar, bahwa fase uptrend tidak selamanya terjamin. Dalam buku Chaves, beliau menjelaskan mengenai teori fase distribution. Dalam fase dimana pasar sedang bagus, seringkali kami tergiur all-time highs dan harga saham yang terus naik. Namun, untuk investor yang sadar akan dampaknya hiper-optimisme dan sentimen yang terlihat terlalu baik, mereka sudah waspada akan harga yang cepat menurun dan investor lain yang mulai take profit. Di pasar, investor harus jeli melihat bagaimana pola market bullish bergerak, dan selalu mengingat bahwa fase optimisme tersebut dapat hilang dalam sekejap. Di saat-saat ini, kami harus belajar cara main aman dalam investing. Penasaran dengan teori-teori yang dibahas JhonWong terlebih lanjut? Simak ulasan bukunya dalam tulisan berikut ini!

Sekilas JhonWong

JhonWong merupakan Stockbitor yang sering membahas teori-teori investing yang ditemukan dalam buku finance yang mungkin lebih underrated. Selain itu, beliau juga rajin membagi edukasi untuk investor pemula yang baru masuk market. Cara ia membahas dan mengulas buku ringkas namun juga kritis, dengan memberikan penjelasan menurut perspective dia juga.

Copyright 2025 Stockbit, all rights reserved.

Disclaimer:

Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Sekuritas Digital (ā€œStockbitā€), perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Semua konten dalam website ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri @Stockbit.com.

Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.