🌷 Probabilitas Rate Hike The Fed Meningkat Usai Rilis Data NFP, Meski Trump Desak Rate Cut / by Stockbit Investment Research

Source: Truth Social

Daily Market Performance šŸš€

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
6.619,7 -0,25%-Rp678,6 miliar17.640 +0,02%4.439 -0,85%
Oil Coal CPO Nickel
96,8 +0,55%153,0 +0,00%4.979 +1,01%16.846 +0,36%

šŸ‘‹ Stockbitor!

Biro statistik tenaga kerja AS mencatat non–farm payroll (NFP) AS naik +162 ribu pada Agustus 2026 (vs. Juli 2026: +21 ribu), jauh melampaui ekspektasi konsensus yang memperkirakan kenaikan +56 ribu sekaligus menandai kenaikan tertinggi sejak April 2026. Tingkat pengangguran juga tercatat tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya di level 4,1%.

Data ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan konsensus mendorong pasar menaikkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September 2026 ke ~59,4% per Jumat (4/9), menurut analisis dari CME FedWatch Tool, naik dibandingkan hari sebelumnya di level 49%. Namun, Presiden Donald Trump mengatakan pada Jumat (5/9) bahwa data NFP tersebut lebih rendah dibandingkan ekspektasinya sendiri, serta mendesak The Fed untuk menurunkan suku bunga karena ā€œsuku bunga tinggi akan merugikan ASā€. Jika The Fed tidak menurunkan suku bunga, Trump mengancam akan menghentikan perdagangan dengan negara–negara yang memiliki surplus neraca perdagangan dengan AS.

The Fed menolak untuk mengomentari pernyataan Trump. Di sisi lain, Kepala The Fed, Kevin Warsh, dalam pidatonya di Jackson Hole pada akhir Agustus 2026 menegaskan bahwa prioritas utama The Fed saat ini adalah mengendalikan inflasi, dengan pasar tenaga kerja yang dinilai sudah konsisten full employment pada level pengangguran 4,1%. Sejak pernyataan Warsh, harga minyak Brent telah naik lebih lanjut dari ~US$90/barrel ke ~US$96/barrel pada Senin (7/9) seiring eskalasi konflik AS–Iran, yang menambah tekanan terhadap inflasi AS.

Key Takeaway

Kenaikan suku bunga AS dapat turut menekan pasar obligasi Indonesia dan nilai tukar rupiah, sehingga perlu direspons oleh Bank Indonesia. Konsensus Bloomberg kini mengekspektasikan suku bunga BI Rate naik +25 bps ke 6% hingga akhir 2026, berubah dari hasil survei pada Agustus 2026 yang mengekspektasikan suku bunga BI Rate tetap di level 5,75% hingga akhir 2026.

Dalam waktu dekat, investor perlu mencermati: 1) data inflasi AS periode Agustus 2026 yang akan dirilis pada 11 September 2026 waktu setempat, di mana rilis data tersebut akan menjadi penentu arah kebijakan The Fed; 2) keputusan suku bunga The Fed pada 17 September 2026 waktu setempat; serta 3) pergerakan harga minyak.

šŸŒ BUMI Rampungkan Akuisisi Loyal Metals Senilai Rp1 T

  • $BUMI: Bumi Resources melalui anak usahanya, Bumi Resources Australia Pty. Ltd., mengumumkan telah merampungkan akuisisi 100% saham perusahaan tambang emas dan tembaga asal Australia, Loyal Metals Ltd. (ASX: LLM), senilai ~AU$79,1 juta atau ~Rp1 T pada 4 September 2026. Sebelumnya, pemegang saham Loyal Metals telah menyetujui rencana akuisisi oleh BUMI pada Agustus 2026.
  • $TLKM: Direktur Telkom Indonesia, Budi Satria Dharma Purba, mengatakan bahwa pihaknya tengah mencari mitra strategis untuk mengembangkan bisnis data center, dengan kemungkinan divestasi mayoritas kepemilikan bisnis tersebut. Budi menjelaskan bahwa proses kemitraan tersebut saat ini telah memasuki tahap evaluasi binding offers dan ditargetkan rampung pada akhir 2026. Budi menjelaskan bahwa pihaknya mencari mitra strategis yang dapat membawa kapabilitas operasional, akses kepada market khususnya hyperscaler global, serta kemampuan mempercepat pembangunan dan utilisasi kapasitas.
  • $BTPS: Bank BTPN Syariah berencana melaksanakan buyback saham dengan alokasi dana hingga Rp1 T pada periode 12 bulan sejak 14 Oktober 2026. Rencana ini akan dibahas dalam RUPSLB pada 13 Oktober 2026.
  • $DMAS: Direktur dan Sekretaris Perusahaan Puradelta Lestari, Tondy Suwanto, mengatakan bahwa pihaknya berencana menaikkan target marketing sales 2026 seiring sektor data center yang masih prospektif, meski tidak merincinya lebih lanjut. Tondy menyebut bahwa pihaknya optimistis dengan sektor properti kawasan industri hingga 2027, didukung oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang menarik investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia. DMAS sendiri mencatatkan marketing sales sebesar ~Rp1,2 T selama 1H26 (+98% YoY), setara ~55% target 2026 di level Rp2,08 T, dengan ~70% dari pipeline permintaan lahan industri seluas 85 hektar perseroan berasal dari segmen data center.
  • $PSAB: J Resources Asia Pasifik akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 senilai Rp30/saham, mengindikasikan dividend yield ~5,4% per Senin (7/9). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 15 September 2026, sementara pembayaran pada 29 September 2026.
  • $SUNI: Sunindo Pratama ditetapkan sebagai pemenang tender pengadaan casing senilai ~US$3,2 juta oleh PT Pertamina EP. Kontrak ini memiliki jangka waktu 6 bulan dan 50 hari kalender.

