šŸ„ FrieslandCampina akan Jadi Pengendali Baru ULTJ via Inbreng Frisian Flag Senilai Rp14,6 T / by Stockbit Investment Research

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance šŸš€

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
6.441,2 -0,33%-Rp1,8 triliun17.742 -0,03%4.432 +0,73%
Oil Coal CPO Nickel
98,3 -1,65%145,3 -0,55%4.883 -1,07%16.290 +0,76%

šŸ‘‹ Stockbitor!

FrieslandCampina dan Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company ($ULTJ) mengumumkan kerja sama strategis, di mana FrieslandCampina akan menjadi pengendali baru ULTJ dan PT Frisian Flag Indonesia (FFI) akan menjadi bagian dari grup ULTJ. Untuk merealisasikan rencana transaksi tersebut, ULTJ berencana melakukan rights issue hingga ~7,9 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp2.150/saham untuk mengakuisisi 100% saham FFI senilai ~Rp14,6 T.

Dalam rencana rights issue ini, pengendali ULTJ akan mengalihkan haknya kepada pemegang saham FFI — yakni, FrieslandCampina International Holding B.V., Blue Waves Group Ventures Pte. Ltd., dan PT Bahtera Wiraniaga Internusa — yang akan mengambil bagian melalui mekanisme inbreng. Setelah rights issue, FrieslandCampina akan menjadi pengendali baru ULTJ dengan kepemilikan berkisar 28,95–30,81%, sehingga akan melaksanakan tender offer wajib.

FrieslandCampina menyebut keluarga Prawirawidjaja akan tetap menjadi pemegang saham signifikan ULTJ dan Sabana Prawirawidjaja tetap menjabat sebagai direktur utama ULTJ. ULTJ pun akan tetap berstatus sebagai perusahaan terbuka di Indonesia. Rencana transaksi ini masih menunggu persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB pada 27 Oktober 2026 serta persetujuan regulator di Indonesia.

Sebelumnya, rumor rencana kerja sama antara FrieslandCampina dan ULTJ telah diberitakan oleh DealStreetAsia pada Oktober 2025, meski saat itu DealStreetAsia menyebut kerja sama ini hanya melibatkan penjualan saham minoritas ULTJ kepada FrieslandCampina dan bukan perubahan pengendalian.

Selain membahas rencana rights issue, RUPSLB ULTJ pada 27 Oktober 2026 juga mencakup pembahasan terkait persetujuan penggunaan sebagian dari saldo laba ditahan untuk dibagikan sebagai tambahan dividen tunai final serta perubahan susunan direksi dan komisaris.

Menyusul pengumuman tersebut, harga saham ULTJ naik +8,42% ke level Rp2.060/lembar pada penutupan Jumat (18/9).

Key Takeaway

Kami menilai ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh investor dalam rencana transaksi di atas:

  • Harga Tender Offer Wajib — Berdasarkan peraturan existing, harga terendah yang akan digunakan dalam tender offer wajib FrieslandCampina adalah harga akuisisi, yakni Rp2.150/saham.
  • Valuasi Akuisisi — Transaksi akuisisi FFI oleh ULTJ mengimplikasikan valuasi ~19x annualized P/E, berdasarkan laba bersih FFI sebesar ~Rp440 M selama 7M26 annualized. Dari sisi top–line, FFI mencetak pendapatan ~Rp7,8 T selama 7M26, sehingga margin laba bersihnya adalah 5,6%. Sebagai perbandingan, ULTJ diperdagangkan pada ~10x annualized P/E per Jumat (18/9) dengan margin laba bersih 19% selama 7M26. Artinya, akuisisi FFI oleh ULTJ dilakukan pada valuasi premium dan mendilusi laba per saham. Kami menilai potensi upside bagi ULTJ ke depannya dapat datang dari sinergi serta skala operasi/size perusahaan yang lebih besar, sehingga bisa saja membuka ruang bagi re–rating valuasi.

