.png)
Daily Market Performance 🚀
IHSG | Foreign Flow | Kurs USD/IDR | Gold |
| 8.122,6 +2,52% | -Rp834,1 miliar | 16.760 -0,18% | 4.944 +6,27% |
Oil | Coal | CPO | Nickel |
| 65,7 -0,92% | 116,6 -1,31% | 4.215 -0,33% | 16.827 -6,28% |
đź‘‹ Stockbitor!
Bank Negara Indonesia ($BBNI) mencatatkan laba bersih Rp4,9 T pada 4Q25 (-6% YoY, -2% QoQ). Hasil ini membuat laba bersih selama 2025 mencapai Rp20 T (-7% YoY), sejalan dengan ekspektasi karena setara 98% estimasi 2025F konsensus. Penurunan laba bersih secara tahunan disebabkan oleh peningkatan biaya pencadangan seiring keputusan prudent manajemen untuk meningkatkan level provisioning. Pre–Provision Operating Profit (PPOP) sendiri tercatat solid pada 4Q25 di level Rp10,2 T (+10% YoY, +27% QoQ), melanjutkan pemulihan sejak 3Q25.
- Provisioning yang Prudent di Tengah Membaiknya Kualitas Aset pada 4Q25
Manajemen BBNI memutuskan untuk meningkatkan beban provisi pada 4Q25 dengan Credit Cost (CoC) mencapai 1,5% (vs. 3Q25: 1,1%), meski kualitas aset membaik dengan NPL dan LAR turun secara kuartalan. Dengan realisasi 4Q25, CoC selama 2025 mencapai 1,2% (vs. 2024: 1,1%), lebih tinggi dibandingkan target 2025 di level ~1%. Manajemen menjelaskan bahwa keputusan yang lebih prudent pada 4Q25 diambil setelah mempertimbangkan beberapa faktor, yakni: 1) bencana alam di Sumatra pada akhir 2025; 2) masih lemahnya bisnis ritel; dan 3) masih tingginya ketidakpastian geopolitik. Meski demikian, manajemen menargetkan CoC yang relatif lebih rendah untuk 2026F, yakni di kisaran 1–1,2% seiring prospek perekonomian domestik yang lebih baik.
- Loan Growth Didorong Kredit terkait Kopdes Merah Putih
Per Desember 2025, pertumbuhan kredit mencapai +16% YoY, jauh melampaui target 2025 di kisaran +8–10%. Manajemen BBNI mengungkapkan bahwa realisasi tersebut didorong oleh penyaluran kredit sebesar Rp47 T ke PT Agrinas Pangan Nusantara untuk program Koperasi Desa Merah Putih. Mengesampingkan pinjaman tersebut, loan growth selama 2025 berada di level +10% YoY, sejalan dengan target. Manajemen menambahkan bahwa total kredit yang dialokasikan untuk program ini mencapai Rp66 T, dengan angka pinjaman telah naik menjadi Rp55 T per akhir Januari 2026 dan sisanya akan disalurkan secara bertahap. Terkait profitabilitas, manajemen mengkonfirmasi bahwa pinjaman kepada Agrinas mendapatkan yield 6% dengan Cost of Fund (CoF) sebesar 3,8%, sehingga spread–nya lebih rendah dibandingkan Net Interest Margin (NIM) keseluruhan BBNI.
Key Takeaway
Meski capaian laba bersih selama 2025 sejalan dengan ekspektasi, kami menilai bahwa secara umum kinerja underlying 4Q25/2025 sebagai hasil yang positif. Hal–hal positif yang kami highlights adalah: 1) tren kualitas aset yang membaik; dan 2) pertumbuhan CASA yang solid (+29% YoY). Dari sisi risiko, manajemen BBNI menyoroti potensi kembali mengetatnya likuiditas dengan kemungkinan ditarik kembalinya penempatan dana pemerintah dari himpunan bank milik negara (Himbara). Risiko pengetatan likuiditas ini turut menjadi faktor di balik target NIM yang lebih rendah pada 2026F, selain potensi kelanjutan penurunan loan yield seiring lagging effect dari penurunan suku bunga Bank Indonesia. Stockbit telah merilis artikel terkait prospek Indo Banks 2026 di sini!
🎯 EMAS Incar Produksi Emas di 100–115 Ribu Oz pada 2026
- $EMAS: Merdeka Gold Resources mengumumkan guidance 2026, di mana perseroan menargetkan produksi emas di kisaran 100–115 ribu oz (vs. 2025: tidak ada), bergantung kepada persetujuan RKAB. Sementara itu, cash cost emas diekspektasikan berkisar US$900–1.100/oz dan all–in sustaining cost (AISC) sekitar US$1.300–1.450/oz.
