🆓 OJK Target Naikkan Minimum Free Float per 2026 / by Stockbit Snips

Photo by: Bursa Efek Indonesia

Daily Market Performance 🚀

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
8.937+0,13%+Rp257 miliar16.805 +0,07%4.480 +0,42%
Oil Coal CPO Nickel
62,1 +0,19%107,6 +0,94%4.051 +0,20%17.155 -4,14%

👋 Stockbitor!

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, mengatakan pada Jumat (9/1) bahwa pihaknya berencana menyesuaikan aturan minimum free float secara bertahap mulai dari 2026. Meski demikian, Inarno belum merinci perubahan minimum free float yang akan diterapkan.

Sebagai konteks, persyaratan minimum free float saat ini adalah 7,5%. Pada Desember 2025, Inarno menyebut bahwa pihaknya memperkirakan wacana ketentuan minimum free float sebesar 10% memerlukan likuiditas sebesar Rp21 T. Sementara itu, jika minimum free float ditetapkan sebesar 15%, maka likuiditas yang dibutuhkan mencapai Rp203 T.

OJK memperkirakan bahwa jika minimum free float ditetapkan di level 10%, sebanyak 192 emiten belum memenuhi ketentuan tersebut. Jumlah emiten yang belum siap meningkat menjadi 327 emiten jika batas minimum free float dinaikkan menjadi 15%.

Inarno menyebut bahwa peningkatan demand dibutuhkan untuk mencapai kesiapan tersebut, khususnya peningkatan peran investor institusi. Secara umum, jumlah investor telah meningkat secara signifikan selama setahun terakhir, tetapi peningkatan tersebut didominasi oleh investor ritel. BEI mencatat bahwa investor ritel berkontribusi sebesar 54% rata–rata nilai transaksi harian pada Desember 2025, meningkat dari level 33% per Desember 2024 (lihat gambar). Selain itu, dari sisi kepemilikan, BEI mencatat bahwa kepemilikan investor institusi domestik cenderung menyusut, dari level 40,3% pada 2021 menjadi 39,4% per September 2025.

Key Takeaway

Seperti yang diungkapkan Inarno, peningkatan demand dibutuhkan untuk menyerap likuiditas (supply) tambahan dari peningkatan minimum free float. Kebutuhan meningkatkan free float berpotensi memunculkan aksi korporasi seperti rights issue dan/atau private placement, atau bahkan go private jika emiten merasa ‘keberatan’ untuk memenuhi ketentuan. Namun, dalam jangka panjang, kami menilai penerapan ini berpotensi meningkatkan likuiditas serta mengurangi risiko manipulasi pasar, sehingga dapat meningkatkan daya tarik pasar saham Indonesia di mata investor asing. Sebagai referensi, investor dapat menggunakan fitur Screener di Stockbit untuk melihat free float emiten–emiten di BEI.