šŸ”Ž Insider Transactions

Source: IDX

Top Gainer šŸ”„

$SGER $BFIN $BUMI $AKRA
+7,75%+6,84%+4,76%+4,69%

Top Loser šŸ¤•

$BUVA $EMAS $ARTO $ESSA
-3,90%-2,88%-2,86%-2,84%

ā€ŠšŸ”„ Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Badan Anggaran DPR dan Kementerian Keuangan pada Senin (7/9) menyepakati penurunan anggaran subsidi energi dalam penyusunan RAPBN 2027 menjadi Rp261,5 T, dibandingkan usulan awal pemerintah di level ~Rp272,9 T. Ketua Banggar DPR, Said Abdullah, menjelaskan bahwa penurunan anggaran tersebut disebabkan oleh penurunan alokasi volume energi subsidi, dengan alokasi penyaluran BBM subsidi turun dari ~20,1 juta kiloliter menjadi 19,5 juta kiloliter, LPG 3 kg turun dari ~8,9 juta kg menjadi 8 juta kg, dan minyak solar turun dari ~19,6 juta kiloliter menjadi 19 juta kiloliter. Sementara itu, subsidi minyak tanah naik dari 539.000 kiloliter menjadi 561.000 kiloliter.
  • Harga minyak Brent sempat naik sekitar +0,8% ke kisaran US$97,1/barrel pada Senin (7/9) pagi sebelum melandai ke level US$96,8/barrel (+0,6%). Kenaikan harga minyak didorong oleh pengumuman komando pusat AS pada Sabtu (5/9) bahwa militer AS telah menyerang 3 kapal tanker minyak Iran pada akhir pekan lalu dan menghancurkan 1 kapal di antaranya, sebagai bagian dari tindakan balasan atas serangan rudal Iran terhadap kapal perang angkatan laut AS. Menanggapi serangan tersebut, Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, mengatakan pada Minggu (6/9) bahwa Iran akan mengumumkan zona terlarang baru di luar Selat Hormuz dalam beberapa hari mendatang, dimulai dari garis blokade angkatan laut AS dan meluas ke sebagian wilayah Teluk Persia. Iran juga mengklaim telah menargetkan 3 kapal tanker, meski belum ada konfirmasi independen terkait hal tersebut.
  • Ketua Komite Pertambangan Minerba Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hendra Sinadia, mengatakan kepada Bloomberg Technoz bahwa pihaknya memperkirakan penyusutan Sungai Barito akibat El Nino menyebabkan pengiriman ~3,9 juta ton batu bara terhambat dalam 1 bulan. Hendra mengonfirmasi bahwa penyusutan Sungai Barito mengganggu pengiriman batu bara dari tambang di Kalimantan Tengah, tetapi Apindo belum mendapatkan rincian mengenai perusahaan yang terdampak gangguan serta perusahaan yang mengumumkan force majeure. Sebelumnya, Argus Media melaporkan bahwa pasokan batu bara dari Kalimantan Tengah, yang sebagian besar memproduksi batu bara mid–to–high calorific, mengalami gangguan akibat penyusutan Sungai Barito, dengan beberapa produsen telah mendeklarasikan force majeure.
  • Bank Indonesia mencatat bahwa cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2026 naik ke level US$146,5 miliar (vs. Juli 2026: US$145,3 miliar). Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah. Posisi cadangan devisa pada akhir Agustus 2026 setara pembiayaan 5,4 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, masih berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
  • Bank Indonesia mencatat bahwa uang primer (M0) adjusted pada Agustus 2026 tumbuh +16,3% YoY menjadi Rp2.281,5 T (vs. Juli 2026: +17,1%). Perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan uang kartal yang diedarkan sebesar +12,9% YoY dan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar +19% YoY. Pertumbuhan M0 adjusted telah memperhitungkan dampak pemberian insentif likuiditas (pengendalian moneter adjusted).
  • OPEC+ pada Minggu (6/9) sepakat untuk mempertahankan tingkat produksi minyak pada Oktober 2026, setelah dalam beberapa bulan sebelumnya menaikkan tingkat produksi secara simbolis sebagai bagian dari pencabutan pemangkasan produksi sebesar 1,65 juta barrel per hari pada 2023. Reuters mencatat bahwa OPEC+ masih memiliki layer pemangkasan produksi lain, yakni sebesar ~2 juta barrel per hari yang ditetapkan sejak 2022, yang berlaku hingga akhir 2026. Reuters melaporkan bahwa sebelum memutuskan cara mengakhiri layer pemangkasan produksi 2022 tersebut, OPEC+ masih perlu meninjau kapasitas produksi minyak para anggotanya guna menetapkan tolok ukur produksi 2027, yang menjadi dasar bagi penentuan kuota.
  • Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan pada Senin (7/9) bahwa pemerintah telah menyetujui penambahan penugasan 150.000 ton jagung stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) kepada Bulog untuk menyuplai peternak–peternak UMKM non–korporasi. Langkah ini ditujukan untuk menekan harga pakan di tingkat peternak selama musim kemarau panjang akibat El Nino. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdani, mengatakan bahwa penyaluran jagung SPHP ini akan dijual sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp5.000/kg.
  • PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports mengumumkan perpanjangan masa penutupan operasional di 4 bandara — yakni, Bandara Soekarno–Hatta di Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, Bandara Radin Inten II di Lampung, serta Bandara Husein Sastranegara di Bandung — hingga Senin (7/9) pukul 18.00 WIB. Penutupan operasional dilakukan imbas erupsi Gunung Anak Krakatau.

