
Daily Market Performance 🚀
IHSG | Foreign Flow | Kurs USD/IDR | Gold |
| 7.072,4 -0,48% | -Rp2,4 triliun | 17.225 +0,17% | 4.628 -1,40% |
Oil | Coal | CPO | Nickel |
| 104,3 +2,66% | 134,1 +1,51% | 4.532 -0,04% | 19.097 +0,43% |
👋 Stockbitor!
Mayora Indah ($MYOR) mencatat laba bersih Rp946 M pada 1Q26 (+37% YoY, -7% QoQ), setara 29% estimasi 2026F konsensus (vs. 1Q25: 24% realisasi 2025). Meski tergolong sebagai pencapaian musiman kuartal pertama yang relatif tinggi, pola musiman yang sedikit berbeda pada tahun ini perlu diperhatikan, khususnya di tengah kenaikan harga minyak mulai 2Q26.
Margin Masih Tinggi pada 1Q26, Akan Melandai Mulai 2Q26
Sejalan dengan guidance perseroan, margin masih tinggi pada 1Q26, dengan margin laba kotor lebih tinggi dari guidance 2026 di kisaran 23–25%. Ke depan, margin akan melandai mulai 2Q26 seiring dampak dari lonjakan harga minyak, utamanya pada aspek biaya seperti peningkatan biaya kemasan dan biaya pengiriman. Pada 1Q26, margin laba kotor berada di level 26,6% (vs. 4Q25: 23,7%, 1Q25: 21,9%).
Pendapatan Turun -5% YoY Didorong Pasar Domestik
Pendapatan pada 1Q26 tercatat sebesar Rp9,4 T (-5% YoY, -18% QoQ). Sebelumnya, manajemen memproyeksikan total pendapatan 1Q26 akan relatif flat atau sedikit turun secara tahunan diakibatkan beberapa faktor, seperti: 1) efek pergeseran Lebaran pada penjualan perseroan yang sedikit maju dari 1Q26 ke 4Q25; dan 2) pelarangan transportasi truk selama Lebaran yang lebih lama tahun ini (13 hari vs. 7 hari pada 2025). Secara market, pendapatan domestik turun lebih dalam hingga -8% YoY, sementara pendapatan ekspor masih tumbuh tipis +1% YoY.
Guidance 2026 MYOR beserta pembahasan kinerja sebelumnya dapat dibaca melalui Stockbit Commentary di sini.
Key Takeaway
Meski kinerja laba bersih MYOR pada 1Q26 menunjukkan pertumbuhan yang solid, kami menilai bahwa potensi pelemahan kinerja di kuartal–kuartal mendatang perlu diperhatikan oleh investor. Skenario bertahannya harga minyak di level yang tinggi untuk periode lebih lama (higher–for–longer) berpotensi meningkatkan risiko pemangkasan ekspektasi kinerja dari konsensus, meski secara valuasi MYOR saat ini sudah berada di level yang atraktif secara historis.
Per Selasa (28/4), MYOR diperdagangkan pada valuasi 11,7x 1–Year Forward P/E, terendah dalam 5 tahun terakhir, dan sedikit di atas -2 standar deviasi historis 5 tahun di level 11x. Sementara itu, per Selasa (28/4), konsensus mengestimasikan laba bersih 2026F sebesar Rp3,3 T, yang mengimplikasikan pertumbuhan +15% YoY.
Pada perdagangan hari ini, harga saham MYOR turun -2,2%.
🤑 ANTM 1Q26: Laba Bersih +176% QoQ, Lampaui Ekspektasi
- $ANTM: Aneka Tambang mencatat laba bersih Rp3,4 T pada 1Q26 (+176% QoQ, +60% YoY), melampaui ekspektasi karena setara 38% estimasi 2026F konsensus. Laba usaha pada 1Q26 melonjak menjadi Rp4,5 T (+788% QoQ, +67% YoY) berkat normalisasi beban operasional ke level Rp1,1 T (-49% QoQ, +18% YoY). Segmen ‘precious metal refinery’ membukukan laba setelah pajak sebesar Rp2,5 T (-4% QoQ, +47% YoY), ditopang kenaikan harga jual rata–rata (ASP) emas menjadi US$5.209/oz (+19% QoQ, +74% YoY) meski volume penjualan emas turun ke level 8.464 kg (+154% QoQ, -38% YoY). Sementara itu, segmen ‘nikel’ mencatat laba setelah pajak sebesar Rp2,3 T (vs. 4Q25: rugi Rp370 M, +72% YoY) seiring kenaikan ASP bijih nikel ke level US$67/wmt (+15% QoQ, +49% YoY), dengan volume penjualan terjaga di level 3,4 juta wmt pasca–persetujuan RKAB pada Maret 2026.
