BIKE Akuisisi Perusahaan Tambang Batu Bara PT Berau Usaha Mandiri, Target Produksi hingga 2,5 Juta Ton per Tahun /  by Stockbit Investment Research

  • Bhineka Inovasi Ketahanan Energi ($BIKE) melalui anak usahanya, PT Prambanan Nusantara Energi, mengumumkan telah mengakuisisi 72% saham perusahaan tambang batu bara, PT Berau Usaha Mandiri, dengan nilai transaksi yang tidak dirinci.

  • PT Berau Usaha Mandiri sendiri memiliki area tambang seluas 500 hektare di Kalimantan Timur, dengan deposit/cadangan batu bara terbukti sebesar 22 juta metrik ton.

  • Manajemen BIKE menargetkan PT Berau Usaha Mandiri dapat memproduksi batu bara sekitar 1,5–2,5 juta metrik ton per tahun.

  • Akuisisi ini merupakan bagian dari strategi perseroan dalam memperluas portofolio, diversifikasi, dan transformasi usaha ke sektor energi.

[Sumber: Keterbukaan Informasi]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

Presiden Prabowo Berkomitmen Lindungi Investasi di Indonesia /  by Stockbit Investment Research

  • Presiden Prabowo Subianto mengatakan pada Kamis (8/10) bahwa Indonesia berkomitmen untuk menghormati dan melindungi seluruh investasi.

  • Pernyataan tersebut disampaikan saat Presiden Prabowo meluncurkan 11 proyek hilirisasi dengan total nilai investasi ~US$10,2 miliar atau ~Rp180 T di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), kawasan industri yang sebagian dikuasai oleh perusahaan baja asal China, Tsingshan Holding Group.

  • Sebelumnya, perusahaan–perusahaan China yang beroperasi di Indonesia telah menyerukan kebijakan yang lebih ramah bisnis, serta memperingatkan Presiden Prabowo melalui surat pada Mei 2026 bahwa kuota pertambangan yang lebih ketat, pajak yang lebih tinggi, dan formula harga patokan mineral baru telah meningkatkan biaya dan mengancam investasi [https://stockbit.com/post/31754285].

  • Adapun peluncuran pada Kamis (8/10) tersebut mencakup komersialisasi 4 proyek industri yang telah rampung serta dimulainya pembangunan 7 proyek industri baru.

  • Secara rinci, 4 proyek yang telah memasuki tahap komersialisasi mencakup PT REPT Batero Indonesia, PT Blue Sparking Energy, PT Pioneer Aluminium Industries, dan PT XCMG Indonesia Manufacturing. Sementara itu, 7 proyek yang baru dimulai adalah PT Guang Ching Nickel Cobalt, PT Inno Prima Material, PT Tinci Materials Indonesia, PT Weda Bay Aluminium, PT Bintang Karya Aluminium, PT Flat Solar Energy Indonesia, dan PT Foton Guangqing Motor Indonesia.

[Sumber: Reuters, Kontan]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

DealStreetAsia: BUMI Kemungkinan Jadi Kandidat Terkuat untuk Akuisisi PT Kideco Jaya Agung dari INDY /  by Stockbit Investment Research

  • DealStreetAsia melaporkan bahwa Bumi Resources ($BUMI) kemungkinan menjadi kandidat terkuat (emerging as a likely front–runner) untuk mengakuisisi perusahaan tambang batu bara termal, PT Kideco Jaya Agung, dari Indika Energy ($INDY), dengan nilai transaksi lebih dari US$1 miliar.

  • Sebelumnya, Bloomberg melaporkan pada Juli 2026 bahwa INDY sedang mempertimbangkan untuk menjual PT Kideco Jaya Agung dengan valuasi lebih dari US$1 miliar [https://stockbit.com/post/33836344].

  • Selain BUMI, beberapa calon pembeli lain yang diketahui telah melakukan asesmen terhadap PT Kideco Jaya Agung antara lain Rio Tinto dan Emirates Global Aluminium, meski narasumber DealStreetAsia tidak dapat memastikan apakah kedua perusahaan itu masih dalam tahap pembicaraan terkait aset tersebut.

  • Pembicaraan masih terus berlangsung dan belum ada kepastian apakah transaksi akan terealisasi.

  • BUMI mengatakan kepada DealStreetAsia bahwa perseroan enggan memberikan komentar mengenai rumor atau spekulasi pasar, sementara Rio Tinto membantah pernah melakukan pembicaraan terkait PT Kideco Jaya Agung.

