MBG

Program MBG Kembali Dipangkas ke Rp229 T, Nanik S. Deyang Mundur sebagai Kepala Badan Gizi Nasional by Stockbit Investment Research

  • Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari, mengatakan pada Selasa (21/7) bahwa anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sementara ini kembali dipangkas dari Rp268 T menjadi Rp229 T, sembari menambahkan bahwa pihaknya terus meninjau ruang efisiensi lebih lanjut.

  • Agustina menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto memberi waktu kepada Badan Gizi Nasional selama 1 bulan untuk menyelesaikan langkah–langkah efisiensi dan memperkuat tata kelola.

  • Ke depan, Badan Gizi Nasional akan menyempurnakan daftar penerima manfaat program MBG seiring upaya refocusing pada kualitas.

  • Pada kesempatan yang sama, Arumsari juga mengumumkan 5 pejabat baru di Badan Gizi Nasional dengan latar belakang di bidang akuntansi dan kesehatan.

  • Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang, mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya pada Rabu (22/7) untuk menjalani pengobatan jantung.

[Sumber: Bloomberg, Bloomberg Technoz, Tempo, Detik, CNN Indonesia, Bisnis]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

DPR Nilai Anggaran MBG 2026 Masih Dapat Dipangkas Rp68–80 T by Stockbit Investment Research

  • Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah, mengatakan bahwa pihaknya menilai ruang efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun ini masih dapat dipangkas sekitar Rp68–80 T, lebih tinggi dibandingkan proyeksi efisiensi sebelumnya di kisaran Rp40 T.

  • Said menegaskan bahwa perhitungan tersebut masih berupa pandangan Banggar DPR dan belum menjadi keputusan final pemerintah, serta menambahkan bahwa proyeksi pemangkasan kembali anggaran MBG belum dimasukkan dalam outlook belanja negara dalam APBN 2026.

  • Sebelumnya, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pada akhir Juni 2026 bahwa Badan Gizi Nasional kemungkinan akan kembali memangkas anggaran program MBG tahun ini sebesar Rp40 T, meski keputusan tersebut belum final dan akan diumumkan secara langsung oleh Badan Gizi Nasional [https://stockbit.com/post/33135598].

  • Sebagai konteks, Purbaya mengatakan pada pertengahan Mei 2026 bahwa pemerintah telah memangkas pagu program MBG pada APBN 2026 dari Rp335 T menjadi Rp268 T [https://stockbit.com/post/31892929].

  • Selain potensi pemangkasan anggaran MBG pada tahun ini, Said juga sempat mengatakan pada awal pekan ini bahwa pihaknya memperkirakan anggaran program MBG akan turun dari Rp268 T pada 2026 menjadi sekitar Rp174 T pada 2027, meski hal ini masih akan dibahas bersama pemerintah dalam RAPBN 2027 [https://stockbit.com/post/33389545].

[Sumber: Katadata]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

Purbaya: Anggaran Program MBG Kemungkinan Dipangkas Rp40 T by Stockbit Investment Research

  • Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pada Jumat (26/6) bahwa Badan Gizi Nasional kemungkinan akan memangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis tahun ini sebesar Rp40 T.

[Sumber: Reuters]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

Badan Gizi Nasional Berencana Susun Anggaran MBG 2027 Lebih Efisien by Stockbit Investment Research

  • Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari, mengatakan pada Kamis (18/6) bahwa anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2027 sebesar Rp270 T yang sebelumnya disusun oleh mantan kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, masih terlalu besar.

  • Badan Gizi Nasional pun meminta waktu selama 1 bulan kepada DPR untuk menyusun kebutuhan anggaran yang lebih realistis dan efisien, sejalan dengan upaya efisiensi yang tengah dilakukan.

  • Revisi anggaran akan mencakup pertimbangan penataan ulang penerima manfaat serta evaluasi dan perbaikan skema insentif dapur MBG.

[Sumber: Kumparan]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.