- $PTRO: Chandra Daya Investasi ($CDIA) mengumumkan telah menandatangani perjanjian untuk melakukan penyertaan modal di entitas usaha Petrosea, Petrosea Services Solutions Pte. Ltd., senilai US$15,5 juta. Setelah rencana transaksi ini rampung, porsi kepemilikan langsung CDIA di Petrosea Services Solutions naik dari tidak ada menjadi 49%, sementara porsi kepemilikan PTRO via PT Petrosea Engineering Procurement Construction terdilusi dari 100% menjadi 51%. Rencana transaksi ini ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan Petrosea Services Solutions dalam rangka pendanaan kegiatan usaha dan/atau transaksi investasi. Rencana transaksi ini juga bersifat afiliasi karena CDIA dan PTRO memiliki ultimate beneficial owner yang sama, yakni Prajogo Pangestu.
- $BUVA: Bukit Uluwatu Villa melalui anak usahanya, PT Bukit Bali Permai, mengumumkan telah mengakuisisi lahan seluas 8.395 meter persegi di Pecatu, Bali, senilai ~Rp65,6 M dari PT Erlangga Prakarsa Mulia Sentosa. Lahan yang diakuisisi tersebut memiliki 3 sertifikat hak guna bangunan dan terletak berdampingan dengan aset perseroan, yakni Alila Villas Uluwatu. Transaksi ini ditujukan untuk memperluas kapasitas dan fasilitas akomodasi, meningkatkan nilai tambah aset, dan memperkuat daya saing perseroan. Transaksi ini merupakan bagian dari penggunaan dana hasil rights issue perseroan pada November 2025. Transaksi ini juga bersifat afiliasi karena BUVA dan PT Erlangga Prakarsa Mulia Sentosa memiliki ultimate beneficial owner yang sama, yakni Hapsoro.
- $PANI: Pantai Indah Kapuk Dua mencatat marketing sales Rp987 M pada 1Q26 (+112% YoY, -15% QoQ), setara 23% target 2026 di level Rp4,3 T. Lonjakan marketing sales PANI secara tahunan pada 1Q26 terjadi seiring low–base effect serta didorong pertumbuhan di seluruh segmen, utamanya marketing sales ‘residential’ yang naik ke level Rp461 M (+227% YoY) dan segmen ‘commercial land plots’ ke level Rp425 M (+84% YoY). Sementara itu, Bangun Kosambi Sukses ($CBDK) mencatat marketing sales Rp157 M pada 1Q26 (-34% YoY, +44% QoQ), setara 28% target 2026 di level Rp563 M. Penurunan marketing sales CBDK secara tahunan pada 1Q26 ditekan oleh marketing sales segmen ‘commercial land plots’ yang turun ke level Rp130 M (-35% YoY) serta permintaan ‘commercial products’ yang soft dengan kontribusi 0% terhadap marketing sales 1Q26 (vs. 1Q25: 14% marketing sales).
- $INDY: Indika Energy mengumumkan akan menjual kembali seluruh saham treasuri perseroan sebanyak 7,5 juta saham atau setara ~0,14% saham perseroan pada periode 11 Mei–5 Juli 2026. Saham treasuri tersebut merupakan saham hasil buyback pada Juli 2020. INDY tidak merinci harga penjualan kembali saham treasuri tersebut. Penjualan akan dilakukan baik melalui BEI maupun di luar BEI.
- $ERAA: Erajaya Swasembada mengumumkan telah merealisasikan buyback ~224,6 juta saham atau setara 1,41% saham perseroan pada periode 29 Januari–14 April 2026. Harga rata–rata pembelian adalah Rp387,3/saham atau senilai total ~Rp88,5 M. Transaksi ini merupakan bagian dari rencana buyback hingga Rp150 M yang diumumkan pada Januari 2026, di mana aksi korporasi ini tidak memerlukan persetujuan pemegang saham seiring relaksasi dari OJK.
