
Daily Market Performance 🚀
IHSG | Foreign Flow | Kurs USD/IDR | Gold |
| 6.461,2 -1,13% | -Rp349,3 miliar | 17.691 +0,24% | 4.304 -1,10% |
Oil | Coal | CPO | Nickel |
| 108,2 +2,40% | 148,6 +0,44% | 4.890 +0,82% | 16.334 -0,82% |
👋 Stockbitor!
Yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun menyentuh level ~5% pada Selasa (15/9), menandai level tertinggi sejak 2007. Kenaikan yield utamanya didorong oleh ekspektasi bahwa suku bunga AS perlu naik dan bertahan di level yang tinggi secara lebih lama (higher–for–longer) akibat harga minyak yang masih tinggi dan tak kunjung turun, sehingga meningkatkan risiko tekanan inflasi di atas target The Fed di level 2%. Tekanan bagi obligasi pemerintah AS juga datang dari tingginya penerbitan utang obligasi swasta untuk membiayai belanja terkait artificial intelligence (AI), yang meningkatkan supply penawaran obligasi.
Per Selasa (15/9), analisis dari CME FedWatch Tool menunjukkan bahwa probabilitas The Fed untuk menaikkan suku bunga sebesar +25 bps pada pertemuan 15–16 September 2026 waktu setempat mencapai 92%. Ke depan, market juga mengekspektasikan kenaikan suku bunga setidaknya +50 bps lagi hingga Juni 2027, yang akan membuat suku bunga AS naik ke kisaran 4,25–4,5%, dibandingkan level saat ini di kisaran 3,5–3,75%. Ekspektasi siklus kenaikan suku bunga ini memberikan sentimen positif bagi indeks dolar AS (DXY) yang menguat +0,2% ke level 99,6 pada Selasa (15/9) setelah naik +0,3% pada Senin (14/9).
Market juga kini tengah memantau wacana perlambatan pengembangan AI yang didesak oleh para pimpinan perusahaan AI, seiring kekhawatiran atas risiko penyalahgunaan. CEO Anthropic, Dario Amodei, mengatakan bahwa pengembangan AI perlu diperlambat menyusul insiden pembobolan situs Hugging Face oleh agen AI dari OpenAI. Desakan untuk perlambatan ini didukung oleh CEO OpenAI, Sam Altman, dan CEO SpaceXAI, Elon Musk. Kekhawatiran terkait perlambatan sektor AI telah menekan indeks semikonduktor (SOX) — yang mencakup sejumlah perusahaan seperti Nvidia, Micron, dan Intel — hingga terkontraksi -5,9% pada Senin (14/9). Namun, keinginan perlambatan pengembangan AI ditolak oleh Presiden Donald Trump, yang mengeklaim bahwa kekhawatiran tersebut sebagai ‘hoaks’. Tak hanya Trump, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menyebut bahwa fearmongering “hanya akan mengganggu proses tata kelola AI global dan tidak menguntungkan siapa pun”.
Key Takeaway
Potensi kenaikan suku bunga AS yang lebih agresif dapat menekan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, sehingga perlu direspons oleh Bank Indonesia. Per Selasa (15/9) sore, konsensus Bloomberg masih mengekspektasikan suku bunga BI Rate di level 5,75% hingga Juni 2027, secara efektif belum mengimplikasikan kenaikan dari level saat ini. Kenaikan yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun sendiri berpotensi memberikan dampak yang kompleks bagi Indonesia. Di satu sisi, hal tersebut mengurangi daya tarik obligasi pemerintah Indonesia karena yield spread yang mengecil. Di sisi lain, memburuknya persepsi fiskal pemerintah AS berpotensi melanjutkan tren diversifikasi investor ke luar AS. Terkait perlambatan pengembangan AI, kami menilai bahwa jika wacana perlambatan tersebut terealisasi, maka kompetisi supply obligasi berpotensi mereda, sehingga mengurangi tekanan terhadap yield obligasi pemerintah AS.