  • Emirates Global Aluminium dan INDY belum mengomentari kabar ini kepada DealStreetAsia.

[Sumber: DealStreetAsia]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

Ruby Mining (Hong Kong) Ltd. Tunda Rencana Akuisisi KDTN /  by Stockbit Investment Research

  • Puri Sentul Permai ($KDTN) mengumumkan bahwa Ruby Mining (Hong Kong) Ltd. telah menunda rencana akuisisi perseroan hingga waktu yang belum ditentukan.

  • Sebelumnya, akuisisi KDTN oleh Ruby Mining (Hong Kong) ditargetkan rampung pada 3Q26.

  • Seiring penundaan tersebut, pengendali existing KDTN selaku calon penjual mengubah susunan pengurus perseroan melalui RUPSLB, sementara perjanjian transaksi bersyarat antara pengendali KDTN dan Ruby Mining (Hong Kong) masih berlaku tanpa perubahan.

  • KDTN belum merinci alasan penundaan oleh calon pembeli maupun susunan pengurus baru hasil RUPSLB tersebut.

[Sumber: Keterbukaan Informasi]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

PT Jhonlin Baratama Rampungkan Pembelian 30,25% Saham BYAN /  by Stockbit Investment Research

  • Bayan Resources ($BYAN) mengumumkan bahwa Low Tuck Kwong dan Elaine Low telah merampungkan penjualan ~10,08 miliar (30,25%) saham BYAN kepada PT Jhonlin Baratama pada Rabu (7/10) dengan harga Rp2.588/lembar atau senilai total ~Rp26,1 T.

  • Saham tersebut terdiri dari ~10,07 miliar saham milik Low Tuck Kwong dan ~16,7 juta saham milik Elaine Low.

  • Setelah transaksi ini, kepemilikan Low Tuck Kwong di BYAN turun menjadi 9,95%, sementara Elaine Low menjadi 22,05%.

  • BYAN menyatakan tidak ada perubahan pengendalian di perseroan.

[Sumber: Keterbukaan Informasi] 


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

Menkeu Suahasil Perintahkan Kementerian & Lembaga untuk Pangkas Sisa Anggaran untuk Jaga Defisit Tetap dalam Limit Legal /  by Stockbit Investment Research

  • Reuters melaporkan bahwa Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, telah memerintahkan kementerian dan lembaga untuk memangkas sisa anggaran perjalanan dinas sebesar 30% dan membekukan pengeluaran non–esensial hingga akhir tahun 2026.

  • Narasumber Reuters mengatakan bahwa perintah tersebut tertuang dalam surat edaran yang ditandatangani oleh Suahasil Nazara pada Kamis (8/10), serta ditujukan sebagai upaya menjaga defisit fiskal tetap berada di bawah limit legal 3% terhadap PDB.

  • Surat edaran tersebut mewajibkan seluruh instansi pemerintah untuk menyerahkan usulan pemangkasan anggaran kepada Kementerian Keuangan paling lambat pada 16 Oktober 2026.

  • Surat edaran tersebut juga meminta agar usulan pemangkasan anggaran tidak boleh mencakup pemangkasan yang mengganggu layanan publik, serta anggaran secara keseluruhan harus “tetap berfokus pada pencapaian target prioritas presiden.”

  • Kementerian Keuangan belum mengomentari kabar ini.

  • Sebelumnya, Kementerian Keuangan mengumumkan bahwa defisit APBN selama 9M26 mencapai Rp319 T atau setara 1,24% terhadap PDB [https://stockbit.com/post/36497762].

[Sumber: Reuters]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

APBN Catat Defisit 1,24% terhadap PDB selama 9M26 /  by Stockbit Investment Research

  • Kementerian Keuangan pada Kamis (8/10) mengumumkan bahwa defisit APBN selama 9M26 mencapai Rp319 T atau setara 1,24% terhadap PDB (vs. 8M26: defisit 0,93% terhadap PDB, 9M25: defisit 1,56% terhadap PDB).

  • Hasil tersebut dipengaruhi oleh pendapatan negara yang meningkat +25,5% YoY menjadi Rp2.341,5 T, sementara belanja negara naik +19% YoY menjadi Rp2.660,5 T.