- $MSIN: MNC Digital Entertainment mengumumkan telah mengajukan permohonan pencatatan di bursa Hong Kong. Rencana dual listing ini merupakan bagian dari rencana private placement yang disetujui dalam RUPS independen pada 15 September 2025. MSIN belum merinci lebih lanjut terkait nilai transaksi dari rencana aksi korporasi ini. Rencana dual listing MSIN di Hong Kong pertama kali dikabarkan oleh Bloomberg pada Februari 2026 dan dikonfirmasi oleh perseroan pada April 2026.
- $PADA: Personel Alih Daya mendapatkan fasilitas kredit modal kerja hingga Rp150 M dari PT Bank Hibank Indonesia, yang akan digunakan untuk modal kerja di bidang jasa penyediaan tenaga kerja outsourcing dan lini bisnis courier services. Fasilitas tersebut memiliki tenor 12 bulan dengan bunga 8,5% per tahun, serta setara 125,2% ekuitas PADA.
- $PYFA: Pyridam Farma mengumumkan update rincian rights issue, termasuk jadwal sementara dengan cum rights di pasar reguler dan negosiasi pada 7 Juli 2026, sementara periode perdagangan dan pelaksanaan rights pada 13–20 Juli 2026. Dalam rencana aksi korporasi ini, PYFA akan menerbitkan hingga 5,7 miliar saham baru serta hingga ~3,8 miliar waran. Efek dilusi maksimum setelah pelaksanaan rights dan waran mencapai 45,69%. Harga pelaksanaan dan rasio untuk rights dan waran belum diumumkan. Perolehan dana dari pelaksanaan rights ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan dan akuisisi, sementara perolehan dana dari pelaksanaan waran ditujukan untuk untuk modal kerja dan biaya operasional. Rencana ini telah disetujui dalam RUPSLB pada 22 April 2026.
🔎 Insider Transactions

Top Gainer 🔥
$ELSA | $RATU | $PTRO | $BSDE |
| +6,41% | +5,62% | +3,77% | +3,77% |
Top Loser 🤕
$JPFA | $AMRT | $AMMN | $SSIA |
| -7,11% | -5,69% | -5,09% | -4,86% |
🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

- Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, pada Senin (27/4) mengumumkan pemangkasan frekuensi pembagian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 5 hari menjadi 4 hari per minggu, sebagai bagian dari strategi refocusing anggaran. Pemangkasan satu hari ini diestimasikan menghemat APBN ~Rp50 T per tahun, berdasarkan perhitungan Juda. Ini merupakan pemangkasan frekuensi pembagian program MBG yang ke–2, setelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menko Airlangga, pada 1 April 2026 mengumumkan pemangkasan frekuensi pembagian MBG dari 6 hari menjadi 5 hari per minggu, yang diestimasikan dapat menghemat ~Rp20 T per tahun.
- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pada Selasa (28/4) bahwa pemerintah akan menghapus sementara bea impor untuk plastik kemasan dan liquefied petroleum gas (LPG) guna mengurangi dampak kenaikan harga minyak global. Pemerintah akan menetapkan bea impor 0% selama 6 bulan untuk plastik kemasan mulai dari Mei 2026 untuk membantu industri, sementara tarif bea impor LPG dikurangi dari 5% menjadi 0% untuk mendorong perusahaan petrokimia beralih dari nafta sebagai bahan baku produksi. Insentif ini bertujuan untuk menekan lonjakan harga makanan dan minuman yang didorong oleh harga plastik yang telah naik sekitar 50–100% sejak perang Iran dimulai.
- Direktur Utama Krakatau Steel ($KRAS), Akbar Djohan, mengatakan bahwa pihaknya bersiap memulai proyek hilirisasi baja terintegrasi dengan nilai investasi mencapai Rp30 T. Akbar menjelaskan proyek hilirisasi ini mencakup pengembangan industri carbon steel dan stainless steel, dengan groundbreaking dijadwalkan berlangsung pada 29 April 2026 di Cilacap. Untuk carbon steel, KRAS akan tetap mengoptimalkan fasilitas di Cilegon dengan memanfaatkan bahan baku bijih besi dari dalam negeri. Sementara itu, pengembangan stainless steel akan difokuskan di wilayah yang dekat dengan sumber bahan baku nikel, untuk memperkuat integrasi hulu–hilir industri baja. Akbar tidak merinci sumber pendanaan dari proyek hilirisasi ini.