šŸ“ Mengukur Volatilitas Harga Lewat Jarak Harga Terhadap EMA

ā€œIni tentang cara membaca seberapa cepat harga meninggalkan rata-rata pergerakannya dan seberapa kuat rata-rata itu mampu mengejar harganya kembali.ā€ — ariefhidayatst

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Dibanding mengukur volatilitas dari ATR, Bollinger Band, atau range candle, stockbitor ariefhidatayst menuliskan bahwa menggunakan EMA untuk pengukuran volatilitas jauh lebih tajam. EMA bukan sekadar garis tren, tetapi representasi harga rata-rata yang terus menyesuaikan diri dengan pergerakan terbaru. Ketika harga mulai bergerak semakin jauh dari EMA, artinya momentum pergerakan harga lebih cepat dibandingkan kemampuan rata-rata harga untuk mengikutinya. Penting untuk tidak hanya sekedar melihat seberapa jauh harga dari EMA, melainkan bagaimana jaraknya berubah. Harga 5% di atas EMA20 belum tentu volatil, tetapi jika jaraknya bergerak dari 2% menjadi 12% lalu kembali ke 3%, berarti volatilitasnya jauh lebih agresif. Jadi, pertanyaannya bukan ā€œSeberapa jauh harga dari EMA?ā€, melainkan ā€œApakah jaraknya masih melebar, stabil, atau mulai menyempit?ā€ Dari sinilah trader bisa membaca apakah volatilitas sedang berekspansi, bertahan, atau mengalami kontraksi. Selain itu, stockbitor ariefhidatayst juga menuliskan 3 kondisi EMA berserta artinya dan cara membaca dengan MA5, MA20, dan MA50. Jangan sampai lewatkan ulasan mendalam ini!

Sekilas tentang ariefhidayatst

Stockbitor ariefhidatayst aktif posting di stream seputar hal–hal dari pergerakan market sampai analisa teknikal mendalam. Tulisan–tulisan ariefhidayatst cocok untuk investor yang memiliki ketertarikan pada analisa teknikal dan ingin memperhatikan pergerakan market.

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved.

Disclaimer:

Konten ini ditulis oleh PT Stockbit Karya Indonesia (ā€œStockbitā€), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri @Stockbit.com.

Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.