🪙 BRMS Target Produksi Emas Setidaknya 80 Ribu Oz pada 2026

  • $BRMS: Kontan melaporkan bahwa Bumi Resources Minerals menargetkan produksi emas sebesar 80 ribu troy ounce pada 2026, naik +12,7–17,6% dibandingkan target 2025 di level 68–71 ribu troy ounce. Sebelumnya, manajemen BRMS dalam pemaparan publik pada November 2025 menjelaskan bahwa target produksi 80 ribu troy ounce pada 2026 hanya bersumber dari Palu, Sulawesi Tengah dan belum dari prospek tambang emas lain.
  • $SMRA: Summarecon Agung mencatat marketing sales Rp1,96 T pada 4Q25 (+15% YoY, +41% QoQ). Hasil ini membuat marketing sales selama 2025 mencapai Rp5,52 T (+27% YoY), lebih tinggi sekitar +11% dibandingkan target 2025 di level Rp5 T. Segmen rumah berkontribusi sekitar 74% dari marketing sales selama 2025, diikuti oleh ruko (17%), kavling tanah (7%), apartemen (2%), serta perkantoran dan komersial (0,1%).
  • $ANTM: Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan pada Kamis (8/1) bahwa proyek ekosistem industri baterai kendaraan listrik terintegrasi yang dimiliki konsorsium Aneka Tambang, Indonesia Battery Corporation, dan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd. akan segera diresmikan dan berproduksi pada 1H26. Sebelumnya, proyek bernilai US$6 miliar tersebut telah melakukan groundbreaking pada Juni 2025. Proyek tersebut akan memproduksi sel baterai dengan kapasitas hingga 15 GWh, yang dapat menghasilkan listrik untuk 250.000–300.000 mobil. Bahlil menjelaskan bahwa proyek tersebut akan dibagi ke 2 tempat, yakni industri hulu di Maluku Utara dan kawasan industri di Jawa Barat.
  • $NCKL: Pemegang saham Trimegah Bangun Persada, Glencore International Investments Ltd., menjual ~205 juta saham NCKL dengan harga rata–rata Rp1.351/lembar atau senilai total Rp276,9 M pada 29 Desember 2025–7 Januari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan Glencore International Investments Ltd. di NCKL turun dari 7,2% menjadi 6,87%.
  • $SOCI: Direktur Soechi Lines, Paula Marlina, mengatakan bahwa 2 entitas usaha baru yang didirikan oleh perseroan pada Desember 2025 — yakni, Soechi Eternity Maritime Free Zone Company di Uni Emirat Arab dan Eternity Ocean Maritime Ltd. di Marshall Islands — akan membutuhkan waktu hingga 1–2 tahun ke depan untuk dapat efektif beroperasi secara komersial. Paula juga menyebut bahwa kapal tanker liquified natural gas (LNG) dan medium range yang diakuisisi SOCI pada 2025 akan memiliki utilisasi penuh pada 2026. Untuk segmen galangan kapal, Paula menyebut bahwa SOCI menargetkan dapat menjaga utilisasi dan memperluas pasar galangan, dengan target mengerjakan 20–30 unit kapal per tahun.
  • $TRIN: Perintis Triniti Properti mengumumkan bahwa PT Raksaka Satya Devya dan PT Rada Saraswati Surya masing–masing membeli 4% dan 1% saham perseroan dengan harga rata–rata Rp200/lembar pada 16 Desember 2025. Transaksi ini merupakan bagian dari kerja sama antara TRIN dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, keponakan Presiden Prabowo Subianto sekaligus komisaris utama perseroan. Sebelumnya, TRIN pada Desember 2025 mengumumkan kerja sama dengan Rahayu Saraswati. Dalam kerja sama ini, Rahayu Saraswati dan/atau pihak yang ditunjuk olehnya dapat melakukan pengalihan saham dengan pengendali TRIN, yakni PT Kunci Daud Indonesia dan PT Intan Investama Internasional, dengan jumlah sampai dengan 5% pada tahap awal dan opsi selanjutnya sampai dengan 20%.
  • $NINE: Direktur Utama Techno9 Indonesia, Nuzwan Gufron, mengatakan bahwa pihaknya berencana mendaftarkan rights issue paling lambat pada 2Q26, yang ditujukan untuk mengintegrasikan aset pertambangan di Mongolia yang dimiliki oleh grup Poh selaku pemegang saham perseroan. Sebelumnya, NINE pada akhir Desember 2025 mengumumkan bahwa perseroan telah mengamankan opsi untuk membeli aset pertambangan di Mongolia senilai US$150 juta dari Poh Golden Ger Resources Pte Ltd., perusahaan yang dimiliki oleh grup Poh. Opsi transaksi ini berlaku selama 9 bulan sejak tanggal perjanjian opsi pada 28 Desember 2025, serta ditujukan untuk mendiversifikasi usaha NINE. Nuzwan menjelaskan bahwa tidak terdapat biaya untuk mengakuisisi aset tambang Mongolia tersebut, di mana aset tersebut akan dimasukkan ke dalam perseroan melalui proses rights issue.