- Megalestari Epack Sentosaraya ($EPAC) mengumumkan bahwa PT Triple Berkah Bersama dan PT Sirkah Akselerasi Jaya akan mengakuisisi seluruh saham perseroan yang dimiliki pengendali existing sebanyak 34,56% saham EPAC. Nilai dan jadwal penyelesaian rencana transaksi ini belum diumumkan. Setelah transaksi ini, PT Triple Berkah Bersama dan PT Sirkah Akselerasi Jaya akan menjadi pengendali baru EPAC. Per 31 Maret 2026, PT Triple Berkah Bersama tercatat sebagai pemegang 39,31% saham Harta Djaya Karya ($MEJA) dan 2,09% saham Geoprima Solusi ($GPSO). Sementara itu, PT Sirkah Akselerasi Jaya menjalankan usaha sebagai pemegang saham PT Media Telekomunikasi Mandiri yang bergerak di bidang penyedia solusi teknologi informasi, komunikasi, dan internet.
- Jaya Real Property ($JRPT) berencana melaksanakan buyback hingga ~90 juta saham atau setara ~0,7% saham perseroan, dengan alokasi dana hingga Rp100 M pada periode 4 Juni 2026–4 Juni 2027. Rencana ini akan dibahas dalam RUPS pada 4 Juni 2026.
- Diagnos Laboratorium Utama ($DGNS) mengumumkan bahwa Gene Richard, seorang warga negara Indonesia, akan mengambil bagian sebanyak ~29,7 juta saham baru DGNS dengan harga Rp269/saham atau senilai total ~Rp8 M. Rencana transaksi ini merupakan bagian dari rencana private placement hingga 125 juta saham baru atau setara 10% modal ditempatkan dan disetor DGNS, yang telah disetujui dalam RUPSLB pada 6 April 2026. Sebelumnya, DGNS mengatakan bahwa perolehan dana dari private placement ditujukan untuk pengembangan usaha dalam bentuk modal kerja, penambahan outlet, hingga pembelian saham dan/atau aset. Rencana transaksi ini masih menunggu persetujuan BEI. DGNS menyebut bahwa tidak ada hubungan afiliasi antara perseroan dan Gene Richard.
- Garudafood Putra Putri Jaya ($GOOD) akan membagikan dividen tahun buku 2025 senilai Rp9,5/saham atau setara ~51% dividend payout ratio (vs. 2024: ~56%), mengindikasikan dividend yield ~2,8% per Selasa (28/4). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 4 Mei 2026, sementara pembayaran pada 20 Mei 2026.
📜 Mengenal RSI Dan Analoginya
“Jadi jangan nanya, RSI berapa buat entry? Itu pertanyaan ritel yang pengen shortcut. Ganti jadi, “RSI ini lagi cerita apa?” — stocksahamharian
Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini
RSI dapat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi trading plan kita. Stockbitor stocksahamharian menjelaskan bahwa secara sederhana, RSI adalah cara mengukur seberapa "kuat" pergerakan harga saham dari 1 hingga 100. Menurutnya, indikasi RSI yang berbahaya bukan hanya yang terlalu tinggi, namun juga yang naik terlalu cepat tanpa jeda, seperti pelari yang sudah kelelahan setelah menempuh jarak 100 meter. Kemudian, beliau menjelaskan istilah divergence, yaitu ketika harga saham tidak lagi sinkron dengan RSI-nya. Pada kondisi seperti ini, RSI dapat dilihat sebagai alarm bagi kita untuk melihat performa saham secara lebih mendalam, baik dari segi teknikal maupun aspek fundamentalnya. Penasaran dengan cara menggunakan RSI secara lebih mendalam? Baca selengkapnya di sini!
Disclaimer:
Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.
Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.
Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri @Stockbit.com.
Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.

IHSG
Foreign Flow
Kurs USD/IDR
Gold
Oil
Coal
CPO
Nickel
$ELSA
$RATU
$PTRO
$BSDE
$JPFA
$AMRT
$AMMN
$SSIA