Harga minyak Brent turun sekitar -3,3% ke level ~US$77,9/barrel pada penutupan perdagangan hari Senin (22/6) dan stabil di kisaran ~US$78/barrel pada Selasa (23/6) pagi.
Penurunan harga minyak disebabkan oleh kemajuan dalam perundingan damai AS–Iran, di mana AS telah menerbitkan lisensi selama 60 hari untuk mengizinkan penjualan sebagian minyak dan produk petroleum Iran, yang memberikan ruang bagi Iran untuk kembali memperoleh pemasukan dari sektor energi.
Pejabat AS dan Iran menyatakan adanya kemajuan pada putaran pertama negosiasi menuju kesepakatan jangka panjang untuk mengakhiri konflik, meski masih terdapat perbedaan pandangan antara kedua pihak.
Wakil Presiden AS, JD Vance, mengatakan bahwa Iran telah bersedia menerima kedatangan inspektur nuklir, meski klaim ini dibantah oleh Iran.
Sementara itu, Presiden AS, Donald Trump, mengatakan bahwa negosiasi dengan Iran berjalan dengan sangat baik, serta menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka dan Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.
[Sumber: Bloomberg]
Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.
Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.