- $MDKA: Merdeka Copper Gold mengumumkan kinerja volume penjualan pada 4Q25/2025 sebagai berikut: 1) emas sebesar 15.004 oz pada 4Q25 (-49% QoQ, -48% YoY) dan 104.168 oz selama 2025 (-4% YoY); dan 2) tembaga sebesar 3.443 ton pada 4Q25 (+35% QoQ, +11% YoY) dan 10.717 ton selama 2025 (-26% YoY).
- $MBMA: Merdeka Battery Materials mengumumkan kinerja volume penjualan pada 4Q25/2025 sebagai berikut: 1) saprolite sebesar 1,8 juta wmt pada 4Q25 (-10% QoQ, +30% YoY) dan 6,6 juta wmt selama 2025 (+35% YoY); 2) limonite sebesar 7,8 juta wmt pada 4Q25 (+96% QoQ, +92% YoY) dan 16,8 juta wmt selama 2025 (+53% YoY); 3) NPI sebesar 19.243 ton pada 4Q25 (-3% QoQ, +2% YoY) dan 72.106 ton selama 2025 (-10% YoY); dan 4) nickel matte sebesar 8.961 ton pada 4Q25 (3Q25: tidak ada, -25% YoY) dan 19.715 ton selama 2025 (-62% YoY).
- $BRIS: Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan bahwa pihaknya memiliki rencana jangka menengah untuk menjadi bank kelompok modal inti (KBMI) 4, dengan tahap persiapan mulai dijalankan sejak tahun ini dan berlanjut tahun depan.
- $AMMN: Direktur Amman Mineral Internasional, Aditya Sasmito, membeli 200.000 saham AMMN dengan harga rata–rata Rp8.425/lembar atau senilai total ~Rp1,7 M pada 8 Januari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung Aditya Sasmito di AMMN naik, tetapi masih di kisaran 0,098%.
- $IMPC: Impack Pratama Industri berencana melaksanakan buyback saham hingga ~166,1 juta (0,3%) lembar dengan alokasi dana hingga Rp500 M pada 3 Februari–2 Mei 2026. Rencana ini tidak memerlukan persetujuan pemegang saham, seiring relaksasi yang diberikan oleh OJK untuk mendukung stabilitas pasar modal. Dalam keterbukaan informasi terpisah, pemegang saham IMPC, PT Harimas Tunggal Perkasa, membeli ~51,9 juta saham IMPC dengan harga rata–rata Rp2.481/lembar atau senilai total ~Rp129 M pada periode 29–30 Januari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung PT Harimas Tunggal Perkasa di IMPC naik dari 35,6% menjadi 35,69%.
- $INET: Sinergi Inti Andalan Prima mengumumkan bahwa perseroan telah mengakuisisi 53,57% saham Personel Alih Daya ($PADA) dari Koperasi Pegawai Indosat senilai ~Rp106,4 M. Rencana transaksi ini sebelumnya telah diumumkan pada Oktober 2025.
- $AMRT: Sumber Alfaria Trijaya menyuntik modal sebesar Rp35 M ke anak usahanya, PT Lancar Wiguna Sejahtera, melalui penyertaan saham baru. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan AMRT di PT Lancar Wiguna Sejahtera tidak berubah di level 70%.
Top Gainer 🔥
$CBDK | $BUMI | $SCMA | $INET |
| +23,49% | +20,00% | +17,76% | +17,50% |
Top Loser 🤕
$FILM | $SMIL | $SMGR | $TLKM |
| -14,81% | -3,35% | -1,55% | -1,43% |
 🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pada Selasa (3/2) bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran senilai ~Rp12,8 T untuk paket stimulus ekonomi periode 1Q26 yang mencakup diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, serta bantuan sosial. Stimulus ini akan diberikan selama Februari–Maret 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp12 T akan dialokasikan sebagai bantuan sosial berupa bantuan beras 10 kg dan minyak goreng. Pemerintah juga akan memberikan keringanan pajak pertambahan nilai (PPN) atas pembelian tiket pesawat kelas ekonomi sebesar 6%.
- Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan kepada Bloomberg pada Selasa (3/2) bahwa dirinya memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai +6% YoY pada 2026 dan +6,5% pada 2027. Purbaya menambahkan bahwa pelemahan rupiah tidak akan sampai berdampak pada perekonomian, sembari menegaskan bahwa pihaknya dan Bank Indonesia berkoordinasi untuk memastikan stabilitas mata uang rupiah.
- Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan kepada Bloomberg pada Selasa (3/2) bahwa pemerintah memastikan defisit APBN tidak akan melebihi batas 3% dari PDB seperti yang ditetapkan oleh undang–undang. Purbaya juga menyebut bahwa pemerintah tidak ingin mengulangi burden sharing dengan Bank Indonesia seperti pada 2021, di mana Bank Indonesia membeli obligasi pemerintah di pasar primer.
- Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pada Senin (2/2) bahwa proses pembentukan panitia seleksi dewan komisioner OJK telah dimulai, di mana tugas panitia seleksi tersebut akan memilih kandidat untuk mengisi jabatan pimpinan OJK secara definitif. Purbaya tidak merinci nama–nama kandidat tersebut, tapi mengatakan bahwa OJK akan memiliki ketua baru yang definitif paling lambat dalam 2 pekan ke depan. Purbaya juga membantah adanya arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait nama–nama calon ketua OJK dan mengeklaim bahwa pemerintah akan menjalankan proses seleksi secara independen.
- Presiden AS, Donald Trump, pada Senin (2/2) mengatakan akan meluncurkan proyek cadangan strategis untuk mengamankan pasokan mineral penting bagi industri AS. Proyek bernama Project Vault ini didukung pendanaan awal senilai US$12 miliar untuk mengakuisisi dan menimbun mineral yang dibutuhkan oleh industri otomotif, teknologi, dan lainnya. Inisiatif ini ditujukan untuk mengurangi manipulasi harga oleh China terhadap lithium, nikel, rare earth, dan mineral penting lainnya yang krusial bagi produksi kendaraan listrik, persenjataan berteknologi tinggi, serta barang manufaktur lainnya. Project Vault juga akan menyediakan cadangan mineral selama 60 hari untuk kebutuhan darurat.
- Presiden AS, Donald Trump, pada Senin (2/2) mengumumkan akan memangkas tarif terhadap India dari 50% menjadi 18% sebagai imbalan atas langkah India yang menghentikan pembelian minyak Rusia dan menurunkan hambatan perdagangan dengan AS. Trump menyebut bahwa India sekarang akan membeli minyak dari AS serta kemungkinan dari Venezuela.
- Komisaris Utama Bank Central Asia ($BBCA), Jahja Setiaatmadja, membeli 67.000 saham BBCA dengan harga rata–rata Rp7.450/lembar atau senilai total ~Rp500 juta pada 2 Februari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung Jahja Setiaatmadja di BBCA naik, tetapi masih di kisaran 0,03%.
- Ashmore Asset Management Indonesia ($AMOR) akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai Rp13/saham, mengindikasikan dividend yield ~3,4% per Selasa (3/2). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 10 Februari 2026, dengan pembayaran pada 24 Februari 2026.
- Lippo Cikarang ($LPCK) mengumumkan bahwa perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari Marlo Budiman selaku direktur utama perseroan. Sementara itu, Lippo Karawaci ($LPKR) juga mengumumkan bahwa perseroan telah menerima surat pengunduran diri Marlo Budiman dan Kartini Sjahrir dari posisi masing–masing sebagai direktur utama dan komisaris independen. Pengunduran diri ini akan dibahas dalam RUPS masing–masing emiten dengan jadwal yang belum diumumkan.
🔎 Free Float >15%, Dampaknya Apa?
“Kita tidak akan pernah tau skema apa yang dilakukan oleh perusahaan tersebut untuk melepas kepemilikan sahamnya ke publik, jika mereka nekad dan menggunakan skema pelepasan langsung tanpa disertai daya beli, maka harga akan turun signifikan.” — Seirine
Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini
Setelah keputusan bersama BEI, OJK, dan MSCI untuk menetapkan batas minimal free float saham di atas 15% yang berlaku di bursa saham Indonesia, Stockbitor Seirine membedah dampak positif dan negatif kebijakan ini terhadap pasar modal Indonesia. Ia juga membuat prediksi mengenai bagaimana berbagai perusahaan akan menerapkan kebijakan tersebut. Bagi perusahaan yang memiliki rasio free float jauh di bawah 15%, tersedia dua pilihan. Pertama, melepas saham ke publik secara terstruktur. Langkah ini berpotensi menurunkan volatilitas dan meningkatkan likuiditas, tetapi membutuhkan waktu dan konsistensi. Di sisi lain, jika perusahaan melakukan pelepasan saham ke publik tanpa perencanaan atau komunikasi yang jelas hanya demi memenuhi kebijakan semata, harga saham dapat turun drastis karena tidak diimbangi daya beli yang kuat. Oleh karena itu, Seirine menyarankan investor untuk melihat kembali portofolio masing–masing dan melakukan rebalancing pada saham yang dimiliki. Tertarik membaca bagaimana Seirine mengevaluasi kebijakan baru ini? Simak ulasan lengkapnya dalam tulisan berikut!
Disclaimer:
Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Sekuritas Digital (“Stockbit”), perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Semua konten dalam website ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.
Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.
Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri @Stockbit.com.
Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.

IHSG
Foreign Flow
Kurs USD/IDR
Gold
Oil
Coal
CPO
Nickel
$CBDK
$BUMI
$SCMA
$INET
$FILM
$SMIL
$SMGR
$TLKM