  • Keseimbangan primer masih tercatat surplus Rp125,5 T selama 9M26 (vs. 8M26: surplus Rp154 T, 8M25: surplus Rp18 T).

[Sumber: Bloomberg, Bisnis]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

Low Tuck Kwong Naikkan Jumlah Saham BYAN yang Dijual ke Jhonlin Baratama /  by Stockbit Investment Research

  • Bayan Resources ($BYAN) mengumumkan bahwa Low Tuck Kwong dan Elaine Low telah menandatangani perubahan perjanjian penjualan saham bersyarat, sehingga jumlah saham yang akan dijual kepada PT Jhonlin Baratama naik dari ~10 miliar saham menjadi ~10,08 miliar saham.

  • BYAN belum merinci nilai transaksi maupun alasan perubahan jumlah tersebut.

[Sumber: Keterbukaan Informasi]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

BDMN Berencana Ubah Nama Jadi Bank MUFG Danamon seiring Rencana Integrasi dengan MUFG Indonesia /  by Stockbit Investment Research

  • Bank Danamon Indonesia ($BDMN) berencana mengubah nama dan logo perseroan menjadi Bank MUFG Danamon.

  • Rencana perubahan nama dan logo ini sejalan dengan rencana integrasi cabang MUFG Indonesia ke dalam Danamon, seperti yang telah diumumkan oleh perseroan pada Mei 2026 [https://stockbit.com/post/31813142].

  • Selama proses integrasi berlangsung hingga seluruh izin diperoleh, BDMN dan MUFG Indonesia tetap beroperasi sebagai dua entitas terpisah.

  • Nama dan logo baru ini akan digunakan secara resmi setelah memperoleh persetujuan dari pemegang saham, kementerian terkait, serta regulator yang berwenang.

  • BDMN belum merinci jadwal RUPS untuk membahas rencana perubahan nama dan logo ini.

[Sumber: Keterbukaan Informasi]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Indonesia Sebagai Secondary Emerging Market /  by Stockbit Investment Research

  • FTSE Russell pada Selasa (6/10) mengatakan bahwa status Indonesia sebagai secondary emerging market tidak mengalami perubahan dan Indonesia tidak ditempatkan dalam watchlist.

  • FTSE Russell akan memberikan pembaruan terkait perlakuan terhadap pasar saham Indonesia menjelang index review pada Desember 2026.

  • FTSE Russell mengakui bahwa Indonesia telah menerapkan berbagai reformasi pasar, serta akan terus memantau implementasi serta efektivitas dari langkah–langkah reformasi tersebut dan berdiskusi dengan para pelaku pasar untuk mengumpulkan feedback.

[Sumber: FTSE Russell]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

AADI Terima US$734,8 Juta dari Divestasi Kestrel, Potensi Bagi Dividen Spesial dengan Yield Sekitar 4–14% /  by Stockbit Investment Research

Photo by: Stockbit

Pada pekan lalu, Adaro Andalan Indonesia ($AADI) mengumumkan telah menerima upfront cash consideration sebelum pajak sebesar ~US$814,1 juta dari hasil penjualan 47,99% saham di Kestrel Coal Group, yang setelah dikurangi pajak bernilai ~US$734,8 juta [https://stockbit.com/post/36308055].

📝Stockbit’s Commentary

Nilai transaksi yang diterima AADI dari penyelesaian transaksi ini lebih rendah dari perhitungan kami sebelumnya [https://stockbit.com/post/30372009], di mana kami memperkirakan AADI akan mendapatkan upfront cash consideration ~US$888 juta.

Menggunakan nilai transaksi yang didapat oleh AADI setelah dikurangi pajak sebesar ~US$734,8 juta, serta mengasumsikan adanya potensi pembagian dividen spesial dari hasil transaksi ini, maka AADI berpotensi memberikan dividen yield sekitar 4–14%, berdasarkan harga saham AADI pada penutupan perdagangan Senin (5/10) di Rp11.950/lembar.


Ditulis oleh Christian William Munaba, Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

BEI Umumkan 5 Saham Short Selling /  by Stockbit Investment Research

  • BEI pada Senin (28/9) mengumumkan 5 saham yang dapat ditransaksikan secara short selling per 1 Oktober 2026, yakni Astra International ($ASII), Bank Central Asia ($BBCA), Barito Pacific ($BRPT), Bumi Resources ($BUMI), dan Indofood Sukses Makmur ($INDF).

  • Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan pada Senin (28/9) bahwa transaksi short selling baru dapat dilakukan melalui 2 anggota bursa — yakni, PT Semesta Indovest Sekuritas dan PT Ajaib Sekuritas Asia — sementara anggota bursa lain masih berada dalam proses pengajuan dan pemenuhan persyaratan.

[Sumber: Keterbukaan Informasi, Kontan]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

Perubahan Harga Minimum Saham Jadi Rp1/Lembar Efektif Hari Ini /  by Stockbit Investment Research

Per hari ini, Senin (28/9), BEI akan menerapkan perubahan batasan harga minimum saham di pasar reguler dan tunai dari Rp50/saham menjadi Rp1/saham. Penyesuaian batasan harga minimum ini turut diikuti dengan penyesuaian klasifikasi auto rejection, seperti yang telah diumumkan sebelumnya [https://stockbit.com/post/35973942].

Berikut daftar emiten dengan harga Rp50/saham per Jumat (25/9) yang tidak sedang disuspensi:
ASHA, ATLA, BABP, BBKP, BCAP, BKSW, BSBK, CPRO, DADA, EPAC, GOTO, HDIT, HOKI, KPIG, LPKR, MAXI, MDLN, NETV, PADI, PAMG, PNBS, RBMS, REAL, WEGE, WMUU, WOWS

[Sumber: BEI, Stockbit]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

UNTR: Kuota Produksi Batu Bara 2026 Naik dari 7,4 Juta Ton ke 12,4 Juta Ton /  by Stockbit Investment Research

  • Direktur United Tractors ($UNTR), Vilihati Surya, mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan tambahan kuota produksi batu bara dalam RKAB 2026 dari ~7,4 juta ton menjadi 12,4 juta ton

  • Vilihati menyebut bahwa tambahan kuota produksi tersebut menjadi peluang bagi UNTR untuk meningkatkan produksi dan penjualan batu bara pada paruh 2H26, meski terdapat tantangan operasional berupa kondisi kemarau di Kalimantan Tengah yang berpotensi memengaruhi aktivitas produksi batu bara perseroan.

  • Vilihati juga menambahkan bahwa pihaknya kemungkinan akan menyimpan sebagian produksi sebagai persediaan terlebih dahulu sebelum penjualan dilakukan pada November–Desember 2026.

[Sumber: Kontan]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

Entitas Usaha ARKO Dapat Pinjaman US$9,8 Juta untuk Pembiayaan Proyek PLTS /  by Stockbit Investment Research

  • Arkora Hydro ($ARKO) mengatakan bahwa entitas usahanya di bidang pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), PT Endorshine Energy Solutions, mendapatkan fasilitas pembiayaan hingga US$9,8 juta dari PT Sarana Multi Infrastruktur.

  • Fasilitas pembiayaan ini ditujukan untuk pembiayaan proyek PLTS milik PT Endorshine Energy Solutions yang telah beroperasi secara komersial.

[Sumber: Keterbukaan Informasi]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

MGLV Dapat Fasilitas Pinjaman hingga Rp10,7 T via 2 Anak Usaha untuk Pengembangan Data Center /  by Stockbit Investment Research

  • NexAI Digital Infrastruktur ($MGLV) mengatakan telah menambah modal di 2 anak usahanya, PT Nextier Askara Center dan PT Nextier GenAi Center, masing–masing sebesar Rp49 M untuk mendukung peningkatan skala usaha anak perusahaan, pemenuhan persyaratan perizinan dan administrasi, serta penyesuaian dokumen master list kebutuhan operasional.

  • Dalam keterbukaan informasi terpisah, MGLV juga mengumumkan bahwa PT Nextier Askara Center dan PT Nextier GenAi Center masing–masing telah memperoleh fasilitas pinjaman hingga ~Rp4,1 T dan ~Rp6,6 T dari Bank Negara Indonesia ($BBNI).

  • Fasilitas pinjaman yang didapat PT Nextier Askara Center akan digunakan untuk sebagian biaya pengambilalihan fasilitas data center di Kawasan Industri Jababeka ($KIJA), capex ekspansi kapasitas JababekaDC sebesar 36 MW menjadi 42 MW, dan pembayaran bunga masa konstruksi.

  • Adapun fasilitas pinjaman yang diperoleh PT Nextier GenAi Center akan digunakan untuk sebagian biaya pembangunan BatangDC di Kawasan Industri Terpadu Batang hingga kapasitas 60 MW, biaya proyek terkait, dan pembayaran bunga masa konstruksi.