📢 BYAN Umumkan Force Majeure seiring Perubahan Kuota Produksi RKAB Belum Disetujui
- $BYAN: Bayan Resources bersama sejumlah anak usahanya mengumumkan force majeure terkait kewajiban pemenuhan penyediaan batu bara kepada pelanggannya karena persetujuan atas perubahan kuota produksi RKAB belum diterbitkan, meski permohonan persetujuan perubahan RKAB telah diajukan sesuai dengan ketentuan perundang–undangan yang berlaku. Anak–anak usaha BYAN yang mengumumkan force majeure adalah PT Tiwa Abadi, PT Tanur Jaya, dan PT Fajar Sakti Prima.
- $SMRA: Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pada Selasa (15/9) bahwa Direktur Utama Summarecon Agung, Adrianto Pitojo Adhi, menjadi salah satu pihak yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Senin (14/9). SMRA belum mengomentari kabar ini. KPK menyebut bahwa OTT tersebut berkaitan dengan dugaan proses pengurusan hak guna bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap 17 orang, termasuk sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
- $TPIA: Chandra Asri Pacific menandatangani nota kesepahaman dengan Bank Mandiri ($BMRI) untuk memperluas akses layanan perbankan bagi pelanggan. Dalam kerja sama ini, BMRI akan menyediakan fasilitas penerimaan pembayaran, transaksi perbankan, serta dukungan finansial sesuai kebutuhan mitra pelanggan TPIA. Cakupan tersebut dirancang untuk memudahkan pengelolaan keuangan sekaligus mendukung kelancaran transaksi bisnis dengan TPIA.
- $CMRY: Cisarua Mountain Dairy menyuntik modal kepada 2 anak usahanya, PT Macroprima Panganutama dan PT Macrosentra Niagaboga, masing–masing senilai Rp200 M dan Rp125 M. PT Macroprima Panganutama merupakan manufaktur pengolahan daging bermerek Kanzler, sementara PT Macrosentra Niagaboga bergerak di bidang distribusi makanan dan minuman. Tambahan modal ke PT Macroprima Panganutama ditujukan untuk menambah kapasitas fasilitas produksi dan modal kerja, sementara dana untuk PT Macrosentra Niagaboga ditujukan untuk mendukung rencana ekspansi pusat distribusi dan modal kerja. Sebelumnya, CMRY telah menyuntik modal Rp375 M kepada PT Macroprima Panganutama pada Juli 2026.
- $SINI: Singaraja Putra mendivestasikan seluruh kepemilikan perseroan di perusahaan pengolahan kayu, PT Interkayu Nusantara, senilai Rp31,8 M kepada pihak non–afiliasi. Segmen penjualan kayu sendiri membukukan pendapatan Rp215,7 M pada 7M26, setara ~40% dari total pendapatan SINI. Transaksi ini merupakan bagian dari langkah penataan dan optimalisasi portofolio investasi perseroan.
- $MNCN: Media Nusantara Citra bersama PT Republik Media Anak Bangsa dari Republikorp Group dan PT Sinergi Terang Abadi menandatangani perjanjian kerja sama strategis untuk membangun ekosistem media terintegrasi di Indonesia. Kerja sama ini akan menyatukan jaringan televisi berita nasional, radio, portal berita digital, dan layanan streaming ke dalam satu kelompok usaha media terintegrasi. Berdasarkan perjanjian tersebut, kerja sama akan mencakup iNews Media Group dari MNCN, PT MNC Televisi Network atau iNews TV, PT MNC Multimedia Nusantara yang mengelola portofolio radio MNCN, serta PT Media Platform Indonesia dari PT Sinergi Terang Abadi yang menaungi platform berita digital Okezone, iNews, Sindonews, dan News+.