Top Gainer 🔥

$INDY $KIJA $KPIG $ASRI
+15,20%+13,46%+10,89%+7,93%

Top Loser 🤕

$SMDR $PANI $MAPA $TAPG
-3,76%-3,59%-3,01%-2,91%

 🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai +5,45% YoY pada 4Q25 (vs. 3Q25: +5,04% YoY, 4Q24: +5,02% YoY), lebih rendah dibandingkan proyeksi yang disampaikan Purbaya pada Oktober 2025 di level +5,67% YoY. Untuk 2025, Purbaya memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh +5,12% YoY (vs. 2024: +5,03% YoY), di bawah target APBN 2025 di level +5,2% YoY. BPS belum merilis data resmi pertumbuhan ekonomi pada 4Q25 dan 2025.
  • Bank Indonesia mencatat bahwa indeks keyakinan konsumen Indonesia turun secara bulanan ke level 123,5 pada Desember 2025 (vs. November 2025: 124, Desember 2024: 127,7). Hasil ini ditekan oleh penurunan di hampir seluruh sub–indeks, kecuali indeks ketersediaan lapangan kerja dan indeks ekspektasi penghasilan.
  • Bloomberg melaporkan bahwa harga nikel forward 3 bulan di London Metal Exchange turun -4,1% ke US$17.155/ton pada Kamis (8/1) seiring belum dirilisnya rincian pemangkasan produksi bijih nikel Indonesia. Meski telah mengkonfirmasi wacana pemangkasan produksi bijih nikel, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan pada Kamis (8/1) bahwa pemerintah masih menghitung kuota produksi bijih nikel pada 2026.
  • Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat bahwa penjualan motor domestik pada Desember 2025 mencapai 461.925 unit (+14,5% YoY, -11,8% MoM). Hasil tersebut membuat penjualan motor domestik selama 2025 mencapai ~6,4 juta unit (+1,3% YoY), setara 96–100% target 2025 di level 6,4–6,7 juta unit. Untuk 2026, Bisnis melaporkan bahwa AISI menargetkan penjualan motor domestik di kisaran 6,4–6,7 juta unit.
  • Bloomberg melaporkan bahwa UU APBN 2026 memberikan kewenangan kepada Kementerian Keuangan untuk mengubah komposisi mata uang dalam saldo anggaran lebih (SAL) antara rupiah dan valuta asing. Ketentuan ini memungkinkan Kementerian Keuangan untuk mengelola dan mengoptimalkan SAL — termasuk dengan menempatkan dana di luar Bank Indonesia — guna mendukung kebijakan pemerintah, menjaga keberlanjutan fiskal, serta meredam risiko dan ketidakpastian pasar. Rincian pelaksanaan kebijakan tersebut akan diatur lebih lanjut melalui peraturan Kementerian Keuangan.
  • Komisaris Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company ($ULTJ), Suhendra Prawira Widjaja, membeli ~5,2 juta saham ULTJ dengan harga rata–rata Rp1.435/lembar atau senilai total ~Rp7,5 M pada 6–7 Januari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan Suhendra Prawira Widjaja di ULTJ naik dari 1,24% menjadi 1,29%.
  • Adhi Kartiko Pratama ($NICE) mendapatkan fasilitas kredit senilai Rp100 M dari Bank SMBC Indonesia ($BTPN), yang ditujukan untuk modal kerja. Fasilitas ini memiliki tenor 12 bulan dengan suku bunga COF + 1,25% per tahun.

🤑 Cara Menemukan Saham Multibagger

“Harga saham naik gila-gilaan. Sekarang WTE tiba–tiba hilang lagi dari berita. Saham WTE jadi sepi peminat lagi dan harga perlahan turun.” — r4wr

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Saham bisa jadi multibagger karena tren dan likuiditas, bukan karena terlihat murah. Dengan mengikuti arus uang ke industri yang sedang atau akan hype, investor punya peluang untuk profit meski pilihan sahamnya tidak sempurna selama pilihannya berada di sektor yang tepat. Kunci terbesarnya justru ada pada kemampuan mengantisipasi tren sebelum ramai, membaca arah global, regulasi, dan siklus industri, lalu masuk saat pasar masih sepi dan bersabar menunggu likuiditas datang, seperti yang terjadi pada tema waste to energy dan saham TOBA. Untuk memahami alur berpikir dan contoh lengkapnya, baca tulisan dari r4wr berikut ini!

Sekilas tentang r4wr

r4wr merupakan Stockbitor yang aktif dan sering membahas seputar pola pasar, psikologi investasi, serta pemikiran yang tidak hanya berfokus pada teknikal semata, tetapi juga pada story dan dinamika yang lebih luas di balik pergerakan harga. Pendekatannya cenderung mengajak pembaca berpikir kritis dan jernih, menghindari spekulasi emosional, serta melihat pasar dari sudut pandang yang lebih rasional. Temukan artikel menarik lainnya dari r4wr di sini!

Copyright 2025 Stockbit, all rights reserved.

Disclaimer:

Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Sekuritas Digital (“Stockbit”), perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Semua konten dalam website ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri @Stockbit.com.

Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.