  • Pinjaman tersebut masing–masing berjangka waktu 6 dan 7 tahun, di mana keduanya dikenakan bunga compounded IndONIA 90 hari + 1,9%.

[Sumber: Keterbukaan Informasi]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

Bahlil Ajak Investor Bangun Data Center, Jamin Pasokan Listrik /  by Stockbit Investment Research

  • Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, pada Selasa (22/9) mengajak investor untuk membangun data center di Indonesia, sembari menekankan bahwa wilayah Indonesia merupakan yang terluas di Asia Tenggara dan memiliki pulau yang banyak.

  • Bahlil menjamin pasokan listrik ke data center akan dipenuhi oleh PLN dan mengeklaim harga pasokan listrik ke data center di Indonesia bisa jauh lebih kompetitif dibanding negara lain, meski tidak merincinya lebih lanjut.

  • Bahlil juga menyebut bahwa pihaknya memproyeksikan kapasitas data center di Indonesia dapat mencapai 1,65 GW pada akhir 2026, naik dari kapasitas existing di level ~637,2 MW.

[Sumber: CNN Indonesia]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

Bahlil Buka Peluang Penunjukkan Langsung Perusahaan dalam Proyek PLTS 100 GWp, Tanpa Proses Tender /  by Stockbit Investment Research

  • Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan pada Selasa (22/9) bahwa pemerintah akan memangkas proses birokrasi yang dinilai dapat menghambat pelaksanaan proyek pembangunan PLTS berkapasitas 100 GWp, termasuk proses tender pengadaan proyek.

  • Bahlil menyebut bahwa perusahaan yang dinilai kompetitif dan mempunyai kemampuan teknologi yang baik dapat langsung ditunjuk oleh pemerintah.

  • Bahlil juga mengatakan bahwa pihaknya akan mengubah rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL) periode 2025–2034 untuk mengakomodasi program pembangunan PLTS 100 GWp, meski tidak merincinya lebih lanjut.

[Sumber: CNBC Indonesia, Bloomberg Technoz, Kontan]


Ditulis oleh Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

INET Closed–Door Meeting Key Takeaways /  by Stockbit Investment Research

Stockbit mengadakan Closed–Door Meeting dengan Sinergi Inti Andalan Prima ($INET) pada Rabu (16/9). Berikut poin–poin utama dari pertemuan tersebut:

Aksi Korporasi & Penguatan Portofolio Memperkuat End–to–End Digital Infrastructure Platform & Kapabilitas INET

  • Akuisisi dan penyertaan modal strategis INET bertujuan untuk memperkuat kapabilitas dan jangkauan bisnis. Untuk submarine cable, PT Sarana Global Indonesia yang baru diakuisisi INET memiliki 2 unit cable vessels, pengalaman lebih dari 16 tahun, serta kapabilitas deployment dan maintenance.

  • Struktur grup INET mencakup backbone/IP transit, wholesale network access, enterprise connectivity, FTTH/broadband, data center, field execution, dan subsea. Setiap unit memiliki fokus pasar sendiri dan dapat memanfaatkan infrastruktur grup.

  • Untuk proyek baru berskala besar — khususnya subsea — manajemen INET mempertimbangkan sumber pendanaan baru, pembiayaan dari vendor, dan kolaborasi dengan mitra.

INET Melihat Submarine Cable sebagai Infrastruktur dengan Barrier–to–Entry Tinggi

  • Menurut manajemen INET, barrier–to–entry bisnis submarine cable berasal dari perizinan, project capital, slot produksi kabel, landing points, marine engineering, ketersediaan kapal, dan pengalaman eksekusi.

  • Manajemen menyebut bahwa pada salah satu rute di Timika, pesanan pelanggan telah diterima sebelum kabel selesai dipasang. Monetisasi kapasitas mengikuti tahapan contracted, activated, billed, dan collected.

INET Fokus pada Infrastructure Layer untuk Data Center & AI

  • INET memosisikan diri pada infrastructure layer untuk data center dan AI workloads. Customer dapat membawa GPU sendiri, sedangkan INET fokus pada data center, power access, fiber, subsea, dan interconnectivity.

  • Untuk pengembangan data center, manajemen menekankan kesiapan lahan, listrik, air, konektivitas, dan pasokan perangkat. Kebutuhan AI sendiri menambah tuntutan daya dan air.