šŸ¤ Entitas milik Haji Isam akan Akuisisi 30% Saham BYAN

  • $BYAN: Bayan Resources mengumumkan bahwa ultimate beneficial owner perseroan, Low Tuck Kwong, dan Elaine Low telah menandatangani perjanjian untuk mendivestasikan 30% saham BYAN kepada PT Jhonlin Baratama, entitas grup Jhonlin milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam. Nilai indikatif rencana transaksi ini belum diumumkan. Pengumuman rencana transaksi ini muncul di tengah rumor dalam beberapa pekan terakhir bahwa Haji Isam berencana mengakuisisi BYAN, di mana Bloomberg pada pekan lalu melaporkan bahwa Haji Isam telah mengajukan penawaran dengan valuasi yang jauh lebih rendah dibandingkan nilai pasar BYAN saat ini.
  • $BAJA: Saranacentral Bajatama berencana menggelar rights issue hingga 900 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp500/saham, rasio 2 saham lama mendapatkan 1 rights, dan efek dilusi hingga 33,33%. Potensi perolehan dana dari aksi korporasi ini mencapai Rp450 M, yang ditujukan untuk menyelesaikan seluruh pokok utang dan bunga senilai Rp445 M dari pihak afiliasi perseroan, PT Sarana Steel, sementara sisanya untuk modal kerja. PT Sarana Steel sendiri akan bertindak sebagai pembeli siaga dengan nilai hingga Rp310 M, yang akan disetorkan melalui kompensasi utang atas hak tagih pinjaman pokoknya kepada BAJA. Selain itu, pengendali BAJA, Ibnu Susanto, akan melaksanakan seluruh haknya dan akan menjadi pembeli siaga hingga ~Rp59,9 M. Cum rights di pasar reguler dan negosiasi pada 25 September 2026, dengan periode perdagangan dan pelaksanaan rights pada 1–7 Oktober 2026. Rencana aksi korporasi ini sebelumnya telah diumumkan sejak Februari 2026 dan telah mendapatkan persetujuan RUPSLB pada Maret 2026.
  • $KKGI: Resource Alam Indonesia akan membagikan dividen tambahan tahun buku 2025 senilai ~Rp97,5 M atau Rp20/saham, mengindikasikan dividend yield ~6,1% per Jumat (18/9). Pembagian dividen ini bersumber dari saldo laba ditahan per 31 Desember 2025. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 23 September 2026, sementara pembayaran pada 15 Oktober 2026. Sebelumnya, KKGI telah membagikan dividen Rp12/saham pada Juli 2026, sehingga total dividen tahun buku 2025 mencapai Rp32/saham atau setara ~384% dividend payout ratio (vs. tahun buku 2024: ~37%).
  • $HEXA: Direktur Utama Hexindo Adiperkasa, Dwi Swasono, mengatakan bahwa pihaknya masih optimistis mencapai target pertumbuhan pendapatan sebesar +14% pada 2026, meski realisasi kinerja 1Q26 masih lemah. Dwi menyebut bahwa optimisme tersebut didasarkan oleh sejumlah katalis positif ke depan, antara lain penyelesaian order backlog, potensi peningkatan aktivitas pertambangan, serta pertumbuhan permintaan dari sektor agro. Dwi menyebut bahwa revisi kuota produksi RKAB sejumlah pertambangan sudah keluar per Agustus 2026 dan diharapkan dapat meningkatkan aktivitas tambang, meski tidak merincinya lebih lanjut. Perseroan juga melihat kenaikan harga komoditas agro dapat mendorong permintaan alat berat dari sektor tersebut. Sebagai konteks, HEXA belum merilis laporan keuangan periode 2Q26.
  • $HOKI: Buyung Poetra Sembada mengatakan dalam klarifikasi kepada BEI bahwa 4 produk perseroan — yakni, Topi Koki Short Grain, Topi Koki Setra Royale, Topi Koki Long Grain Crystal, dan HOK–1 Gohan — telah menjadi objek pengawasan oleh instansi pemerintah terkait ketentuan fortifikasi serta klaim gizi. HOKI menyebut telah menerima surat resmi dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta mengenai temuan terkait ketentuan keamanan, mutu, label, dan/atau gizi pangan pada keempat produk tersebut, serta mengatakan bahwa kegiatan usaha dan operasional perseroan secara umum tetap berjalan sebagaimana biasa dengan memperhatikan arahan pemerintah. Sesuai arahan instansi pemerintah, HOKI sedang melakukan proses inventarisasi atas produk yang masih berada di gudang, distributor, agen, retail, maupun media pemasaran elektronik pihak ketiga. Perseroan belum dapat menentukan atau mengestimasi besaran pasti dampak finansial dan operasional maupun biaya penarikan produk, mengingat proses inventarisasi dan evaluasi masih berlangsung. Pernyataan HOKI muncul setelah produk–produk perseroan termasuk dalam daftar 25 merek beras fortifikasi yang diduga tidak memenuhi kandungan sesuai label, yang diumumkan oleh Kementerian Pertanian pada Selasa (15/9). Pada Rabu (16/9), Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengatakan bahwa pihaknya mencabut izin edar atas 25 merek beras fortifikasi yang melanggar serta telah meminta Bulog untuk segera menyalurkan stok beras premium ke jaringan ritel modern.
  • $MBTO: Direktur Utama Martina Berto, Bryan Tilaar, mengatakan bahwa pihaknya optimistis dapat mencapai target laba usaha dan laba bersih selama 2026 masing–masing di level Rp47 M dan Rp24 M, berbalik positif dari kerugian tahun lalu. Optimisme tersebut didasarkan pada kinerja pertumbuhan pendapatan +37% selama 1H26, di mana perseroan memperkirakan pendapatan hingga akhir tahun dapat mencapai Rp501 M (+24% YoY).
  • $IFII: Indonesia Fibreboard Industry akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 senilai Rp5/saham, mengindikasikan dividend yield ~2,4% per Jumat (18/9). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 28 September 2026, sementara pembayaran pada 15 Oktober 2026.

