
Daily Market Performance 🚀
IHSG | Foreign Flow | Kurs USD/IDR | Gold |
| 6.667,9 +1,09% | +Rp1,1 triliun | 17.660 -0,56% | 4.472 +1,31% |
Oil | Coal | CPO | Nickel |
| 97,5 +1,90% | 150,9 +0,47% | 4.902 -1,13% | 16.913 +1,49% |
👋 Stockbitor!
Harga minyak sawit sempat menguat +1,3% ke MYR5.022/ton pada intraday Kamis (3/9) sebelum ditutup di level MYR4.902/ton, sementara harga batu bara Newcastle ditutup menguat sekitar +0,5% ke US$151/ton. Kenaikan harga CPO dan batu bara tersebut didorong oleh kekhawatiran mengetatnya pasokan CPO dan meningkatnya permintaan listrik bertenaga batu bara di tengah kondisi kering akibat El Nino. Dalam 1 bulan terakhir, harga CPO dan batu bara masing–masing telah menguat +5,1% MoM dan +8,2% MoM.
- Risiko Pengetatan Pasokan CPO: Gapki Proyeksikan Penurunan Produksi -5% pada 2027
Pusat Meteorologi Khusus ASEAN memperkirakan El Nino yang kuat akan menekan curah hujan di bawah level normal dan membuat suhu lebih tinggi di sebagian besar wilayah Asia Tenggara hingga November 2026, yang berpotensi menurunkan produktivitas kelapa sawit. Menurut proyeksi terbaru Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), produksi CPO Indonesia berpotensi turun sekitar -5% pada 2027 akibat dampak El Nino.
Sementara itu, Direktur Malaysian Palm Oil Association, Mohammad Jaaffar, mengatakan bahwa produsen CPO di Malaysia tengah bersiap menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan, meski belum ada gangguan yang dilaporkan hingga saat ini. Menurut Jaaffar, dampak terhadap produktivitas baru akan mulai terlihat pada awal 2027 jika kondisi memburuk dalam 1–2 bulan ke depan.
- Permintaan Batu Bara Naik seiring Aksi Penimbunan oleh China; Gangguan Pasokan dari Indonesia
Di sektor batu bara, disrupsi pasokan energi dari Timur Tengah di tengah fenomena El Nino telah mendorong China melakukan aksi penimbunan (stockpiling) batu bara untuk mengantisipasi kenaikan permintaan listrik dan gangguan produksi dari pembangkit listrik tenaga air seiring cuaca yang lebih kering selama musim panas.
Kondisi kering akibat El Nino juga memperparah gangguan pasokan batu bara dari Indonesia, di mana Argus Media melaporkan bahwa penurunan permukaan Sungai Barito telah mengganggu transportasi batu bara di Kalimantan Tengah. Gangguan logistik ini terjadi di tengah keterlambatan persetujuan kuota produksi RKAB tambahan 2026, yang sebelumnya telah membatasi produksi sejumlah produsen sejak awal tahun ini. Argus Media pun melaporkan bahwa ketidakpastian pasokan telah memicu keengganan produsen batu bara di Kalimantan Tengah untuk menegosiasikan kontrak jangka panjang tahun 2027.
Ketua Bidang Hubungan Industri dan Asosiasi Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi), Ardhi Ishak Koesen, memprediksi Sungai Barito akan pulih dari penyusutan pada November 2026 seiring kembalinya musim hujan. Ardhi menambahkan bahwa gangguan pasokan batu bara dari Kalimantan Tengah yang terjadi saat ini tidak akan mengganggu pasokan batu bara untuk PLTU, mengingat volume produksi batu bara di wilayah tersebut tidak terlalu besar dibandingkan dengan Kalimantan Selatan atau Kalimantan Timur.
Key Takeaway
Tren kenaikan harga CPO dan batu bara menjadi sentimen positif bagi emiten–emiten di kedua sektor tersebut, meski kami menilai dampaknya berpotensi tidak simetris dan bergantung pada lokasi operasionalnya. Kami menilai emiten CPO dan batu bara yang berada di Sumatra — seperti Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia ($LSIP) dan Bukit Asam ($PTBA) — berpotensi lebih diuntungkan karena memiliki risiko penurunan volume dan/atau kenaikan beban logistik yang lebih kecil.
Secara makro, kenaikan harga CPO dan batu bara berpotensi memberikan dukungan bagi neraca perdagangan Indonesia — dan pada akhirnya nilai tukar rupiah — selama kenaikan harga tersebut tidak terkompensasi oleh penurunan output yang signifikan. Hal tersebut mengingat semenjak dimulainya konflik AS–Iran, Indonesia terdampak negatif dari lonjakan impor minyak, sehingga menyebabkan neraca dagang menyusut signifikan.