Ditulis oleh Christian William Munaba, Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.

ISAT Closed–Door Meeting Key Takeaways /  by Stockbit Investment Research

Stockbit mengadakan Closed–Door Meeting dengan Indosat ($ISAT) pada Kamis (17/9). Berikut poin–poin utama dari pertemuan tersebut:

AI Neocloud Memiliki Margin Laba Bersih 15%, Pengembangan AI Data Center akan Dilakukan via Zankore

  • Bisnis AI Neocloud yang dikelola oleh ISAT memiliki margin laba bersih sekitar 15%, dengan laba bersih diproyeksikan mencapai ~US$45 juta atau Rp805 M dari kontrak pendapatan tahunan sebesar ~US$300 juta mulai 2027, naik dari proyeksi laba bersih selama 2026 di level ~US$15 juta atau Rp268 M.

  • Bisnis AI Neocloud memiliki kapasitas akhir sebesar 28 MW, dengan pengembangan bisnis AI data center selanjutnya akan dilakukan melalui Zankore.

  • Dalam bisnis model AI data center, ISAT hanya mengeluarkan capex untuk GPU dan server, sementara infrastruktur data center termasuk lahan, listrik, dan air akan disediakan oleh vendor.

ISAT Memiliki Porsi Kepemilikan 37% di Zankore; Pengembangan Zankore akan Utamakan Kepastian Permintaan, Customer Berkualitas & Kemitraan dengan Nvidia

  • ISAT memiliki porsi kepemilikan sebesar 37% di Zankore, diikuti oleh Nvidia sebesar 11%, dan Nokia sebesar 3%. Sedangkan Ooredoo Group memiliki porsi kepemilikan terbesar, yaitu 49%. Porsi kepemilikan ISAT sebesar 37% lebih besar dibandingkan estimasi kami sebelumnya, sehingga potensi kontribusi Zankore pada kapasitas 200 MW terhadap laba ISAT naik dari proyeksi kami sebelumnya di kisaran Rp1,6–2,4 T menjadi ~Rp2,9 T [https://stockbit.com/post/35114343].

  • Perlu dicatat bahwa angka–angka proyeksi tersebut belum memperhitungkan potensi interest income yang hilang dari dana yang digunakan ISAT untuk berinvestasi pada Zankore. Sementara itu, pembiayaan untuk 100 MW telah diamankan Zankore seperti yang diberitakan pada 9 September 2026 [https://stockbit.com/post/35632793].

  • Seluruh pelanggan Zankore memiliki kontrak selama 5 tahun dengan skema take–or–pay, sehingga customer tetap memiliki kewajiban pembayaran selama periode kontrak. Zankore menargetkan customer berkualitas dengan ability to pay tinggi, terutama first–tier AI developers dan hyperscaler dari luar negeri. Permintaan domestik masih relatif kecil karena belum terdapat AI lab yang cukup besar. Nvidia pun akan mengambil sebagian kapasitas Zankore.

  • ISAT memitigasi risiko investasi AI data center dengan mengutamakan kepastian permintaan, di mana pembelian GPU hanya dilakukan setelah terdapat permintaan yang pasti.

  • Kemitraan strategis dengan Nvidia sejak 2024 memberikan ISAT akses GPU yang lebih cepat di tengah keterbatasan pasokan yang terjadi saat ini. ISAT dapat memperoleh GPU dalam sekitar 2–3 bulan, dibandingkan waktu tunggu 2–3 tahun pada umumnya.

Zankore Dibiayai melalui Ekuitas untuk Menjaga Fleksibilitas Finansial

  • ISAT memilih berinvestasi di Zankore melalui metode ekuitas untuk menjaga fleksibilitas finansial di tengah kebutuhan capex 5G yang besar.

  • Untuk pengembangan 5G ke depan, ISAT akan mengalokasikan capex sekitar Rp10 T — termasuk untuk aktivasi spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz — yang ditujukan untuk meningkatkan network performance, customer experience, serta mendorong peningkatan ARPU.


Ditulis oleh Christian William Munaba, Stockbit Investment Research, tim riset dari Stockbit yang menyediakan analisis pasar saham Indonesia secara akurat, independen, dan real time.

Dapatkan informasi saham lengkap, data real time, dan analisa saham terbaru langsung di aplikasi Stockbit.