Stockbit Snips

3 Cara Jitu Untuk Berani Mulai Investasi by Stockbit Snips

Masih bingung mulai investasi saham dari mana?

Kalau masih takut mulai investasi, kamu bisa belajar dulu di Stockbit Academy atau cobain fitur virtual trading di Stockbit. Selain itu, kalau kamu tipe yang suka belajar sambil praktik, kamu juga bisa langsung beli sahamnya di Stockbit sambil coba tiga hal berikut ini secara gratis!

Learn From The Expert

Kamu perlu mempelajari strategi yang diterapkan investor senior agar bisa tahu strategi mana yang cocok untuk kamu. Ini bisa kamu lakukan dengan membaca buku yang mereka tulis.

Selain itu, kamu juga bisa belajar langsung dari para expert dan diskusi sama investor lain di komunitas stream Stockbit. Cek di sini untuk melihat beberapa akun populer yang bisa kamu follow di stream Stockbit.

Understand the Basics

Sebagai pemula, kamu wajib tahu dasar-dasar investasi dan trading agar kamu bisa lebih percaya diri dalam perjalanan investasimu.

Kamu bisa belajar melalui modul yang ada di Stockbit Academy dalam bentuk video ataupun teks. Di situ, kamu tidak hanya belajar teori dari nol, tapi juga tentang kondisi pasar saham di Indonesia. Materi ringkas yang dijelaskan dengan bahasa yang simpel bikin modul ini mudah dimengerti

Stay Up to Date

Selain belajar teori, kamu juga perlu tahu perkembangan berita di pasar saham agar bisa lebih memahami prospek perusahaan.

Kamu bisa dapatkan update berita saham terkini hanya dalam lima menit setiap harinya dengan berlangganan Stockbit Snips. Newsletter harian ini disusun oleh praktisi di pasar saham dan berisi rangkuman berita penting yang terjadi setiap harinya.

Gimana? Udah lebih pede kan untuk mulai investasi? Ayo mulai investasi di Stockbit!

Perjalanan Investasi Investor Terkaya di Dunia, Warren Buffett by Stockbit Snips

Kamu masih takut untuk mulai investasi saham? Tenang aja, semua investor sukses awalnya juga pemula, termasuk Warren Buffett. Yuk, kita simak perjalanan investasinya!

Warren Buffett adalah pengusaha asal Amerika Serikat yang diakui sebagai salah satu investor tersukses di dunia. Ia mulai berinvestasi di usia 11 tahun, tepatnya ketika ia membeli tiga lembar saham Cities Services seharga $38 per saham. Sayangnya, tidak lama setelah dibeli, harga saham itu anjlok hingga $27. Meski demikian, Buffet tetap bertahan dan baru menjual sahamnya ketika harga naik ke $40.

Buffett segera menyesali keputusan tersebut ketika harga Cities Services melesat hingga $200 per saham. Dari pengalaman ini, Buffett belajar tentang pentingnya kesabaran saat investasi.

Dalam berinvestasi, Buffett cenderung menggunakan metode analisis fundamental yang menilai performa bisnis perusahaan. Terkenal menggunakan pendekatan quality investing, ia mencari perusahaan yang memiliki kualitas bisnis yang tinggi sehingga bisa bertahan dalam keadaan apapun.

Dengan net worth senilai 96 miliar dollar AS, atau sekitar 1.300 triliun rupiah, Warren Buffett saat ini memegang peringkat ke-6 dalam World’s Billionaires List 2021, yang merupakan daftar orang terkaya di dunia versi majalah Forbes.

Kiat Sukses Investasi Warren Buffett

Warren Buffett bisa sukses karena ia benar-benar memahami prinsip investasi, rajin melakukan riset, dan independen dalam membangun strateginya sendiri.

Selain itu, pastinya ia juga menginvestasikan waktunya untuk membaca, melakukan riset tambahan serta hal lain yang dapat menambah pengetahuan dan skill investasinya.

Sudah tahu kan perjalanan investasi Warren Buffett? Makanya, kamu nggak perlu takut untuk mulai dari awal!

Ayo mulai investasi di Stockbit!

Membeli Saham Pertama Kamu by Stockbit Snips

Setelah buka akun sekuritas, bingung mau beli saham apa? Wajar, karena saham yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI) banyak banget.

Dalam berinvestasi, penting banget untuk mengenal saham yang akan kamu beli. 

Sebagai permulaan, kita bisa cari ide beli saham apa dari isi indeks yang dibuat sama BEI. 

Indeks adalah kelompok saham berdasarkan kriteria tertentu. Indeks bisa memudahkan kamu untuk melakukan seleksi awal terhadap saham-saham yang bisa kamu beli. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

IDX30 dan LQ45

IDX30 dan LQ45: Indeks ini berisi 30 dan 45 saham dengan market cap besar dan likuiditas tinggi (saham blue chip). Indeks ini sering digunakan sebagai acuan untuk beberapa investor institusi. Jadi, biasanya saham-saham yang ada di indeks ini juga diperhatikan oleh investor institusi besar.

Indeks Sektoral

Indeks Sektoral: BEI juga mengelompokkan saham berdasarkan sektor/industrinya. Jadi, kalau kamu tertarik pada suatu industri, kamu bisa lihat, ada apa aja, sih, saham yang bisa dibeli di industri itu. 

  • IDXFINANCE → Saham perbankan dan jasa keuangan lain (BBCA, BMRI, BBRI).

  • IDXNONCYC → Saham perusahaan kebutuhan sehari-hari/consumer goods (UNVR, ICBP, GGRM).

  • Sektor telekomunikasi → Saham perusahaan operator dan infrastruktur telekomunikasi (TLKM, EXCL, ISAT).

Tapi ingat, selain familiar sama bisnisnya, investasi yang bagus juga bergantung dengan faktor harga dan performanya. Kamu bisa mengetahui berbagai informasi ini lewat Stockbit hanya dengan sentuhan jari. 

Perjalanan investasi saham kamu hanya akan terjadi kalau kamu berani memulai.

Jadi gimana, udah siap untuk beli saham pertama kamu? Ayo mulai investasi di Stockbit!