💰 ERAA Berencana Buyback Saham hingga Rp500 M
- $ERAA: Erajaya Swasembada berencana melaksanakan buyback saham dengan alokasi dana hingga Rp500 M pada periode 4 September 2026–4 Desember 2026. Rencana ini tidak memerlukan persetujuan pemegang saham, seiring relaksasi yang diberikan OJK untuk stabilisasi pasar modal.
- $DKFT: Central Omega Resources akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 senilai Rp30/saham, mengindikasikan dividend yield ~4,2% per Kamis (3/9). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 11 September 2026, sementara pembayaran pada 21 September 2026.
- $SSIA: BYD pada Kamis (3/9) meresmikan pabrik senilai Rp11,7 T di Subang Smartpolitan milik Surya Semesta Internusa di Jawa Barat. Pabrik yang dibangun sejak 2024 tersebut berdiri di atas lahan seluas 126 hektare, dengan kapasitas produksi hingga 150.000 unit per tahun. CNN Indonesia melaporkan bahwa model mobil listrik pertama yang diproduksi di pabrik tersebut adalah BYD M6 DM, dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) lebih dari 40%. Dalam acara peresmian pabrik, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan bahwa pemerintah berencana meningkatkan minimum TKDN mobil listrik dari 40% pada 2026 menjadi 60% pada 2027–2029 dan 80% pada 2030.
- $BBHI: Allo Bank Indonesia berencana melaksanakan buyback saham dengan alokasi dana hingga Rp300 M pada periode 3 September 2026–2 Desember 2026. Rencana ini tidak memerlukan persetujuan pemegang saham, seiring relaksasi yang diberikan OJK untuk stabilisasi pasar modal.
- $SRIL: Bloomberg melaporkan bahwa Singapore International Commercial Court pada pekan lalu telah mengakui kebangkrutan Sri Rejeki Isman atau Sritex, menandai pengakuan resmi pertama atas kebangkrutan perusahaan Indonesia di Singapura. Keputusan ini memberi wewenang penuh kepada tim kurator Sritex untuk menelusuri, mengamankan, dan menyelidiki aset perusahaan di Singapura, terutama terkait alokasi dana obligasi sebesar US$725 juta yang tercatat di bursa efek Singapura pada periode 2016–2020. Meski demikian, pengadilan melarang kreditur menyita atau mengeksekusi jaminan atas properti Sritex di Singapura tanpa izin kurator atau pengadilan, menyusul adanya dugaan penyimpangan, penipuan, dan pinjaman fiktif. Bloomberg menyebut bahwa putusan ini membuka jalur hukum baru bagi investor dan kurator dari perusahaan–perusahaan Indonesia lainnya yang bermasalah untuk mengejar aset dan memulihkan kerugian di Singapura.
🔎 Insider Transactions

Top Gainer 🔥
$ERAA | $CPIN | $CBDK | $PTBA |
| +14,42% | +8,25% | +7,59% | +6,25% |
Top Loser 🤕
$KIJA | $DSNG | $PTRO | $SGER |
| -3,85% | -3,82% | -2,34% | -2,27% |
🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

- Kementerian Keuangan mengumumkan bahwa pemerintah dan DPR pada Rabu (2/9) telah menyepakati sejumlah asumsi makroekonomi untuk menyusun RAPBN 2027, termasuk target pertumbuhan ekonomi +6% YoY, inflasi 2,5% YoY, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebesar 17.500, dan suku bunga SBN 10 tahun di 6,9%. Sebelumnya, pada awal pekan ini pemerintah dan DPR juga telah menyepakati target lifting minyak bumi di 612.500 barrel per hari, lifting gas bumi di 954.000 barrel setara minyak per hari, dan asumsi Indonesian Crude Price (ICP) di US$75/barrel.
- Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pada Kamis (3/9) bahwa pemerintah akan mempertahankan penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) sebesar Rp200 T di himpunan bank milik negara (Himbara) hingga Juli 2027. Purbaya juga menyebut adanya pembicaraan dengan Badan Gizi Nasional untuk kembali memangkas anggaran program makan gratis hingga di bawah Rp200 triliun pada tahun ini, dibandingkan rencana pemangkasan sebelumnya menjadi Rp229 T. Selain itu, Purbaya menyebut bahwa pemerintah telah menyiapkan dana Rp40 T untuk membayar cicilan pertama atas pinjaman Rp240 T terkait program Koperasi Desa Merah Putih, di mana cicilan pertama tersebut akan jatuh tempo pada September 2026. Purbaya juga mengatakan bahwa pihaknya tidak berencana untuk mengadakan program tax amnesty.
- Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengatakan pada Rabu (2/9) bahwa pihaknya akan memperhatikan kenaikan yield obligasi global sebagai salah satu pertimbangan penting dalam penyusunan kebijakan moneter Bank Indonesia. Destry menjelaskan bahwa kenaikan yield obligasi global saat ini masih sejalan dengan asesmen Bank Indonesia sebelumnya, di mana kondisi tersebut mencerminkan situasi suku bunga global yang higher–for–longer. Kenaikan yield global dan pelemahan aset domestik Indonesia terjadi setelah AS kembali melancarkan serangan terhadap Iran. Kondisi tersebut meningkatkan kecenderungan investor menghindari aset berisiko, termasuk aset pasar negara berkembang.
- Presiden Prabowo Subianto mengatakan pada Kamis (3/9) bahwa Rusia merupakan mitra yang sangat penting bagi Indonesia, sembari menambahkan bahwa hubungan kedua negara terus menguat sejak kedua negara meningkatkan status hubungan menjadi kemitraan strategis pada tahun lalu. Pernyataan Presiden Prabowo tersebut dia sampaikan dalam pertemuan Eastern Economic Forum di Vladivostok, Rusia, yang juga dihadiri oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin. Presiden Prabowo mengatakan bahwa Indonesia berupaya melipatgandakan perdagangan bilateral dalam periode review pertama perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Eurasian Economic Union. Presiden Prabowo juga menyebut bahwa Indonesia dan Rusia tengah menjajaki kerja sama di bidang minyak dan gas, pertanian, produksi pupuk, serta antara Danantara dan Russian Direct Investment Fund.
- Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan fasilitas pajak penghasilan ditanggung pemerintah (PPh DTP) atas penghasilan bunga atau imbalan surat berharga negara (SBN) dalam valuta asing yang diterbitkan di pasar perdana domestik, baik surat utang negara (SUN) maupun surat berharga syariah negara (SBSN). Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 59/2026, yang berlaku untuk masa pajak Juni–Desember 2026. Fasilitas PPh DTP tersebut juga mencakup diskonto SBN valuta asing yang timbul pada saat penerbitan di pasar perdana domestik. Kebijakan ini ditujukan sebagai upaya pendalaman pasar keuangan nasional, serta menyusul penerbitan Peraturan Pemerintah No. 21/2026 yang memperluas instrumen penempatan devisa hasil ekspor (DHE) berupa SUN dan/atau SBSN dalam valuta asing.
- Kementerian Perhubungan kembali menaikkan batas minimum biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) untuk penerbangan domestik menjadi 40% dari tarif batas atas pada September 2026. Sebelumnya, Kementerian Perhubungan sempat menurunkan fuel surcharge pada Agustus 2026 ke level 30% dari tarif batas atas. Direktur Jenderal di Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, mengatakan bahwa kenaikan fuel surcharge tersebut dilakukan seiring kenaikan rata–rata harga avtur yang ditetapkan oleh penyedia bahan bakar penerbangan sebesar +6,5% MoM ke level Rp23.315/liter per 1 September 2026.
🌅 Memperoleh Asymmetric Risk/Reward Dengan Memahami Strategic Optionality
“Dengan memahami Strategic Optionality, kita akan lebih cepat mengidentifikasi perusahaan yang berpotensi menjadi besar kedepannya.” — parahitairawan
Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini
Strategic Optionality adalah kemampuan perusahaan untuk memiliki berbagai pilihan strategis yang dapat dibuka ketika peluang dan kondisi pasar mendukung, sehingga tidak hanya bergantung pada pertumbuhan bisnis utamanya. Berbeda dengan Growth Story biasa yang berfokus pada peningkatan kinerja bisnis yang sudah berjalan, Strategic Optionality melihat potensi pertumbuhan di masa depan melalui aset, kapabilitas, atau bisnis baru yang bisa dikembangkan. Core business dapat memberikan pertumbuhan yang normal, sementara optionality berpotensi menciptakan abnormal growth. Karena itu, perusahaan dengan strategic optionality yang kuat dapat menawarkan asymmetric risk/reward yang menarik dan berpotensi menjadi perusahaan besar di masa depan. Untuk membaca lebih lengkap mengenai strategi dari parahitairawan, simak tulisannya di sini!
Disclaimer:
Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.
Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.
Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri @Stockbit.com.
Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.

IHSG
Foreign Flow
Kurs USD/IDR
Gold
Oil
Coal
CPO
Nickel
$ERAA
$CPIN
$CBDK
$PTBA
$KIJA
$DSNG
$PTRO
$SGER