šŸ”Ž Insider Transactions

Source: IDX

Top Gainer šŸ”„

$MBMA $INCO $MAPA $HRTA
+4,81%+3,85%+3,76%+3,29%

Top Loser šŸ¤•

$BBYB $TOWR $SCMA $BSDE
-6,56%-6,33%-6,12%-5,47%

ā€ŠšŸ”„ Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, pada Jumat (18/9) menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjaga defisit APBN di bawah limit 3% terhadap PDB, sebagaimana regulasi yang berlaku saat ini. Suahasil juga meminta agar diskusi terkait pembahasan ulang limit legal defisit APBN dapat dilakukan secara konstruktif, mengingat sektor keuangan bekerja berdasarkan ekspektasi dan Kementerian Keuangan tidak ingin ā€œmemberikan ekspektasi yang menyulitkan pengelolaan fiskalā€. Pernyataan Suahasil muncul di tengah wacana pembahasan ulang batas defisit APBN dalam revisi UU Keuangan Negara yang diajukan Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, pada Kamis (17/9), yang hanya berselang kurang dari 4 bulan setelah Misbakhun mengatakan bahwa RUU tersebut belum akan membahas perubahan limit defisit APBN.
  • Kementerian Keuangan mencatat bahwa defisit APBN hingga akhir Agustus 2026 mencapai Rp240,1 T atau setara 0,93% terhadap PDB (vs. 7M26: defisit 0,91% terhadap PDB, 8M25: defisit 1,35% terhadap PDB). Hasil tersebut dipengaruhi oleh penerimaan negara yang tumbuh +25,4% YoY menjadi Rp2.055,6 T, didorong oleh penerimaan pajak yang naik +24,1% YoY. Sementara itu, belanja negara naik +17,1% YoY menjadi Rp2.295,7 T, didorong oleh belanja kementerian dan lembaga yang melonjak +33% YoY. Keseimbangan primer tercatat surplus Rp154 T per akhir Agustus 2026 (vs. 7M26: surplus Rp102,7 T, 8M25: surplus Rp22,2 T).
  • Bank sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) menaikkan suku bunga acuannya sebesar +25 bps ke level 1,25% pada Jumat (18/9), sesuai ekspektasi dan menandai level tertinggi sejak 1995. BoJ menyebut adanya risiko inflasi inti dapat melampaui target 2%. Selain itu, BoJ menekankan perlunya kewaspadaan terhadap berbagai risiko, khususnya perkembangan situasi di Timur Tengah, permintaan terkait artificial intelligence (AI), volatilitas nilai tukar, serta dampaknya terhadap perekonomian dan inflasi.
  • Ketua Umum Gapki, Eddy Martono, mengatakan pada Jumat (18/9) bahwa pihaknya memperkirakan penurunan produksi CPO Indonesia selama 2027 akibat El Nino hanya akan mencapai -3% YoY menjadi 56,6 juta ton, lebih ringan dibandingkan perkiraan sebelumnya pada awal September 2026 di mana Gapki memperkirakan penurunan produksi CPO pada tahun depan mencapai -5% YoY. Eddy menjelaskan bahwa dampak El Nino cenderung lebih kuat di wilayah selatan Indonesia, sementara daerah penghasil utama CPO di Indonesia terletak di sebelah utara khatulistiwa. Gapki memperkirakan produksi CPO Indonesia kemungkinan mulai pulih pada 2028, meski jumlahnya akan tetap berada di bawah potensi maksimum. Gapki juga memproyeksikan konsumsi CPO di Indonesia akan meningkat dari ~27 juta ton pada 2026 menjadi ~30 juta ton pada 2027, sementara ekspor kemungkinan turun dari ~31 juta ton pada 2026 menjadi ~26 juta ton pada 2027. Gapki menilai bahwa produksi CPO saat ini secara fundamental mencukupi untuk mendukung pelaksanaan program mandatori biodiesel B50.
  • Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) memperkirakan bahwa Indonesia berpotensi menambah kapasitas biodiesel sebesar 1 juta kiloliter pada 2027. Sebagai konteks, kapasitas biodiesel nasional saat ini mencapai 22 juta kiloliter. Wakil Ketua Aprobi, Catra de Thouars, mengatakan pada Kamis (17/9) bahwa terdapat 3 perusahaan yang sedang melakukan ekspansi kapasitas produksi atau mengembangkan fasilitas baru, meski tidak merincinya lebih lanjut.
  • Harga minyak Brent turun sekitar -1,7% ke kisaran US$98/barrel pada Jumat (18/9) sore, melanjutkan penurunan sekitar -1% pada penutupan perdagangan Kamis (17/9). Penurunan harga minyak disebabkan oleh antisipasi pasar terkait potensi putaran negosiasi berikutnya antara AS–Iran serta meredanya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan yang lebih luas di Timur Tengah, setelah Arab Saudi mulai memulihkan pipa ekspor minyak utama East–West dengan target dapat mengembalikan sekitar setengah kapasitas aliran pipa tersebut dalam beberapa hari. Sementara itu, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa dirinya sedang mempertimbangkan apakah akan kembali meningkatkan serangan terhadap Iran, menjelang pertemuan dengan negara–negara kawasan Teluk Persia pada pekan depan di sela–sela Sidang Umum PBB. Selain itu, Trump juga dijadwalkan menggelar pertemuan dengan Presiden China, Xi Jinping, yang kemungkinan akan membahas perang tersebut.
  • Direktur Jenderal di Kementerian ESDM, Eniya Listiani, mengatakan bahwa penyusunan peraturan presiden terkait program pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 GWp saat ini masih dalam tahap harmonisasi. Eniya menyebut bahwa pihaknya berharap regulasi tersebut dapat rampung dalam kurun waktu kurang dari 1 bulan. Pernyataan Eniya muncul setelah Asosiasi Energi Surya Indonesia mendesak pemerintah untuk merilis payung hukum program tersebut, agar menjadi acuan pelaku usaha sebelum menentukan apakah akan berpartisipasi dalam program tersebut.
  • Sekar Bumi ($SKBM) mengatakan bahwa gudang perseroan di Tangerang mengalami kebakaran pada Kamis (17/9). Perseroan menyebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka–luka dalam kejadian kebakaran tersebut, meski terdapat area atau bagian gudang yang mengalami kerusakan. Saat ini, perseroan sedang melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap kondisi fasilitas serta dampak kejadian terhadap kegiatan produksi dan operasional perseroan.

