Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari, mengatakan bahwa pihaknya tengah mengkaji rencana untuk tidak lagi memberikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa SMA, utamanya dari kalangan mampu.
Jika terwujud, wacana ini akan memangkas jumlah penerima MBG sekitar 8 juta orang.
Wacana ini ditujukan sebagai bagian dari refocusing penerima manfaat pada kelompok yang dinilai paling membutuhkan intervensi gizi, seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak usia dini.
Per 10 Juni 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencatat bahwa 43 juta murid telah menerima MBG, setara 80,7% dari total murid di Indonesia.
[Sumber: Antara, Tempo]
Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.
Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.
