BEI

BEI & OJK akan Bertemu dengan MSCI pada Sore Hari Ini untuk Minta Klarifikasi terkait Konsultasi Downgrade ke Standalone Market /  by Stockbit Investment Research

  • Direktur BEI, Iding Pardi, mengatakan bahwa pihaknya dan OJK akan bertemu dengan MSCI pada Senin (19/10) sore untuk meminta klarifikasi terkait keputusan MSCI membuka konsultasi perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.

  • Iding menyebut bahwa hasil pertemuan tersebut akan disampaikan kepada publik melalui konferensi pers.

[Sumber: Bisnis]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

BEI Kembali Ubah Batas ARB, Kini Jadi 7% untuk Seluruh Saham dengan Harga di Atas Rp10/Lembar /  by Stockbit Investment Research

  • BEI kembali mengumumkan penyesuaian batasan auto rejection bawah (ARB) menjadi asimetris sebesar 7% untuk saham dengan harga di atas Rp10/saham yang diperdagangkan di pasar reguler dan tunai pada 19 Oktober–31 Desember 2026.

  • BEI menjelaskan bahwa penyesuaian bertujuan memberikan kesempatan bagi investor untuk mengevaluasi dan mencerna informasi yang tersedia, sehingga dapat membantu proses pengambilan keputusan investasi secara lebih baik berdasarkan kondisi fundamental perekonomian Indonesia.

  • Langkah ini diumumkan hanya beberapa pekan setelah BEI mengubah klasifikasi dan batas ARB pada 28 September 2026 lalu dan akan dievaluasi kembali mengikuti perkembangan yang terjadi di pasar.

  • Sebelumnya, BEI berencana untuk mengubah batas ARB menjadi simetris dengan auto rejection atas (ARA) per 1 Januari 2027. [https://stockbit.com/post/36016250].

[Sumber: Keterbukaan Informasi]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

BEI Tambah Notasi Khusus ‘P’ terkait Free Float, Hapus Notasi Khusus ‘E’, ‘D’, ‘A’ & ‘S’ /  by Stockbit Investment Research

  • BEI pada Jumat (31/7) merilis surat edaran yang akan menghapus dan menambah notasi khusus, mencakup penambahan notasi khusus ‘P’ serta penghapusan notasi khusus ‘E’, ‘D’, ‘A’, dan ‘S’.

  • Notasi khusus ‘P’ menunjukkan bahwa saham terkait tidak memenuhi ketentuan minimum free float [https://stockbit.com/post/29867627], di mana notasi khusus ini akan mulai diberlakukan pada 30 November 2026 untuk papan akselerasi dan 30 April 2027 untuk papan utama dan papan pengembangan.

  • Adapun penghapusan notasi khusus ‘E’, ‘D’, ‘A’, dan ‘S’ akan dilakukan setelah 30 November 2026.

  • Sebagai konteks, notasi khusus ‘E’ menandakan laporan keuangan terakhir menunjukkan ekuitas negatif, ‘D’ menandakan adanya opini “tidak menyatakan pendapat (disclaimer)” dari akuntan publik, ‘A’ menandakan adanya opini tidak wajar (adverse) dari akuntan publik, dan ‘S’ menandakan laporan keuangan terakhir menunjukkan tidak ada pendapatan usaha.

[Sumber: Surat Edaran BEI]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

BEI Umumkan Evaluasi Indeks IDX30, LQ45, dan IDX80 /  by Stockbit Investment Research

BEI pada Senin (27/7) mengumumkan evaluasi indeks LQ45, IDX30, dan IDX80, dengan periode efektif pada 3 Agustus–30 Oktober 2026. Berikut rinciannya:

  • LQ45

    • Masuk: INDY, $NCKL

    • Keluar: SMGR, TOWR

  • IDX30

    • Masuk: $DEWA

    • Keluar: PTBA

  • IDX80

    • Masuk: $BFIN, LSIP, NCKL

    • Keluar: INTP, PANI, SIDO

[Sumber: Keterbukaan Informasi]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

BEI Pertimbangkan Ubah Kriteria & Batas Auto Rejection Papan Pemantauan Khusus, Tambah Non–Cancellation Period /  by Stockbit Investment Research

  • BEI tengah mengevaluasi kriteria dan mekanisme perdagangan saham yang termasuk dalam papan pemantauan khusus, yang akan menghapus dan menyesuaikan beberapa kriteria pada papan pemantauan khusus, menurut posting Instagram BEI pada Kamis (2/7).

  • BEI menyebut akan menghapus 3 kriteria papan pemantauan khusus existing, yang mencakup kriteria nomor 6 terkait saham free float, kriteria nomor 7 terkait likuiditas perdagangan rendah, dan kriteria nomor 10 terkait suspensi perdagangan selama lebih dari 1 hari akibat aktivitas perdagangan.

  • BEI juga akan menyesuaikan kriteria papan pemantauan khusus nomor 11 terkait kondisi lain yang ditetapkan oleh bursa, meski tidak merinci lebih lanjut penyesuaian apa yang akan diterapkan.

  • Selain perubahan kriteria, BEI juga berencana mengubah mekanisme auto rejection serta menambah periode non–cancellation pada perdagangan saham di papan pemantauan khusus (lihat gambar).

  • Sebagai catatan, masih belum diketahui kapan perubahan–perubahan ini akan efektif diterapkan oleh BEI, di mana BEI menyebut bahwa wacana–wacana di atas masih dalam tahap yang disebut “rule making rule.”

[Sumber: Instagram BEI]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.