Iran Kembali Tutup Selat Hormuz seiring Israel Serang Lebanon / by Stockbit Investment Research

  • Reuters melaporkan bahwa Iran menutup kembali Selat Hormuz pada Minggu (21/6) karena menilai AS dan Israel telah melanggar kesepakatan damai sementara.

  • Iran menilai AS gagal memenuhi komitmennya untuk menghentikan pertempuran di Lebanon, menyusul serangan Israel di Lebanon pada Sabtu (20/6) atau sehari setelah gencatan senjata dengan Hizbullah mulai berlaku.

  • Menyusul kejadian ini, Presiden Donald Trump mengancam akan kembali melancarkan serangan terhadap Iran, meski Wakil Presiden AS, JD Vance, telah bertemu dengan pejabat Iran pada Minggu (21/6) dalam pembicaraan perdana di bawah kesepakatan damai sementara.

  • Mengikuti perkembangan ini, harga minyak Brent kembali naik ke atas US$80/barrel ke kisaran ~US$81,3/barrel pada Senin (22/6) pagi.

[Sumber: Bloomberg, Reuters]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.