- $WBSA: BSA Logistics Indonesia melalui anak usahanya, PT Beruang Maritim Indonesia, menandatangani fasilitas pinjaman dengan jangka waktu 60 bulan hingga Rp75 M dari Bank OCBC NISP ($NISP) untuk pembiayaan pembelian kapal.
🔎 Insider Transactions

Top Gainer 🔥
$KLBF | $MAPI | $ERAA | $ANTM |
| +4,76% | +4,53% | +4,31% | +2,51% |
Top Loser 🤕
$SMRA | $KPIG | $GGRM | $IMPC |
| -13,25% | -6,17% | -5,92% | -5,80% |
🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

- Mantan menteri keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pada Selasa (15/9) bahwa dirinya telah mengekspektasikan kans 50% untuk dicopot dari jabatannya sebelum Presiden Prabowo Subianto mengumumkan reshuffle kabinet pada Senin (14/9). Purbaya menjelaskan bahwa dirinya sudah menduga akan diberhentikan akibat keputusan yang dia ambil, meski tidak merincinya lebih lanjut. Purbaya mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki perbedaan pandangan kebijakan dengan Presiden Prabowo serta menampik adanya isu konflik internal di Kementerian Keuangan sehingga menyebabkan dirinya dicopot, tetapi Purbaya menyebut bahwa pemberhentiannya sebagian disebabkan oleh perbedaan pendapat dengan pejabat lainnya.
- Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan kepada Bloomberg pada Selasa (15/9) bahwa pihaknya akan mengimplementasikan penghapusan batas harga minimum saham Rp50/lembar di pasar reguler dan pasar tunai mulai 28 September 2026. Sebelumnya, BEI menyebut bahwa langkah ini ditujukan untuk memberikan kesempatan bagi saham–saham di harga Rp50 agar dapat ditransaksikan dengan rentang harga yang lebih luas serta mewujudkan price discovery yang lebih baik.
- BEI mengumumkan bahwa OJK telah memberikan arahan agar BEI dapat melakukan implementasi pembiayaan transaksi short selling secara bertahap, dengan pemberlakuan implementasi dimulai per Selasa (15/9). BEI akan menerbitkan daftar efek short selling pada 28 September 2026, yang akan berlaku efektif pada periode Oktober 2026. Sebelumnya, BEI telah menunda pelaksanaan short selling beberapa kali, utamanya akibat pertimbangan meningkatnya volatilitas pasar global dan domestik.
- Danantara melalui PT Danantara Investment Management akan memiliki 40,12% saham BEI melalui rights issue, berdasarkan dokumen pertemuan antara BEI dan anggota bursa pada 9 September 2026. Tim komunikasi Danantara mengatakan pada Senin (14/9) bahwa proses pembahasan masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan final, karena kajian internal dan due diligence masih berjalan. Danantara juga menyebut tengah menanti penerbitan aturan OJK yang akan mengatur rencana demutualisasi BEI.
- Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, pada Selasa (15/9) mengatakan bahwa pihaknya menemukan 25 merek beras fortifikasi yang diduga tidak memenuhi kandungan sesuai label, setelah dilakukan pengujian di laboratorium. Amran juga menyebut produk–produk tersebut dijual dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan harga wajarnya, di mana CNBC Indonesia melaporkan bahwa selisih antara rata–rata harga jual dan harga wajar produk–produk tersebut mencapai Rp9.695/kg. CNBC Indonesia melaporkan bahwa 25 merek beras fortifikasi yang tidak sesuai ketentuan ditampilkan oleh Kementerian Pertanian menggunakan inisial. Namun, laporan Kontan merinci lebih lanjut 25 merek tersebut, yang di antaranya mencakup 3 merek beras Topi Koki yang diproduksi Buyung Poetra Sembada ($HOKI).
- Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki), Edy Suyanto, mengatakan bahwa setidaknya 6 perusahaan keramik telah menutup sebagian lini produksinya pada September 2026 akibat keterbatasan pasokan dari Perusahaan Gas Negara ($PGAS). Kontan melaporkan bahwa PGAS pada September 2026 telah menyampaikan surat kepada pelanggan di Jawa bagian barat terkait pembatasan pasokan gas dalam skema harga gas bumi tertentu (HGBT) hingga 80% dari volume kontrak minimum dalam perjanjian jual beli gas. Edy menyebut bahwa keterbatasan pasokan gas berpotensi mengganggu daya saing industri keramik nasional serta memengaruhi rencana investasi yang telah disiapkan pelaku industri. Industri keramik nasional sendiri tengah berencana menambah kapasitas sebanyak 38 juta meter persegi menjadi 686 juta meter persegi pada 2026, serta menargetkan tambahan kapasitas sebanyak 72 juta meter persegi pada periode 2027–1H28.
- Kementerian Perdagangan mengatakan pada Selasa (15/9) bahwa pemerintah telah memulai penyelidikan anti–dumping terhadap impor produk baja galvanis (galvanised steel) dari China. Ketua Komite Anti Dumping Indonesia, Frida Adiati, mengatakan bahwa pihaknya telah menemukan bukti awal yang cukup bahwa lonjakan impor baja galvanis dari China telah menyebabkan kerugian bagi industri dalam negeri. Frida menyebut bahwa selama periode 2023–2025, Indonesia mengimpor ~2,6 juta metrik ton dari produk–produk baja di 9 harmonized system code, dengan impor dari China mencakup 81% dari total volume impor pada periode tersebut. Penyelidikan anti–dumping ini akan dilaksanakan dalam kurun waktu 12 bulan ke depan.
- IMC Pelita Logistik ($PSSI) berencana mengalihkan hingga 85 juta saham treasuri melalui penjualan di BEI dengan mekanisme pasar negosiasi. PSSI tidak merinci pihak pembeli dalam aksi korporasi ini. Saham treasuri tersebut merupakan hasil buyback pada 2021–2025, dengan sisa treasuri yang belum dialihkan sebanyak ~295,9 juta saham. Penjualan akan dilaksanakan pada periode 21 September–21 Oktober 2026 melalui PT Danatama Makmur Sekuritas.
🔄 Dari Purbaya ke Suahasil: Membaca Arah Baru Kebijakan Fiskal Indonesia
“Jangan berhenti di berita reshuffle nya. Yang lebih penting justru cari tau siapa orangnya, dari tradisi kebijakan mana dia datang dan bagaimana dia akan mengelola APBN.” — ariefhidayatst
Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini
Presiden Prabowo resmi mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dan menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan baru. Suahasil bukan sosok baru di Kemenkeu, ia pernah menjabat Kepala Badan Kebijakan Fiskal (2015–2019) dan Wakil Menkeu sejak 2019, dengan latar belakang akademis dari UI, Cornell, dan University of Illinois. Berbeda dengan Purbaya yang dikenal ekspansif dan berorientasi pada pertumbuhan serta likuiditas, jejak Suahasil di Badan Kebijakan Fiskal menunjukkan fokus pada kredibilitas APBN, konsolidasi fiskal, dan reformasi subsidi. Perbedaan karakter ini memunculkan pertanyaan apakah pendekatan "credibility first" akan berdampak positif lewat penurunan risk premium, atau justru menekan pertumbuhan laba emiten jika kebijakan pengetatan belanja diterapkan terlalu cepat. Menurut ariefhidayatst, terdapat tiga indikator kunci yang perlu dipantau untuk menilai dampaknya adalah defisit APBN, yield SBN, dan pergerakan USDIDR. Apa arti tiga indikator tersebut? cek tulisan lengkapnya di sini!
Disclaimer:
Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.
Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.
Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri @Stockbit.com.
Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.

IHSG
Foreign Flow
Kurs USD/IDR
Gold
Oil
Coal
CPO
Nickel
$KLBF
$MAPI
$ERAA
$ANTM
$SMRA
$KPIG
$GGRM
$IMPC