šŸ“‰ Short Selling dan Risikonya

ā€œIni instrumen yang nuntut pengetahuan, pengalaman, dan kontrol diri. Kalau belum siap, nggak ada salahnya nunggu dan belajar dulu. Pasar nggak ke mana-mana.ā€ — klinikporto

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Short selling sebentar lagi hadir di Pasar Saham Indonesia, tetapi instrumen ini bukan sesuatu yang bisa digunakan tanpa memahami risikonya. Menurut stockbitor klinikporto, risiko justru menjadi hal yang paling krusial. Berbeda dengan posisi long yang kerugiannya maksimal 100% ketika harga saham turun hingga nol, kerugian dalam short selling secara teori tidak terbatas karena harga saham bisa terus naik tanpa batas. Risiko lainnya yang lebih perlu diwaspadai adalah short squeeze yaitu ketika banyak short seller panik dan membeli kembali saham secara bersamaan sehingga harga terdorong semakin tinggi dan memicu short seller lain ikut menutup posisi, menciptakan spiral kenaikan harga. Selain membahas risiko, stockbitor klinikporto juga mengulas studi kasus nyata, penerapan short selling di sejumlah negara lain serta hal-hal lain yang penting dipertimbangkan sebelum mengambil posisi. Cek tulisan lengkap stockbitor klinikporto untuk memahami instrumen ini lebih jauh.

Sekilas tentang klinikporto

Stockbitor klinikporto aktif sejak Januari 2021. Akun ini dikenal sebagai sumber konten edukatif seputar investasi saham, mulai dari bedah prospektus IPO, analisa fundamental dan teknikal, hingga perbandingan tools investasi, semua dikemas secara mendalam namun tetap mudah dipahami, khususnya bagi para pemula yang mereka sapa sebagai "klinikers."

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved.

Disclaimer:

Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Karya Indonesia (ā€œStockbitā€), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri @Stockbit.com.

Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.